Skip to main content

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh 

Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin. Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga. 

Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM).

Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus corona Covid-19. BPS melakukan survei terhadap 34.559 pelaku usaha pada 10-26 Juli 2020

Sektor usaha yang bergerak dibidang akomodasi dan makan/minum yang paling banyak mengalami penurunan sebesar 92,47% pendapatan. Jasa lainnya menjadi sektor yang mengalami penurunan pendapatan terbanyak kedua, yakni 90,90%.

Disusul oleh sektor  lain yang terdampak adalah transportasi dan pergudangan, konstruksi, industri pengolahan, serta perdagangan.
(sumber : databoks.katadata.co.id)

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai cara mendukung bangkitnya  dunia usaha mikro kecil dan menengah disekitar kita, ada baiknya kita menelisik lebih jauh mengenai definisi UMKM dan pembagian UMKM menurut undang-undang. 

Definisi UMKM

Menurut undang-undang no 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau lebih sering disingkat UMKM merupakan usaha milik perseorangan atau badan usaha milik perseorangan yang produktif dan memenuhi kriteria yang ditulis undang-undang.

Pengelompokan UMKM menurut Undang-Undang no 20 tahun 2008

#1 Usaha Mikro

memiliki kriteria sebagai berikut :
⏩ Memiliki kekayaan bersih dibawah 50 juta per bulan atau maksimal 300 juta per tahun (tidak termasuk bangunan dan tempat usaha) 
⏩ Barang yang dijual tidak selalu sama
⏩ Tempat usaha tidak menetap
⏩ Belum pernah melakukan administrasi dalam hal keuangan

#2 Usaha Kecil

Usaha kecil 
adalah usaha yang dikelola oleh perorangan atau tidak melalui badan usaha.

Kriteria usaha kecil sebagai berikut :

⏩ Memiliki kekayaan bersih kurang dari atau sama dengan Rp 300 juta atau maksimal Rp 2,5 milyar (tidak termasuk tanah dan bangunan) atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 2,5 miliar hingga Rp 50 miliar.
⏩ Tidak memiliki sistem pembukuan
⏩ Tidak terlibat dalam aktivitas ekspor atau impor
⏩ Modal yang dimiliki sangat terbatas

#3 Usaha Menengah

⏩ Jika keuntungan bersihnya tidak lebih dari Rp 500 juta maksimal Rp 10 milyar tidak termasuk tanah dan bangunan. Atau penjualan tahunan lebih dari Rp 2,5 miliar hingga Rp50 miliar.
⏩ Memiliki manajemen usaha yang modern
⏩ Pernah melakukan administrasi keuangan
⏩ Memberikan jaminan sosial kepada pekerjanya
(sumber : merdeka.com)

Penentuan jenis UMKM ini nantinya berfungsi untuk memudahkan pelaku usaha dalam mendapatkan izin usaha dari pemerintah. Meski ada perubahan mengenai kriteria UMKM menurut undang-undang cipta kerja yang baru disahkan oleh pemerintah. Misalnya dalam pasal 87 Poin 1 UU Ciptaker kriteria UMKM dapat memuat modal usaha, omzet, indikator kekayaan bersih, hasil penjualan tahunan, atau nilai investasi. Kemudian, kriteria UMKM bisa memuat insentif dan disinsentif, penerapan teknologi ramah lingkungan, kandungan lokal, atau jumlah tenaga kerja sesuai dengan kriteria setiap sektor usaha. Namun dalam undang-undang cipta kerja belum merincikan secara jelas kriteria UMKM itu karena akan diatur kembali melalui Peraturan Pemerintah (PP)

Nah sekarang jadi tahu kan termasuk kebagian mana sektor usaha yang sedang kita geluti. Karena Aku yakin, banyak sekali teman-teman disini yang juga nyambi sebagai pelaku usaha. Baik dengan membuka toko secara offline ataupun melakukan penjualan secara online, baik skala mikro, kecil hingga menengah.

Aku mau cerita sedikit tentang kegiatan Aku selain sebagai Ibu dari 2 orang anak, yang juga nyambi sebagai penjual offline dan online dibidang fashion dan education tools untuk anak-anak melalui Queenmq gallery Selain itu suamiku lewat MQ Consultant mendirikan jasa konsultasi disamping jasa binatu (laundry). Bidang jasa konsultasi untuk pendirian bisnis rumahan seperti cafe, mini market ataupun juga jasa pendirian laundry. 

Kami sebagai salah satu pelaku UMKM berskala mikro, yang telah merintis usaha jasa binatu sejak awal tahun 2016 pun tak luput dari dampak nyata pandemi. Pandemi yang tengah terjadi pun menghantam semua sektor unit usaha kami. Sehingga kami benar-benar harus memutar otak, bagaimana agar semua usaha Kami tetap berjalan dan karyawan tetap bekerja. Namun pada akhirnya kami harus merelakan melepas satu usaha laundry kami demi cashflow yang sehat.

Dan sekarang kami kembali membangun asa merintis kembali usaha sebagai produsen dan supplier pewangi dan parfum melalui "Queensha pewangi laundry" untuk pemakaian rumahan maupun usaha laundry. Mungkin teman-teman disini ada juga yang sedang kembali merintis usahanya setelah badai Covid-19 ini? Yuk kita sama-sama berjuang dan bangkit lagi.

Foto dokpri

Foto @konsultanlaundrybatam 

Melalui tulisan ini, Aku ingin mengajak teman-teman semua untuk turut serta membantu bangkitnya dunia UMKM di sekitar. Mungkin cara-cara simpel dibawah ini bisa dilakukan dalam mendukung bangkitnya UMKM ditengah derasnya tekanan pandemi Covid-19 di sekitar kita.

1. Stop mental gratisan ke usaha teman

Banyak banget zaman sekarang,mentang-mentang ini jualan teman akrab atau bahkan saudara sendiri, lantas kesempatan untuk minta gratisan. Duh, jangan sampai ya. Harusnya kita mendukung dengan turut membeli produk dari orang terdekat, agar usahanya laris dan bertahan lama. Jika ada yang begitu pastikan itu bukan Aku, Kamu dan teman-teman kita ya.

2. Beli dari usaha teman sendiri

Jadi sebelum memutuskan membeli sesuatu pastikan dulu apakah ada teman atau tetangga dekat kita yang menjual produk serupa yang sedang kita cari. Jika ada sebaiknya membeli dari mereka saja. Selain membantu penjualan mereka, juga bisa mempererat silaturahmi kan? Yuk cari tahu teman-teman kita berjualan apa saja.

3. Bantu mempromosikan usaha teman

Semakin maraknya sosial media maka bisa juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk membantu usaha teman, termasuk mereka yang sedang merintis UMKM. Siapa tahu dengan promosi dari kita, bisa menjadi sumber rezeki bagi teman kita tersebut.

Saat ini membagikan testimoni lewat medsos sudah lumrah. Foto dokpri

4. Berikan testimoni yang baik setelah membeli

Nah ini yang sering sekali dilupakan oleh Aku ataupun munhkin juga teman-teman sekalian. Setelah membeli suatu produk dengan teman atau saudara kita. Jangan lupa berikan ulasan atau testimoni. Tentu dengan adanya testimoni akan semakin memudahkan pemasaran produk mereka.

Aku pun sebagai pelaku offline dan online shop queenmq.gallery  sangat senang dan berterima kasih sekali apabila mendapat ulasan yang baik dari pengunjung atau pembeli online. Oh ya, namun perlu diingat jika ingin memberikan kritik dan saran, lakukan di belakang layar ya, jangan langsung ke media sosial penjual. Ada adab dan kesopanan berlaku disini.

Contoh testimoni yang bisa kita berikan. Foto dokpri

5. Doakan usaha orang lain

Nah, jika cara-cara diatas sudah dilakukan, maka tidak ada salahnya kan apabila kita turut mendoakan kelancaran usaha maupun rezeki teman kita. Karena apa yang kita doakan sesungguhnya akan kembali kepada kita juga.


Itulah cara simple yang bisa dilakukan untuk turut membantu membangkitkan UMKM disekitar kita. Kalau kamu punya cara lain dalam mendukung bangkitnya UMKM dilingkungan sekitarmu, silahkan tinggalkan dikolom komentar.


#koperasidigital 
#12tahunkspsms 
#sobatkuxprima 
#mompreneur

Referensi :

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/15/6-sektor-usaha-paling-terdampak-saat-pandemi-corona

https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20201008174504-92-556133/uu-cipta-kerja-ubah-kriteria-umkm

Comments

  1. Setuju, dulu masih bingung beli online lewat market place atau teman, skrg karena ngerasain jualan online ternyata mendukung usaha teman itu penting

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantaap setuju kak, makin sering kita membeli Sama teman Makin akrab persahabatan

      Delete
  2. Setuju banget. Kalau berteman itu mestinya membantu usahanya bukan minta gratisan.

    ReplyDelete
  3. Aku setuju nih mbak, UMKM zaman sekarang memang harus didukung supaya ngebantu perekonomian mereka juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya apalagi dampak pandemi Kan, ga pandemi aja butuh dibantu apalagi jaman sekarang

      Delete
  4. Bener mom, kalau pun belum bisa ngelarisi minimal bantu share konten jualanannya ya mom...

    ReplyDelete
  5. bener banget nih mba. aku sendiri selalu dahulukan usaha punya temen2ku kalo lagi nyari sesuatu. baru deh ke tempat lainn

    ReplyDelete
  6. aku juga sekarang ini seringnya ngelarisi usaha temen sma usahain banget beli produk lokal aja. ternyata usaha kecil dan usaha mikro beda yaa dalam segi penghasilannya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda jauh kak, mungkin yang banyak digeluti sekarang adalah usaha mikro, bukan usaha kecil

      Delete
  7. Nah ini yang saya abai, ikut mempromosikan dagangan teman, huhuhu. Padahal tinggal share di medsos aja ya mbak yuni, kalaupun gak beli hayuk bantu share aja. Mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju.. Kak, yuk ah share usaha teman dekatnya ya mba Yul

      Delete
  8. Kereeeen.. Saya suka salut sama ibu2 yg bisa bangun usaha, semoga saya bisa mengikuti jejakmu ya mbak :) Saya tuh suka pengen deh punya usaha apaa gitu jadi bisa bantu ibu2 di sekitar juga biar ada aktifitas dan penghasilan utk bantu2 uang dapur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah bantu share di medsos aja dulu kak, pasti banyak teman-teman yang punya olshopbkan

      Delete
  9. Cara simpel tapi ga sering kita lakukan ya huhu. Sering bgt Nemu temen ya beli dagangan temen malah minta harga temen..sebel yaa

    ReplyDelete
  10. kadang suka miris ya, kalau lagi usaha suka ada aja yang minta gratis atau potongan harga teman, hahaha. padahal kan kita lagi usaha, tapi ya gpp lah itung-itung sedekah dan promo gratis, hehehe. semoga usaha kita jadi berkah dan barokah ya. aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal bukan kita, orang lain mungkin dia belum tahu tulisan ini Kan wkwk

      Delete
  11. Setuju. Jangan lupa bersedekah Mba. Berikan persentase penghasilan di jalan Allah. Semangat ya Mba sesama UMKM mikro hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya mbak InsyaAllah ada post tetapnya ya sedekah

      Delete
  12. Tetap semangat menjalankan UMKM dimasa pandemi mbaa semoga usahanya lancar dan cepat bangkit

    ReplyDelete
  13. Yap ada banyak cara yang bisa kita lakukan ya untuk mendukung usaha teman, kalau pun belum bisa membeli paling tidak kita bantu promosikan atau kalau sudah membeli setidaknya kita kasih testimoni yang baik juga dan yah jika kita mendoakan agar rezeki teman lancar in syaa Allaah doa itu juga akan kembali pada kita.

    ReplyDelete
  14. Hahaha, harga teman itu memang nyebelin ya. Alhamdulilah teman-temanku juga mendukung usaha yang digeluti sama Ibuk. Sama kok, juga kena efek pandemi, tapi tetap berjuang, InsyaAllah semua baik kembali

    ReplyDelete
  15. Setuju nih, mendukung UMKM.
    Belanja di olshop temen, warung tetangga, warung sodara, nggak minta "harga teman" atau "harga sodara" juga perlu tuh.. hehe

    ReplyDelete
  16. Bener Mom nglarisi teman sendiri itu ibarat kita juga bantu diri sendiri, dan UMKM memang harus di dukung penuh

    ReplyDelete
  17. Yup setuju. Dukung usaha orang terdekat kita. Saya pernah menulis penelitian tentang umkm. Antara harapan dan tantangannya. Peran pemerintah juga sangat penting untuk mendukung umkm

    ReplyDelete
  18. Bener mba, aku paling sering bantuin promo si walaupun followersku juga sedikit. Minimal jadi ada yang tau kalau lagi mencari sesuatu.

    ReplyDelete
  19. Setuju banget mbak. Aku juga suka promosiin barang jualan teman atau saudara, walau usaha jualanku gaada yang promosiin.. Hehehe

    ReplyDelete
  20. setuju bangeeet untuk stop mental gratisan atau 'harga temen' 💔

    ReplyDelete
  21. Minta 'harga temen' ini yg seringkali menyakiti hati teman yg berjualan ya mba. Baru mau usaha bukannya didukung malah di 'palak' 😀

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Review Buku Ummahatul Mukminin karya Syaikh Mahmud Al-Mishri

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah semua, kadang kita banyak tau mengenai berbagai macam kisah dongeng tertentu, film yang sedang trending bahkan menonton berulang-ulang,hingga kita hapal jalan cerita bahkan dialog per session nya.Tapi pernahkah kita menonton berulang ulang tentang shirah Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam? manusia terbaik panutan kita?  Kita bahkan sanggup membaca novel bertumpuk-tumpuk sehari semalam, demi menyelesaikan dan penasaran akan akhir kisah nya. Tapi disisi lain tahukah kita cerita hidup kekasih Allah, Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam? Semoga setelah ini kita segera mencari buku-buku shirah Rasulullah ataupun link film tentang perjuangan Rasulullah dan sahabatnya yah aamiin.  Baiklah, mengenai shirah Rasulullah, Istri-Istri beliau dan para Sahabat, Saya akan rekomendasikan  buku yang Saya baca beserta garis besar ceritanya. Kali ini Saya akan mencoba mereview tentang buku shirah istri-istri Rasulullah Shallallahu alaihi Wa

Treatment alami selama kehamilan agar persalinan lancar

Khaily usia 1 bulan Hari itu, Sabtu, 5 July 2019 jam menunjukkan pukul 04.00 wib Aku mulai kontraksi yang ringan. Sebenarnya sejak jam 1 malam, Aku sudah merasakan susah tidur, pinggang mulai terasa sakit dan ada perasaan mau BAB. Sempat beberapa kali bolak balik ke toilet,namun Aku masih bisa tidur hingga menjelang shubuh. Aku merasa bahwa hari itu akan melahirkan, karena memang sudah hampir mendekati hari perkiraan lahir (HPL) yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2019. Aku ingat menurut ilmu hyno birthing yang kubaca bahwa Ibu yang mengalami kontraksi melahirkan harus tetap tenang, pelan-pelan mengatur nafas, istigfar dan terus komat kamit berdoa. Doa yang kupanjatkan adalah doa Nabi Yunus dikala beliau di makan ikan paus, yaitu Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”.  Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya Aku kemudian mandi, saat

Urgensi Tarbiyah Dzatiyah

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hari ini Mom Queen akan membahas mengenai tarbiyah dzatiyah dan urgensinya bagi diri sendiri. Materi ini merupakan rangkuman dari materi Ngaji Bareng pekanan yang dilakukan secara daring via WAG setiap hari Rabu malam jam 20.00 - 21.00 wib. Murabbiah (guru pembimbing) kami yang akrab di sapa Teh Ai berkenan membagikan ilmu mengenai tarbiyah dzatiyah ini beberapa pekan lalu. Karena materi ini sangat menarik maka sebaiknya mom Queen bagikan dalam bentuk rangkuman berikut ini. Selamat membaca.  Tarbiyah adalah berasal dari bahasa Arab yang berarti  pembinaan, pendidikan, yang dilakukan secara berkesinambungan biasanya dibimbing boleh seorang pembimbing yang disebut Murabbi/Murabbiah. Sedangkan Tarbiyah dzatiyah menurut Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan adalah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan seorang muslim atau muslimah kepada dirinya, untuk membentuk kepribadian islami yang sempurna baik dari segi akhlak, iman, islam maupun