Skip to main content

Tips Ngeblog Pakai Smartphone? Ini caranya

Ga punya laptop atau komputer bukan halangan untuk tetap bisa ngeblog lho. Ngeblog itu tidak melulu harus mempunyai laptop atau komputer. Sekarang sudah bisa kok ngeblog pakai smartphone. Masak sih? Iya donk.. Apalagi sekarang hape sudah super canggih kok. Fitur-fitur yang ada di hape memang dibuat semakin mirip mini notebook. Makanya untuk cuma buat ngeblog aja, ah itu mah gampang banget. 

Masalah Utama Blogger

Permasalahan para bloger yang membuat semangat ngeblog hilang adalah minimnya waktu untuk bercengkrama dengan laptop. tau juga sudah ada alokasi waktu khusus untuk ngeblog eh malah tergoda untuk scrolling instagram atau twitter. Jadi, yang niatnya buat mengisi postingan diblog berakhir sia-sia hanya scrolling medsos. Sudahlah menumbuhkan niatnya setengah mati, eh hancur digilas medsos akibat salah fokus. 

Namun sekarang perkara ini tidak lagi menjadi masalah besar, jika memang niatnya untuk merawat blog agar tidak menjadi sarang laba-laba hehe. Ngeblog pakai handphone? Bagi yang belum terbiasa memang butuh pembiasaan dulu, tapi ga akan lama kok, mungkin 1-2 hari kamu akan semakin cinta dengan ngeblog cara instan ini. 

Cara Ngeblog Pakai Smartphone 

 

Tips Ngeblog pakai Hp

Mau tahu caranya?? Yang pertama harus disiapkan dulu adalah pastikan kamu sudah pegang hape, boleh hape teman, tetangga atao siapapun boleh. Udah ada hapenya?good. Hape jenis apa? Apapun deh yang pasti hape pintar, bukan yang model tulilut ya :(

Yuk mom Queen bisikin, ini dia tips Ngeblog menggunakan smartphone. 

1. Draft dulu di notepad/google docs smartphone

Silahkan draft apa yang ada didalam pikiranmu saat itu didalam notepad smartphone. Mungkin setiap hape bisa beda-beda namanya namun semua hp pasti memiliki fitur ini. Jika tidak mau menulis di notepad, bisa juga memilih menggunakan google docs. Semua yang tertulis di google docs bisa dilihat kapanpun dan dimanapun kok. Karena kan media penyimpanannya adalah google drive. Bisa juga dibuka saat offline. Jadi simpel dan mudah kan. Kita juga bisa menambah dan mengedit setiap waktu tanpa ribet buka lappy lagi. 

2. Tuliskan judul kemudian pecah menjadi beberapa sub judul

Pertama setidaknya kamu sudah punya pikiran tentang judul tulisan apa yang akan dibuat. Kemudian dari judul tersebut bisa dipecah menjadi beberapa sub judul. Jika kesulitan dengan judul apa yang akan kamu tulis, bisa dimulai dengan melihat niche blog kamu. Misalkan niche blog kamu adalah tentang hobi. Kamu bisa membuat judul dengan mengubahnya menjadi pertanyaan. Misalnya " gimana mengubah hobi menjadi uang?" atau "apa hobi yang bisa dilakukan saat pandemi?" dari jawaban atas pertanyaan tersebut bisa dijadikan judul tulisan. Dari judul kemudian dikembangkan lagi menjadi sebuah sub-sub judul. Isi sub judul juga dibuat dengan cara membuat pertanyaan serupa dari jawaban yang ada. Sudah ada gambaran kan? Cuss langsung nulis. 

Baca juga : Tips Menulis Novel Viral dan Laris 

3. Siapkan gambar atau infografis menggunakan aplikasi canva

Siapa bilang nge-desain canva lebih bagus kalau pakai laptop doank?? ga juga kok, kalau lebih nyaman mungkin, tapi itu tergantung kebiasaan saja. Kalau sudah terbiasa desain pakai hape bagus-bagus aja hasilnya. Hasil desain dan infografis di blog ini mostly menggunakan desain canva by hp. Kalau mom Queen menunggu desain harus pakai laptop, sampai lebaran gajah juga ga bakal kelar. Karena masalah desain adalah masalah otak-atik gambar yang butuh waktu tidak sedikit. Mom Queen bisanya pegang laptop hanya diwaktu malam hari, dilalaah sudah keburu tidur duluan hehe. 

Yang kita butuhkan hanya sebuah skill dan niat yang kuat kok. So, stop beralasan bahwa kamu ga bisa menghasilkan gambar desain yang bagus hanya karena laptopmu rusak atau kamu belum beli laptop. Lah, smartphone aja sekarang fungsinya sudah hampir mendekati laptop kok. Bedanya hanya ga ada mouse doank. Selebihnya hampiiiirr sama. Ini contoh desain canva yang menggunakan smartphone yang pernah mom Queen buat. 

 

Header Blog Tulisan Lama MQ
Property by Tulisanlamamq.blogspot.com 

 

Header blog background putih
Property by Tulisanlamamq.blogspot.com 

4. Endapkan tulisan minimal 4 jam

Setelah selesai menulis, endapkan dulu tulisanmu alias simpan tulisan yang sudah dibuat di notepad gawai dan lakukan hal-hal lain yang perlu dikerjakan. Entah sarapan, makan mie instan, ngopi, nyuci baju atau apapun. Silahkan lakukan tugasmu seperti biasa karena tugasmu menulis sudah cukup untuk sekarang. 

Jangan langsung di edit

Untuk sementara jangan coba-coba membaca ulang tulisanmu diwaktu yang berdekatan dengan menulis. Beri jeda sebentar, kalau mom Queen bisa 3-4 jam. Tujuannya apa? Agar saat membaca artikel yang sudah ditulis, kita betul-betul dalam kondisi fresh, tidak ada tumpang tindih kata dalam pikiran.

Jadi kita bisa memposisikan diri sebagai pembaca bagi tulisan sendiri. Dari situ kita bisa melihat apa yang kurang dan apa yang perlu dibenahi. Oh ya, sebagai informasi tulisan ini dibuat dalam waktu kurang dari 12 jam dengan menggunakan full hape, menulis 1 jam sebelum tidur dan editing menjelang shubuh, saat pikiran sedang jernih banget. 

Tips editing, posisikan diri kita sebagai pembaca

Nah ini tips editing dari mom Queen yak. 

◾posisikan diri layaknya pembaca setia bagi artikel yang ditulis.

Pembaca setia tentu mengerti gaya bahasa penulisnya, apa yang perlu ditambah atau dikurangi. Hal itu bisa dilakukan saat editing ini. 

◾ Hindari distraksi saat menulis, misal saat kamu mengikuti lomba menulis biasanya disertakan minimal jumlah kata dengan jumlah tertentu. 

◾ Stop untuk mengecek berapa jumlah kata yang sudah kamu buat. Ini akan membuat mood menulismu hilang dan dirimu jadi tertekan dengan jumlah kata yang belum tercapai.

◾ Selesaikan dulu semua tulisanmu dan lanjut ke proses editing baru kemudian cek berapa kata yang sudah kamu tuliskan, dari situ kamu akan terkejut dengan hasilnya. 

◾ Makanya mom Queen menyarankan untuk menulis di note hape dibandingkan di google docs, karena di notepad gawai tidak ada fitur word count-nya hehe. 

Editing selesai, saatnya posting di blog

Saat editing selesai saatnya untuk posting tulisan di blog. Gimana caranya? Yuk cekidot :) 

Login dari Browser

Silahkan login ke blog pribadimu dari browser. Hindari membuka langsung dari aplikasi platform. Misal nih mom Queen memiliki akun blog dari blogger, maka mom Queen akan buka dari browser chrome dengan mengetik www.blogger.com dan log in dari itu. 

Klik tombol "+" dan silahkan copy hasil tulisanmu ke bagian blog post. Silahkan isi bagian judul ditempat judul dan isi dibagian bawah judul. 

Tombol menambah postingan di blog spot

Editing Blog Post

Lakukan editing untuk penulisan bold, italic ataupun underline bisa dilakukan di atas menu blog post.

◾ Masukkan gambar

Untuk gambar juga bisa dimasukkan melalui fitur yang ada dibagian atas ini. Jangan lupa untuk membuat tulisan rata tengah sebelum memasukkan gambar, agar gambar yang dimasukkan juga rata tengah di dalam artikel.

 

Dashboard editor blogger
Menu menambahkan gambar

◾ Preview sebelum posting

Sebelum posting bisa di preview dulu dengan menekan tombol "👁️" pada dashboard blog post. Masukkan label dengan menekan tombol 'roda' di dashboard, bisa juga setting custom permalink, jadwal posting dan deskripsi disana. 

 

Editor menu di blogger
Tampilan menu di dashboard editor sama seperti tampilan laptop, tinggal geser ya. 

◾ Tulisanmu siap di publish. 

Jika kamu sudah klik dari hasil preview, maka postingan blogmu dengan menggunakan hp sudah jadi dan siap dipublikasikan. Untuk memublikasikan postinganmu tinggal tekan tombol segitiga warna orange di pojok kiri. Selesai! 

Gampang kan ngeblog pakai smartphone ?? Jadi ga harus tunggu punya laptop dulu baru ngeblog. Jangan menunggu waktu luang untuk menulis tapi luangkan waktu untuk menulis. Seperti kata bloger di group blogger yang mom Queen ikuti 

"Silahkan ngeblog bagi yang luang, dan luangkan waktu bagi yang repot" 


Keep blogging!

Mom Queen 

Comments

  1. Alhamdulillah nambah ilmu baru

    ReplyDelete
  2. setuju, aku biasanya draft poin dulu di notepad jadi nanti tinggal pasang puzzlenya di blog ya :D

    ReplyDelete
  3. Waaah menarik sekali mom. Aku sejujurnya agak aneh kalau ngeblog pakai smartphone. Kalau desain canva memang sesekali pakai smartphone karena gak sempat buka laptop.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dipake kalo udah kena deadline dan ga bawa laptop mba

      Delete
  4. Endapkan tulisan. Aku menganalogikan proses ini kayak buat donat mba. Setelah adonan selesai, dibiarkan dulu. Baru editing.
    Memang terasa bedanya ngedit setelah tulisan dibiarkan dulu, dibanding pas selesai nulis langsing edit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya ya kayak adonan.. Hmm tapi ngapa donat ya wkwk, mungkin biar ngembang dan membesar kayak donat ya hihi

      Delete
  5. Lebih praktis ya mba klo pake gadget, tpi aku gampang kedistraksi dgn notif2 yg muncul..jdinya make laptop lebih fokus

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular Post

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Berkirim hadiah ini dulu dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari dengan kata hamper