Skip to main content

Alasan Menulis di Blog dan Tip Manajemen Waktu bagi Mom blogger

Assalamualaikum warahmatullah wabaarakatuh 


Hai teman-teman bloger gimana kabarnya? Semoga Allah SWT senantiasa selalu memberikan kesehatan dan meridhai semua yang kita lakukan amin. Setiap hari jangan lupa untuk bersyukur ya atas semua nikmat yang diberikan terutama nikmat iman dan islam. 


Hari ini mom Queen masih mau membahas materi di kelas blogging di Blogspedia Coaching Class batch #2 yaitu Alasan Memilih Nulis di Blog dan Tip Manajemen Waktu bagi Mom blogger. 


Design by Canva


Pengertian Blog dan Bloger menurut KBBI


Sebelumnya mom Queen sudah membahas dimateri pemanasan tentang istilah blog dan  blogging selengkapnya bisa dibaca disini. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online, pengertian blog adalah catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses siapapun. Sedangkan bloger adalah sebutan untuk orang yang mengeblog, pengeblog atau pun narablog. 


Meskipun banyak platform penyedia jurnal online, mengapa harus memilih blog? Bukankah ada media sosial seperti facebook, instagram dan sebagainya. Semua juga sama, bisa manfaatkan sebagai jurnal online yang bisa juga diakses setiap saat. Dan juga tetap bisa menuliskan apa saja yang ingin kita bagikan kepada orang lain, mengapa harus blogging? Semua platform jurnal online ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sekali lagi kita bebas memilih platform mana yang paling pas, paling nyaman bagi kita. Namun, bagi mom Queen, blogging adalah pilihan yang paling pas dan terasa nyaman dihati.


Why Blog? 


Jika berbicara mengenai alasan ngeblog, tentu memiliki alasan yang amat sangat panjang dan mendalam. Teman-teman bloger bisa menemukan alasan yang paling kuat untuk ngeblog. Kalau boleh meminjam kata-kata dari coach Marita, bahwa temukan the big why masing-masing, karena setiap kita memiliki 'the big why' yang akan menuntun dan akan menjadi landasan ngeblog kedepannya. 


Baca juga : 5 Alasan Kamu Harus Ngeblog


Mengenai mengapa memilih blog sebagai platform tulisan? Seperti yang disampaikan oleh coach Marita bahwa setiap pengeblog atau bloger memiliki satu kesamaan yaitu sama-sama suka menulis dan menyampaikan ide lewat tulisan. Pertanyaannya banyak orang yang suka menulis juga namun mereka tidak ngeblog. Mengapa teman-teman memilih blog sebagai tempat untuk menelurkan ide atau berbagi kisah? Seperti tadi yang mom Queen sebutkan bisa juga menulis lewat Facebook, instagram, menulis di buku antologi ataupun menerbitkan buku solo. 


Jangan sampai bahwa alasan ngeblog hanya sekadar ikut-ikutan tren karena ngeblog lagi hit. Atau karena ngeblog sebagai syarat mengikuti kelas menulis, karena ikut komunitas  yang ada challenge menulis diblog atau mungkin juga karena pasangan yang suka ngeblog, jadi tertular ngeblog juga hehe.. 


Setiap pengeblog harus bisa menemukan THE BIG WHY menjadi Bloger? Flash back niat awal mengapa blog ini lahir adalah karena sebagai syarat kelulusan dari sekolah online Bengkel Diri sekitar setahun yang lalu. Sebenarnya mom Queen sudah lama ingin mempunyai blog, tapi belum ada trigger dan juga ga ada mentor harus memulai dari mana. Nah saat itu di bulan April 2020, ada kelas blogging dari sekolah online Bengkel Diri, disitu diajarin cara membuat blog, dasar-dasar blog dan segala pernak-perniknya. 


Semacam menemukan jati diri yang telah lama hilang wkwk..mulai saat itu mom Queen mulai rutin menulis di blog, dan perlahan meninggalkan platform legendaris facebook. Why?? inilah alasan mom Queen memilih untuk menulis di blog.


Pic By Canva Edited by Me

◾ Bebas berekspresi

Ternyata menulis diblog itu amat sangat menyenangkan dan bikin happy. Kita bisa bebas mengekspresikan diri kita. Karena blog itu bisa diibaratkan 'rumah' maya kita, yang bisa kita atur dan tata dengan cantik sesuai selera dan passion di empunya blog. 


◾ Bebas desain tema

Kita juga bebas mengatur akan seperti apa bentukan rumah kita ini, mulai dari desain hingga warna bisa diatur sesuai dengan kepribadian yang punya rumah. Kalau bosan dengan tampilan blog yang itu-itu aja, bisa diganti dengan tema yang telah ada, semua bisa disesuaikan dengan selera pemiliknya. 


◾ Bisa Moderasi Komentar 

Seperti halnya rumah pada umumnya, rumah maya kita ini juga bisa kita atur, sesiapa saja yang boleh komentar, siapa yang tidak. Meski blog bisa dikunjungi oleh siapa pun dengan mesin pencarian gugel, namun untuk komentar yang masuk bisa di atur, ingin ditampilkan atau tidak. Istilahnya moderasi. Jadi kita bebas-bebas saja memilih hendak menampilkan komentar yang masuk atau pilih menghilangkannya (tidak dipublish). Moderasi komentar di blog juga berguna untuk mengurangi presentasi spam score di blog kita juga. 


◾ Ada Fitur Archive 

Kemudahan lain dalam menulis di blog adalah adanya fitur archive. Fitur ini berfungsi untuk meng-called back tulisan dari zaman antah berantah hingga ke hari ini. Berbeda dengan platform lain, jangankan tulisan tahun lalu, tulisan bulan lalu saja harus scroll down sangat mendalam dan itu pun belum tentu ketemu. Kemudahan ini menjadikan blog layak diminati penggiat literasi. 


◾ Bebas nulis panjang

Bagi pecinta curhat online, blog menjadi pilihan tepat. Pasalnya jumlah karakter yang diizinkan didalam blog sangatlah banyak. Idealnya setiap postingan memuat 400-600 kata, namun bagi yang gemar menulis sesi curhat seperti mom Queen panjang artikel sampai 1000++ dalam satu postingan tidak ada larangan dalam blog. Enak banget kan?? Mungkin yang baca jadi mabok #eh


Jika sudah mengetahui apa yang membuat kita memilih nulis di blog, maka semangat ngeblog ini ga akan luntur dan tertanam kuat sampai kapanpun. Blog yang sudah kadung di buat pun tidak akan bernasib sebagai 'rumah tinggal' atau istilah coach Marita blognya menjadi sarang laba-laba. Jangan juga, jika niat ngeblog hanya karena tren, maka semangat ini akan aus seiring dengan hilangnya tren ngeblog. Setiap bloger hendaknya memiliki the big why yang kuat sebagai landasan fundamental untuk ngeblog, jadi seketika semangat ngeblog turun, the big why ini yang akan menyemangati teman-teman semua. 


Manajemen waktu mom blogger


Sebagai seorang mom bloger yang memiliki 3 anak yang masih di balita dan newborn, sampai saat ini mom Queen masih terus belajar untuk mengelola waktu dengan baik. Mahir mengelola waktu dengan baik sangatlah penting. Agar tidak ada ketimpangan dalam menjalankan peran keduanya. Meski diranah domestik memiliki tugas yang tidak mudah, belum lagi harus ditambahi dengan peran sebagai bloger.


Kemampuan manajerial waktu ini seakan menjadi  tantangan tersendiri bagi mom bloger. Agar keduanya bisa berjalan seimbang, tanpa harus mengorbankan salah satu peran, coba deh terapkan tip mengelola waktu ala mom Queen ya.


Pic by Canva Edited by Me

◾ Miliki skala prioritas

Tahu mana yang menjadi top prioritas dan mana yang second priority. Buat skala prioritas pribadi, dari sana bisa dibagi kapan waktu bersama keluarga dan kapan waktu untuk ngeblog. Jika menempatkan keluarga sebagai top prioritas artinya jangan mengambil job blog yang timeline-nya pendek. Sesuaikan dengan waktu dan juga kemampuan diri. Jangan sampai menjadikan ngeblog no 1 saat deadline didepan mata. Padahal kondisi ini bisa diatur sejak awal perjanjian kontrak bloger. 


◾ Ingat tujuan awal menulis

Perlu diingat bahwa tujuan awal ngeblog adalah karena apa? Apapun tujuannya yang pasti niatnya karena ngeblog dapat menimbulkan perasaan bahagia. Sehingga jangan sampai ngeblog menjadi beban dan menyita seluruh waktu dan perhatian. Intinya jangan diperbudak materi. 


◾ Sediakan waktu khusus untuk menulis

Meskipun kita memiliki segudang to do list harian yang tak kunjung habis, tetaplah buat waktu khusus untuk ngeblog. Mom Queen menyediakan waktu sebelum tidur atau dinihari untuk ngeblog. Meski terkadang belum menghasilkan tulisan yang siap posting setidaknya sudah ada 'hilal' akan kemunculan artikel baru. Ingat jangan tunggu ada waktu, tetapi buatlah agar ada waktu. 


◾ Gunakan me time untuk ngeblog

Setiap dari kita pasti memiliki waktu luang entah 20-30menit setiap harinya. Biasanya digunakan untuk apa? Sebelum berniat menggunakan waktu luang untuk hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan kebermanfaatan bagi orang banyak, gunakan waktu luang untuk ngeblog. Meski hanya berbalas komentar atau blog walking setidaknya rumah kita ga sepi-sepi amat. 


◾ Hindari scrolling medsos

Sebelum ngeblog, hindarkan diri dari godaan smartphone dan medsos. Biasanya niat awal cuma 3 menit untuk scroll medsos dan berakhir molor jadi 3 jam duh..jika ingin bisa disiplin mengelola waktu hindarkan scrolling medsos. Jika terpaksa sekali karena kangen scrolling medsos, pasang alarm dan setting misal 20 atau 30 menit. 


◾ Setting alarm 

Pasang pengingat di HP untuk reminder mengerjakan to do list. Mom Queen sampai harus setting 5-6 kali alarm untuk pengingat biar ga bablas. Karena sekali saja jadwal harian mundur maka akan berdampak pada to do list berikutnya. 


Baca juga : Blogging : Passion, Skill dan Consistency


Demikian sharing dari mom Queen sekilas materi Blogspedia Coaching Class batch#2 tentang mengapa memilih nulis di blog dan tip mengelola waktu bagi mom bloger. Semoga bermanfaat.


Keep Blogging ya :)





Comments

  1. Hihi kalo saya ngeblog, ikut2an sama gebetan yang suka ngeblog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doh yang punya gebetan, jangan sampe gebetan ilang, blognya ikutan ngilang yak :)

      Delete
  2. Siap, mom Queen ^^

    Selamat berjuang menjalankan big why nya. Insyaa Allah, Allah mudahkan.

    Oh ya, buat yang scroll medsos, uhu memang paling menantang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haa iyak samaa.. Makanya kl mo nulis, jauh-jauh deh dari hp wkwk

      Delete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Jasa Pengiriman Barang Murah dan Efisien dengan LJR Logistics

Kebutuhan untuk jasa pengangkutan barang dewasa ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dikesampingkan. Semakin berkembangnya dunia usaha baik lokal maupun international menjadikan kebutuhan untuk jasa angkutan barang dengan biaya murah dan cepat menjadi prioritas. Apalagi jika kita berbicara mengenai perpindahan barang dalam jumlah yang besar seperti jasa kirim dengan menggunakan Full Container Load (FLC) ataupun Less Container Load (LLC) . Minimnya informasi yang bisa didapatkan terutama oleh pelaku usaha mikro yang baru berkembang menjadikan hanya sedikit saja yang bisa memanfaatkan jasa kirim ini. Padahal jika dicermati pengiriman dengan menggunakan logistik berbiaya murah bisa menghemat biaya produksi. Penghematan yang besar pada biaya produksi tentu bisa meraup laba yang lebih besar. Tidak bisa dipungkiri jika saat ini dunia bisnis seperti Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sedang dalam perhatian pemerintah. Sebut saja seperti Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), ditahun 2021

Asal Kata Lebaran dan Tradisi Idul Fitri 2021 di Indonesia, ketika wabah Covid-19 yang masih meningkat

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hai  teman-teman blogger bagaimana puasanya? Sudah hampir dipenghujung bulan Ramadan nih, masih semangat mengejar pahala? Insya allah, semoga Allah memudahkan langkah kita semua mencapai keberkahan dibulan Ramadan ini. Dalam rangka ngeblog bareng bersama komunitas blogger Bengkel Diri kali ini mengangkat tema hari Raya Idul Fitri. Pada kesempatan ini saya ingin mengulas tentang Asal Kata Lebaran dan tradisi Idul Fitri 2021 di Indonesia, ketika wabah Covid-19 yang masih meningkat. Alhamdulillah  dalam hitungan beberapa lagi kita akan merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H. Segala persiapan tentu sudah mulai semarak dan geliat bau kue sudah mulai semerbak di sekitar perumahan.  Hmm  rasanya sudah tidak sabar menyambut datangnya hari kemenangan. Pusat perbelanjaan pun tak kalah semaraknya dalam menyambut datangnya hari nan fitri ini. Segala jenis kue, makanan ringan, dan aneka minuman kaleng pun sudah ramai menghiasi supermarket.  Melihat seje

Membuat Parcel (Hampers) Low Budget

Membuat Hampers Rumahan Hampers ala Mom Queen  πŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈ Alhamdulillah Lebaran sebentar lagiiπŸ’• MasyaAllah tak terasa yaah, kita akan berpisah dengan Ramadhan bulan mulia,dan bersiap menuju hari kemenangan, aamiin. Lebaran atau hari-hari besar lainnya biasa identik dengan saling berkirim pesan, makanan bahkan hadiah sebagai bingkisan kepada kerabat, sanak saudara bahkan orangtua untuk mewakili betapa syukurnya kita bisa di berikan segala kenikmatan oleh Allah Subhanahu Wata'Ala. Terlebih seperti sekarang ini, ketika diri tidak bisa bertemu muka, mengulurkan tangan, memeluk fisik maupun bersimpuh dihadapan orang-orang terkasih, sebagai wujud perwakilan itu biasa disimbolkan dengan mengirimkan 'pesan cinta' lewat transperan atau bingkisan (hampers) atau biasa dikenal dengan parcel. Nah, saat semua terasa sulit untuk dilakukan, apalagi harus bepergian memilih dan membawa hampers yang lumayan besar, dan biaya yang dikeluarkan juga lumayan