Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

Kriteria Memilih Provider Persalinan

Melahirkan adalah proses yang sakral bagi seorang wanita, maka dalam proses ini hendaknya terjadi secara alami dan minim intervensi. Tubuh wanita dirancang sedemikian rupa untuk bisa hamil dan melahirkan dengan sempurna. Saat dalam kondisi hamil rahim wanita bisa membesar hingga 50 kali lipat dari ukuran biasa, sedangkan tubuh wanita bisa menahan sakit hingga 57 del (normal hanya sampai 45 del) saat melahirkan yang mana setara dengan 20 tulang patah bersamaan.   Proses hamil dan melahirkan adalah kodrat seorang wanita, semua terjadi sesuai fitrahnya. Tidak ada wanita yang tidak tahu caranya melahirkan jika sudah saatnya melahirkan. Sebenarnya tidak ada langkah yang pas untuk setiap wanita cara melahirkan yang baik, tidak banyak robekan perineum, gentle , tidak panik, tidak takut dan semisal. Namun persalinan yang diupayakan dengan ilmu akan menjadi persalinan yang gentle dan minim trauma. Memang proses melahirkan terjadi begitu saja, mengalir seperti air. Jika bayi didalam kandungan s

Bersyukur, Cara Mudah Meraih Kebahagiaan

Berbicara tentang bersyukur banyak hal yang bisa kita syukuri dalam hidup ini. Jika kita melihat ke dalam diri kita sendiri, masih sehat, masih bisa bernapas, masih bisa beraktivitas seperti biasa, dan masih bertemu dengan orang-orang tercinta adalah hal-hal biasa yang terjadi didalam kehidupan kita namun sering abai kita syukuri. Bersyukur adalah wujud rasa terima kasih kita kepada Allah azza wa jalla atas segala kejadian bukan hanya kenikmatan namun juga untuk semua yang kita bisa lakukan setiap waktu. Percaya ga jika semakin sering bersyukur maka akan membuat diri kita semakin bahagia? Percaya khan. Bersyukur, merupakan cara yang paling mudah untuk meraih kebahagiaan. Cobalah mensyukuri apa yang kita terima setiap harinya. Bersyukur bukan hanya karena banyak kenikmatan yang didapat namun juga atas semua kejadian yang terjadi didalam kehidupan kita.  Namun kadang kita lupa dan segera mendikte bahwa Allah tidak adil atas masalah yang kita alami. Padahal sesungguhnya Allah menghendaki

Menulis, Hobi yang Bernilai Dakwah

Dari sekian banyak listing hobi yang aku punya, aku lebih menekuni hobi menulis. Mengapa? Karena lewat menulis aku bisa memenuhi kebutuhan pribadi yang tidak bisa terpenuhi jika melakukan hobi yang lainnya. Bukan hanya kepuasan yang didapat, namun kebutuhan yang utama bagi wanita adalah healing . Pada umumnya wanita mengeluarkan setidaknya 22.000 kata perhari, dibanding dengan laki-laki yang hanya mampu mengeluarkan 7.000 kata perhari. Lewat dunia tulis menulis juga banyak hal bermanfaat lain yang bisa di dapatkan. Selain  menemukan kesenangan dan passion , lewat menulis juga kita bisa menyampaikan apa yang tidak bisa diungkapkan lewat lisan. Sebuah nasihat dari Sayyid Qutbh berikut ini menjadi penyemangat awal aku menekuni dunia tulisan.  "Satu peluru bisa menembus satu kepala, namun satu tulisan bisa menembus ratusan bahkan jutaan kepala"  Jika berbicara hobi menulis, aku sudah menyenangi dunia tulis-menulis sejak lama, bahkan sejak sekolah dasar sudah sering diikut sertak

Belajar Tentang Kasih Sayang dari Anak

Kasih sayang, rasanya kata-kata ini tidak ada habisnya jika dibahas. Bahkan rasa inilah yang membangkitkan semangat seorang ibu bisa menjadi lebih kuat dalam melalui hari-harinya yang berat. Melawan rasa sakitnya melahirkan, melawan rasa kantuknya menjaga anak, atau rela bertaruh nyawa demi anak-anak bahagia. Rasa ini yang menyemangati seorang ayah yang ikhlas mencari nafkah, tulus berusaha tak kenal lelah. Dan rasa ini juga yang selalu di bacakan dalam permulaan dalam ayat suci Alqur'an, "Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang" . Bahkan kasih sayang Allah SWT melebihi besarnya kasihnya seorang ibu kepada anak dalam buaiannya. Allahu Akbar. Berbicara mengenai kasih sayang, tentu tidak lepas dari adanya ikatan darah seperti hubungan orang tua-anak, hubungan saudara, hubungan kekerabatan maupun hubungan yang disatukan oleh Sang Pencipta yaitu hubungan suami istri dan hubungan sesama muslim. Ikatan bathin yang mengaitkan antara kedua insan untuk saling

Buah yang baik di konsumsi saat hamil

Pic Google, design by Canva Ketika kondisi hamil muda dan mengalami morning sickness yang berlebihan, sebaiknya sebisa mungkin tetap berusaha memenuhi asupan nutrisi. Karena apa yang kita konsumsi bukan hanya buat diri pribadi namun juga untuk kebutuhan janin dalam kandungan. Jadi  sebaiknya pilihlah makanan yang minim pengolahan dan rendah pengawet. Meski saat hamil muda jumlah makanan yang bisa di konsumsi sangat terbatas, dikarenakan kondisi tubuh yang sulit menerima jenis makanan seperti biasa terutama yang memiliki bau menyengat. Maka solusi yang paling tepat adalah mengganti makanan dengan buah-buahan segar. Beberapa buah memiliki kandungan nutrisi yang mampu memberikan energi bagi ibu hamil disebabkan kandungan gula, karbohidrat, protein dan vitamin yang tinggi serta beberapa mineral penting lainnya. Banyak kondisi ibu hamil dengan morning sickness yang parah sehingga sulit menerima asupan nutrisi selain buah. Kebanyakan memasuki usia kehamilan menginjak usia 8-12 minggu ad

Urgensi Tarbiyah Dzatiyah

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hari ini Mom Queen akan membahas mengenai tarbiyah dzatiyah dan urgensinya bagi diri sendiri. Materi ini merupakan rangkuman dari materi Ngaji Bareng pekanan yang dilakukan secara daring via WAG setiap hari Rabu malam jam 20.00 - 21.00 wib. Murabbiah (guru pembimbing) kami yang akrab di sapa Teh Ai berkenan membagikan ilmu mengenai tarbiyah dzatiyah ini beberapa pekan lalu. Karena materi ini sangat menarik maka sebaiknya mom Queen bagikan dalam bentuk rangkuman berikut ini. Selamat membaca.  Tarbiyah adalah berasal dari bahasa Arab yang berarti  pembinaan, pendidikan, yang dilakukan secara berkesinambungan biasanya dibimbing boleh seorang pembimbing yang disebut Murabbi/Murabbiah. Sedangkan Tarbiyah dzatiyah menurut Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan adalah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan seorang muslim atau muslimah kepada dirinya, untuk membentuk kepribadian islami yang sempurna baik dari segi akhlak, iman, islam maupun

Menstimulasi Tumbuh Kembang Anak Lewat Seni

Mengenalkan seni kepada anak tidak harus memiliki darah seni dulu kan ya? Karena kalau menunggu harus memiliki keturunan yang berjiwa seni repot juga hehe. Cara belajar lewat seni amat sangat menyenangkan, karena membuat perasaan menjadi bahagia efek dari melakukan kegiatan yang indah dipandang mata. Sejalan dengan pengertian seni menurut Ki Hajar Dewantara, seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakkan jiwa perasaan manusia. Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan. Meski tidak memiliki darah seni dari kedua orang tua bukan berarti kita tidak bisa mengajarkan tentang seni kepada anak-anak. Tidak harus memberikan pendidikan yang mendetail sekali juga kok, anak cukup di fasilitasi saja tentang kesenangannya, minat dan hobinya yang bisa menimbulkan keindahan, karena kita tidak tahu bagian mana dari kegiatan tersebut yang justru menarik minatnya. Nah dalam mendidik anak, aku mem

Pesan " kecantikan" untuk my Queen

" Mami, tetei sudah cantik?" tanya Queensha suatu hari. Hah? Aku kaget sekali dengan pertanyaan ini, belum pernah sebelumnya dia bertanya begini kepadaku. Dia bertanya setelah menyematkan sedikit polesan lip tint di bibir mungilnya. Anak memang peniru ulung. Bocah kecil ini bisa melakukannya karena sering melihat ibunya melakukan hal serupa setiap hari. Anak perempuan yang beberapa hari lagi menginjak usianya yang ke-4 tahun, sudah bisa bertanya tentang konsep cantik. Ah apakah ini memang sudah sewajarnya sesuai fitrah atau karena faktor lingkungan? aku sendiri tidak begitu mengerti. Yang pasti aku masih terus belajar untuk menjadi orang tua yang memahami tumbuh kembang anak. " Masya Allah, cantik dong..tetei kan memang cantik! " seruku sambil tersenyum dan memeluk hangat.  " Tetei pake lipstick mami" " Oh ya ?" (pura-pura kaget) " Iya, tetei cantik kan? coba mami lihat" (ujarnya sembari menunjuk bibir)  " Iya ya Allah, can

Sharing Time : Peran Keluarga Sebagai Support Sistem Penyintas Kekerasan seksual

  Sekarang ini banyak sekali kasus kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan, ngeri rasanya ketika membaca berita dengan judul yang mengarah pada tindak kejahatan seksual. Apalagi jika kemudian kekerasan seksual itu terjadi pada anak-anak. Sebagai seorang ibu dengan anak-anak perempuan tentulah ketika membaca headline dengan judul berita peristiwa tindak kekerasan seksual pada anak, langsung bergidik dan teringat anak-anak. Ah aku jujur tak sanggup jika harus membaca apalagi mendengar langsung kisah dari korban pelaku kejahatan seksual. Pasti tidak henti-hentinya mata ini basah. Sudah tentu ada banyak trauma, luka, air mata dan masa depan yang hancur, belum lagi sanksi sosial yang didapat bagi korban kekerasan seksual itu sendiri. Baca juga : Membiasakan anak berhijab sejak dini  Malam tadi (11/01/21) aku kembali mendapatkan ilmu tentang " Peran Keluarga Sebagai Support Sistem Penyintas Kekerasan seksual " dalam sesi sharing time melalui virtual meeting via aplikasi