Skip to main content

Kulit kering saat puasa? Coba dengan cara ini


Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib yang harus dilaksanakan setiap umat muslim sebagai seruan taqwa, baik laki-laki maupun perempuan bagi mereka mereka yang sudah memasuki usia baligh. Sesuai yang tercantum dalam firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah : 183

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"
(Dibagikan menggunakan MyQuran myquranina.com)

Ibadah puasa mulai dijalani sejak terdengar adzan shubuh dan berakhir hingga adzan magrib, lamanya waktu berpuasa untuk muslim di Indonesia sekitar +/- 14 jam.

Terbatasnya waktu untuk makan dan minum dalam sehari semalam hanya sekitar +/- 10 jam saja, yang mana termasuk didalamnya waktu istirahat
(tidur) sekitar 5-6 jam, belum lagi dikurangi waktu untuk beribadah Sholat, Tadarus, Bakti Sosial dan sebagainya, sehingga bisa dikatakan waktu makan minum hanya tersisa 3-4 jam saja.Karena memang esensi bulan Ramadhan adalah untuk mengurangi makan dan minum agar lebih fokus dalam beribadah kepada Allah Subhanahu Wata'Ala.

Baiklah, sekarang Kita akan membahas bagaimana agar tetap cantik dan sehat selama Ramadhan ini, walaupun dalam kondisi #dirumahaja sesuai program social distancing yang diterapkan Pemerintah selama wabah Covid-19 ini.Semoga Allah Subhanahuwata Wata'Ala menyegerakan wabah ini dan kita bisa beraktivitas normal seperti biasa aamiiin.

Nah kembali ke inti bahasan kali ini, Masalah yang biasa timbul selama Ramadhan biasanya (sesuai pengalaman pribadi juga sih hehe) adalah kekurangan nutrisi cairan tubuh (dehidrasi) ditandai dengan lapisan bibir yang mengelupas, kulit yang (agak) bersisik, pada tahap yang lebih serius dehidrasi menyebabkan kulit berkerut atau kaki yang pecah-pecah.

Nah bila hal ini terjadi, yang biasa Saya lakukan adalah dengan mengecek dan melakukan 3 poin penting dibawah ini :
1. Re-hidrasi kebutuhan cairan didalam tubuh
2. Back to nature dengan #3daysrules challenge ala JSR
3. Retouching bagian tubuh
Baiklah, kita bahas satu per satu yah, gimana cara Saya untuk 'memerangi ' masalah kulit kering ini.

1.Re-hidrasi kebutuhan cairan didalam tubuh


Rentang waktu yang sangat sempit untuk makan dan minum selama Ramadhan menjadikan kita bahkan terlupa untuk mencukupi asupan cairan didalam tubuh.Sehingga tak jarang tatkala di bulan Ramadhan ini masalah kesehatan yang biasa timbul dalam diri kita adalah kekurangan asupan cairan.

Resiko kekurangan cairan didalam tubuh akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan diantaranya mulai gangguan pencernaan, kehilangan keseimbangan tubuh, mudah mengantuk,kehilangan konsentrasi, sampai kulit keriput.

Kita tahu bahwa 92% tubuh kita terdiri atas cairan, Otak mengandung 85% air, hati manusia mengandung 68% air, sementara 79% terkandung pada paru-paru. Kulit manusia juga mengandung 72% air, ginjal 83%, dan sementara pada bagian tulang ada kandungan air sebesar 22%. Maka untuk mencukupi kebutuhan cairan setiap orang itu harus minum minimal 8 gelas air putih setiap hari, kebutuhan cairan sisanya akan di ambil dari buah dan sayur yang kita makan .

Namun sebelumnya perlu kita ketahui dulu cara menghitung kebutuhan cairan didalam tubuh kita. Dikutip dari artikel Gaya Hidup Sehat - CNN Indonesia - menyebutkan dari buku berjudul Pedoman Kebutuhan Cairan Bagi Pekerja Agar Tetap Sehat dan Produktif yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI), ada dua cara menghitung kebutuhan cairan tubuh, yaitu
1. Menghitung kebutuhan energi
2. Dengan menggunakan berat badan.

Untuk energi sebesar 1 kilokalori (kkal), dibutuhkan 1 mililiter (mL) air. Hal ini berarti, jika seseorang memiliki kebutuhan energi 1.800 kkal, berarti kebutuhan akan cairan sebesar 1x1.800 = 1.800 mililiter atau setara dengan 1,8 liter air.

Jika ditinjau dari berat badan, bisa menggunakan rumus sebagai berikut.
Untuk 10 kilogam pertama berat badan, membutuhkan 1 liter air. Untuk 10 kilogram kedua, membutuhkan 500 mililiter air. Sisanya, untuk setiap kilogram berat badan membutuhkan 20 mililiter air.

Kita coba visualisasikan, Contohnya
orang seperti Saya dengan berat badan 45 kilogram ( ringan banget kan :D)
maka kebutuhan cairannya adalah
10 kilogram pertama adalah 1 liter air,
10 kilogram kedua adalah 500 milliliter,
sisa 25 kilogram nya membutuhkan 500 mililiter air
sehingga totalnya kebutuhan air bagi orang dengan berat 45 kilogram adalah 2 liter air ( +/- 8 gelas, bener Saya udah takar gelas yang Saya minum lho)

Nah, saat berpuasa dikarenakan pendeknya durasi waktu makan dan minum maka biasanya kita melewatkan sesi untuk mengkonsumsi air yang cukup, kadang kita sudah terlebih dulu menyantap makanan yang mengenyangkan saat berbuka sehingga perut kita sudah tidak cukup untuk disisi dengan cairan lagi, paling 2-3 gelas sudah cukup membuat perut kita begah :(

Nah berikut Saya menuliskan Manajemen 8 gelas air Putih saat puasa Ramadhan ini bagi orang normal, bagi ibu hamil dan menyusui (bagi yang berpuasa) tentu kebutuhan air nya harus lebih banyak dari orang biasa, karena ibu hamil dan menyusui bukan hanya memberi kehidupan untuk diri nya sendiri tetapi ada jiwa lain yang harus diperhatikannya.

Manajemen 8 gelas air putih saat Ramadhan (Saya mengadopsi dari tips nya @ummubalqis.blog yang beliau pernah bagikan dalam laman instastorynya) dengan rumus 6-2, artinya cukupi 6 gelas air putih di waktu berbuka dan sisanya di waktu sahur.

Sehingga dengan demikian realisasi yang biasa Saya lakukan sebagai berikut :
1 gelas saat berbuka
1 gelas sebelum Sholat magrib
2 gelas setelah makan nasi
1 gelas sebelum Sholat isya'
1 gelas setelah Sholat isya
1 gelas sebelum tidur
1 gelas sebelum sahur
1 gelas setelah sahur

Nah itulah cara Saya agar tubuh tetap mendapatkan haknya atas asupan cairan selama menjalani ibadah puasa. Cara ini juga yang Saya lakukan ketika hamil dan tetap berpuasa di tahun kemarin untuk menjaga diri dan bayi Saya dari kekurangan cairan. Selamat mencoba yah :)

2. Back to nature dengan #3daysrules challenge ala JSR


Infused lemon 

Nah untuk back to nature ini,terdengar klise namun memang inilah cara yang harus dilakukan, terlebih saat pandemi ini, kita tidak bisa melakukan 'perawatan' di salon-salon kecantikan,entah karena alasan pandemi ataupun alasan ekonomi (kalau Saya sih karena alasan yang kedua haha)

Saya terbilang sangat baru untuk menjalani back to nature, baru sekitar  setahun kebelakang, saat itu seorang teman merekomendasikan akun Instagram dokter @zaidulakbar mengenalkan minuman infused water,yang mana dulu dizaman Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sering minum air nabes atau rendaman air kurma. Nah dokter Zaidul Akbar juga mengadopsi dari kebiasaan Rasulullah tersebut, sehingga resep-resep sehat beliau dikenal dengan istilah Jurus sehat Rasulullah atau JSR (untuk itu teman-teman bisa cek langsung diakun tersebut lengkap penjelasan tentang Resep JSR ini).

Disini Saya menerapkan apa yang dianjurkan oleh sang dokter untuk mengkonsumsi minuman nano water, yaitu air yang berisi rendaman bahan tertentu, dengan rentang waktu ekstraksi 8-12 jam.
Saya mengadopsi konsep 3 days rules challenge seperti dibawah ini

Hari 1 - infused rempah atau rimpang 🍃
Jenis rempah dan rimpang yang pernah Saya minum adalah infused rempah kapulaga, Ketumbar, kayu Manis, secang,kencur, kunyit, serai, dan jahe. 

Hari 2 - infused buah 🍋 
Kombinasi yang biasa Saya minum adalah lemon-kurma, lemon-belimbing, pepaya-lemon, jeruk nipis - semangka, jeruk nipis-salak, jeruk - semangka. Rimpang yang selalu Saya sertakan dalam infused buah ini biasanya adalah jahe. 

Hari 3 - infused Sayur 🌱
Nah, jujur ini bagian terberat dalam perjalanan JSR saya hufft. Karena, sungguh tidak ada minuman yang 'something weird' melebihi infused sayuran ini. Untuk kombinasi yang sudah pernah dicoba adalah seledri-timun, seledri--tomat, timur-sawi minyak, tomat-wortel, wortel-timun.

Untuk ketiga jenis infused water ini, guna mengurangi efek dari rasa yang 'aneh', Saya menambahkan taburan chiasheed dan sedikit garam Himalayan.Diminum setiap hari mulai dari hari ke 1 sampai hari 3,dan hari ke 4 dan seterusnya kembali lagi kepada rules yang pertama.

Alhamdulillah ala kullihal setelah menerapkan konsep #3daysrules minuman nano ini Saya merasa badan lebih segar dan enteng, bonusnya tentu saja kulit rasanya lebih glowing, selama hamil saya tidak merasakan lagi yang namanya kulit kering ataupun susah BAB.Tapi hati-hati bagi penderita anemia, bisa agak sedikit kliyengan, sebaiknya di minum bertahap. 

3. Retouching bagian tubuh


Nah kalau dari tadi kita berbicara mengenai nutrisi dari dalam, sekarang supaya balance dalam penerapan menjaga kesehatan kulitnya, maka kita lakukan re-touching pada bagian tubuh yang rentan kekeringan, terutama bagian wajah, bibir dan tumit kaki.

Maka, hal yang biasa namun penuh makna (ciee :D) yang Saya lakukan adalah memberikan sentuhan lembut sambil melakukan pijatan dengan lotion pada daerah sekitar Kaki menjelang tidur, pijatan ini juga mampu merelaksasi serta melancarkan peredaran darah pada bagian tersebut. 

Nah untuk bibir biasanya Saya memakai lipbalm sebelum tidur atau kalau tidak ada lipbalm bisa memakai madu, tapi pastikan membubuhkannya saat tidur di malam hari yah bukan saat tidur siang (Kan lagi puasa, takut khilaf)

Untuk bagian wajah supaya tidak tampak kering saat berpuasa, Saya biasanya melakukan retouching dengan perawatan menggunakan air rendaman teh. Saat puasa biasanya dirumah kami setiap hari minimal ada 3-4 kantong teh habis pakai, Nah ini bisa juga digunakan sebagai bahan untuk perawatan wajah. Coba dengan cara berikut ini :

🍂Rendam teh dengan air panas, dan diamkan selama minimal 12 jam
🍂Gunakan air rendaman teh tersebut untuk dibasuhkan ke wajah di pagi dan malam hari 
🍂Biarkan mengering sendiri  agar meresep sempurna ke dalam kulit wajah. 
🍂Untuk mendapatkan efek maksimal, gunakan bubuk teh dan gosok di permukaan kulit wajah. 
🍂Sisa air rendaman teh tadi bisa dimasukkan di wadah-wadah kecil (Saya kadang menggunakan wadah kecil untuk membuat es batu ) kemudian dibekukan didalam freezer untuk pemakaian selanjutnya
🍂Lakukan mininimal 1 hari sekali setelah mencuci muka dengan sabun


Semoga tips sederhana ini bisa membantu memunculkan kembali aura kecantikan didalam diri setiap Shalihah semua. Karena cantik itu bukan hanya pemberian, tapi juga butuh perawatan.


Salam Sayang,
Mom Queen


Referens :

https://www.sehataqua.co.id/5-hal-yang-bisa-terjadi-akibat-kurang-minum-air-putih

Comments

  1. Wah mba nice info mba..sy tertarik menghitungbkebutuhan air minum..kl berat sy 55 berarti kebutuhan air minum saya perhari 2,2 liter ya?

    ReplyDelete
  2. Waah baru tau klo setiap orang beda² kebutuhan minumnya? Nice info mbaa

    ReplyDelete
  3. Baru tau jg nih rumus itung2an air. Makasih Mbak
    Oiyqla, salam infusedwater 👋👋

    ReplyDelete
  4. infused waternya kudu dicoba kyknya nih ^^

    ReplyDelete
  5. Makasih infonya mba. Kapan2 bisa di coba nih pake teh.

    ReplyDelete
  6. Aku lol ngerasa aneh dengan rasa Himalaya salt y mba.. apakah Ada takarannya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nurut aku Sama aja sih rasanya, sejumput dgn Jari telunjuk dan jempol aja kl aku mb

      Delete
  7. Aku pengen nyoba infused water yang dari sayur deh jadinya 🤣

    ReplyDelete
  8. tulisannya sangat informatif ❤️

    ReplyDelete
  9. Tipsnya super lengkap mbak 😍

    ReplyDelete
  10. Retouching pakai air teehhh ini jadi pengen nyobaaaa (mudah2an ga malesss akuu). Makasih mbakk sharingnya komplit bgtttt💕

    ReplyDelete
  11. yang masih PR buat aku adalah point back to nature nya itu loh 😁😅

    ReplyDelete
  12. Auto langsung hitung kebutuhan cairan tubuh, termasuk ilmu baru bagi aku. Terimakasih atas sharingnya mba :)

    ReplyDelete
  13. Wah jdi tau ngitung kebutuhan mineral tubuh, selama ini cma tau 2liter aja..jazakillah khair mba, kapan2 mau coba pake rendaman teh aah

    ReplyDelete
  14. iya mba, minum PR banget di bulan ini. Btw BB kita 11 12 kok mba, aku mentok di 44 bulan puasa ini. Makasih juga tips rendaman tehnya (semoga tidak males mba), kadang udah nyimpen nggak di pake hehe

    ReplyDelete
  15. Infused sayur memang berat ya Mba 😅 saya dulu pernah minum rebusan daun pepaya, duh rasanya kok setengah trauma ya hehe

    ReplyDelete
  16. Saya PR nya adalah belum konsisten. Termasuk konsumsi minuman rimpang. Masih banyak bolongnya nih. Btw, nice tips

    ReplyDelete
  17. Masker pake ampas teh. Saya udah tau dari lama mba, tapi ngerjainnya itu lo, PR banget :D. Kadang udah direndam malah lupa

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Review Buku Ummahatul Mukminin karya Syaikh Mahmud Al-Mishri

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah semua, kadang kita banyak tau mengenai berbagai macam kisah dongeng tertentu, film yang sedang trending bahkan menonton berulang-ulang,hingga kita hapal jalan cerita bahkan dialog per session nya.Tapi pernahkah kita menonton berulang ulang tentang shirah Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam? manusia terbaik panutan kita?  Kita bahkan sanggup membaca novel bertumpuk-tumpuk sehari semalam, demi menyelesaikan dan penasaran akan akhir kisah nya. Tapi disisi lain tahukah kita cerita hidup kekasih Allah, Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam? Semoga setelah ini kita segera mencari buku-buku shirah Rasulullah ataupun link film tentang perjuangan Rasulullah dan sahabatnya yah aamiin.  Baiklah, mengenai shirah Rasulullah, Istri-Istri beliau dan para Sahabat, Saya akan rekomendasikan  buku yang Saya baca beserta garis besar ceritanya. Kali ini Saya akan mencoba mereview tentang buku shirah istri-istri Rasulullah Shallallahu alaihi Wa

Treatment alami selama kehamilan agar persalinan lancar

Khaily usia 1 bulan Hari itu, Sabtu, 5 July 2019 jam menunjukkan pukul 04.00 wib Aku mulai kontraksi yang ringan. Sebenarnya sejak jam 1 malam, Aku sudah merasakan susah tidur, pinggang mulai terasa sakit dan ada perasaan mau BAB. Sempat beberapa kali bolak balik ke toilet,namun Aku masih bisa tidur hingga menjelang shubuh. Aku merasa bahwa hari itu akan melahirkan, karena memang sudah hampir mendekati hari perkiraan lahir (HPL) yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2019. Aku ingat menurut ilmu hyno birthing yang kubaca bahwa Ibu yang mengalami kontraksi melahirkan harus tetap tenang, pelan-pelan mengatur nafas, istigfar dan terus komat kamit berdoa. Doa yang kupanjatkan adalah doa Nabi Yunus dikala beliau di makan ikan paus, yaitu Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”.  Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya Aku kemudian mandi, saat

Urgensi Tarbiyah Dzatiyah

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hari ini Mom Queen akan membahas mengenai tarbiyah dzatiyah dan urgensinya bagi diri sendiri. Materi ini merupakan rangkuman dari materi Ngaji Bareng pekanan yang dilakukan secara daring via WAG setiap hari Rabu malam jam 20.00 - 21.00 wib. Murabbiah (guru pembimbing) kami yang akrab di sapa Teh Ai berkenan membagikan ilmu mengenai tarbiyah dzatiyah ini beberapa pekan lalu. Karena materi ini sangat menarik maka sebaiknya mom Queen bagikan dalam bentuk rangkuman berikut ini. Selamat membaca.  Tarbiyah adalah berasal dari bahasa Arab yang berarti  pembinaan, pendidikan, yang dilakukan secara berkesinambungan biasanya dibimbing boleh seorang pembimbing yang disebut Murabbi/Murabbiah. Sedangkan Tarbiyah dzatiyah menurut Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan adalah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan seorang muslim atau muslimah kepada dirinya, untuk membentuk kepribadian islami yang sempurna baik dari segi akhlak, iman, islam maupun