Langsung ke konten utama

Tips memilih kain gendongan ala Mom Queen

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh 

Hai Moms, lagi sibuk apa ni? Masih tema liburan dan long holiday, jadi masih banyak yang lagi pergi liburan ya? Seru banget ya bisa pergi liburan pastinya. Oh ya bagi yang tidak pergi berlibur kemana-mana ga masalah kok, bisa juga kan liburan dirumah rasa staycation di resort, selengkapnya bisa baca disini

Nah, bagi Moms atau Parents sembari berlibur ataupun nyantai dirumah, Aku mau kasih tips nih cara memilih kain gendongan anak yang pas buat anak. 



Siapa yang siap-siap sedang menunggu due date juga kayak aku? Atau bagi yang sedang menantikan kehadiran buah hati bahkan singelillah, semoga informasi berikut ini bisa menambah khazanah tentang ilmu parenting ya. Namun sebelumnya mau spoiler dulu kalau aku disini bukan ahli banget tentang gendongan, hanya berbagi pengalaman saja dengan kondisi anak yang hampir 3 anak ini. 

Just because, pernah punya pengalaman membeli gendongan bayi tanpa memperhatikan beberapa detail yang nanti aku bahas ini, akhirnya dipakainya ga terlalu nyaman bagi aku dan bayinya, nah tahu kan nasib gendongan itu berlabuh kemana? Mendem aja dalam lipatan, ga terpakai. Uh, Jangan sampai teman-teman disini begitu juga ya, makanya simak tulisan ini sampai habis ya. 

Baca juga: Tips agar liburan dirumah rasa staycation ala resort

Nah kalau menurut Aku sebelum membeli kain gendongan ada baiknya mengetahui informasi berikut ini, tips memilih kain gendongan yang cocok untuk bayi :

✍️ Cek bahan

Perlu diingat bahwa bahan kain gendongan yang cocok dipakai mulai dari newborn hingga toddler adalah yang lembut, serat tidak mudah rontok, pilih berbahan dingin sehingga bayi tidak merasa gerah saat digendong, serta tidak menyebabkan bayi alergi seperti gatal atau sejenisnya. 

✍️ Cek jenis gendongan 

Nah, sekarang kan banyak jenis kain gendongan ada yang pouch sling (jenis lingkaran), ringsling (jenis jarik yang memakai ring), SSC (Soft Structure Carrier, jenis gendongan hipseat namun tanpa bantalan duduk), Hipseat (ada bantalan duduk), maupun tipe baby wrap (yang sering dipakai dengan banyak variasi model namun sedikit rumit dengan cara pemakaian). 

Semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Gali informasi sebanyak-banyaknya dahulu sebelum membeli. Jangan asal sekali lihat, karena lucu, langsung kalap mata dan dibeli. Nanti berakhir dilipatan lagi kayak aku :(

✍️ Sesuaikan dengan usia anak dan size ibu

Nah beberapa jenis gendongan ada yang bisa dipakai mulai dari newborn hingga toddler. Tetapi tipe jenis Soft Structures Carrier (SSC) tidak bisa dipakai untuk newborn, rata-rata baru bisa dipakai saat bayi berusia 4 bulan keatas. Dan jika moms ingin membeli jenis gendongan seperti pouch sling setidaknya sesuaikan dengan size ibu, biasanya tergantung tinggi dan berat ibu. 

✍️ Cek ulasan pembeli

Sebelum Moms memasukkan kain gendongan ke dalam keranjang belanja, ada baiknya melihat dulu beberapa ulasan dari pembeli sebelumnya. Lebih baik teliti sedikit daripada sudah terbeli tapi tidak terpakai, mubazir. Usahakan membaca ulasan yang ada foto real dari pembeli, jadi benar-benar lengkap informasinya. 

✍️ Cek harga

Nah ini yang paling menjadi bahan pertimbangan pastinya. Harga kain gendongan sangat beragam mulai dari harga 50 ribu hingga ratusan ribu. Semua ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan terkecoh dengan promo harga murah atau diskon ala cuci gudang. Percaya lah harga itu tidak pernah bohong, harga menentukan kualitas. Istilahnya, "Jika ingin harga murah jangan tanya kualitas, Jika ingin kualitas jangan minta harga murah." 

Baca juga : Pedoman menulis resolusi 2021 

OK, sudah ya cukup kan informasi yang harus dimiliki sebelum memutuskan membeli gendongan? Nah sekarang, pasti moms semua bertanya, mom Queen tim gendongan apa? Wah sejak anak pertama aku team gendongan ring alias ringsling, ada sempat beli SSC tapi ga terpakai masih baru, ga pernah dipakai (Jika ada yang minat boleh direct message aku). Pas anak kedua ringsling plus baby wrap (tapi jarang banget pakai baby wrap, ribet say). Nah, Insya Allah anak ke tiga nanti aku akan kembali cukup ringsling saja hehe. 

Kenapa aku lebih nyaman pakai gendongan ringsling? Menurut Aku ada beberapa poin kelebihan ringsling dibanding jenis gendongan lain :

⏩ Cara pemakaian lebih simpel, no ribet-ribet club.

⏩ Masa pemakaian lebih lama. 

⏩ Bisa dipakai sejak newborn hingga toddler

⏩ Ga perlu perhatikan size ibu, ada ukuran standar kain jarik. 

⏩ Posisi bayi bisa diatur sesuai kenyamanan

⏩ Skin to skin position alias nemplok ke dada ibu. 

⏩ Harga relatif terjangkau, mulai dari 100 ribuan.

⏩ Bisa dipakaikan ke ayah juga, no simpul-simpul. 

⛔ Kekurangan ringsling cuma satu, yaitu hanya bertumpu pada satu tumpuan bahu. Sehingga penggunaan jangka panjang bisa membuat sakit bahu sebelah. 

Namun, Aku punya tipsnya, posisi kain ringsling bagian belakang harus merata menutupi bahu, agar bisa membantu menopang tulang belakang. Jadi penyebaran beban terbagi di area pundak secara merata. Nah, ini ringsling rekomendasi aku ya, ringsling cozy series dari @havi_baby_goods 

Lebih dekat dengan Ringsling Cozy Series dari Havi Baby Goods

Nah kenapa aku memilih ringsling karena selain simple dan ga ribet, menurut Aku ringsling juga bisa mengakomodasi segala jenis posisi. Mulai dari posisi M shape, skin to skin, maupun gendong belakang juga bisa. Bisa di sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kenyamanan ibu.

Ringsling cozy series,super cozy

Kelebihan Ringsling Cozy Series dari @havi_baby_goods  seperti menjawab masalah moms tentang gendongan, diantaranya :

⏩ Pemakaian simpel, semudah pasang - masukin bayi - atur kenyamanan - gendong.

⏩ Bisa dipakai dari newborn hingga toddler (asal masih kuat gendong aja sih)

Skin to skin position, benar-benar si bayi nemplok ke dada ibu. Posisi ini membuat anak lebih nyaman di gendong.

⏩ Bahan dari katun printing yang lembut, dan kualitas bahan adem, memang super cozy.

Stylish, dengan varian warna yang beragam bisa disesuaikan kondisi formal maupun non formal.

⏩ Ring terbuat dari aluminium, jadi ga khawatir masalah berat bayi.


Pic Ringsling dari @havi_baby_goods

⏩ Harga affordable

Untuk harga Rp 169,000,- cozy series seperti yang aku pakai, cukup puas dengan kenyamanan yang didapat.

Baca juga : Tips membaca nyaring bersama Lets Read 

⏩ Ada manual book, bagi yang ingin belajar tutorial pemakaian. Menurutku, karena sangat simpel banget, ga pakai manual book juga bisa kok. Tapi mereka sangat memperhatikan detail hingga tetap menyertakan manual book didalam kemasan. 


Pic manual book

⏩ Rating versi mom Queen 4.8/5

Demikianlah, ulasan mengenai tips memilih gendongan dan jenis gendongan yang dipakai mom Queen. Kalau moms semua apa jenis gendongan andalannya? Cerita dikolom komentar ya :) 



Salam Sayang, 

Mom QueenMQ 


#mamincasharing #maminca_review #haviringsling #gendonganhavi #GendonganMaminca





Komentar

  1. Setuju banget Kak. Gendongan memang harus aman dan nyaman untuk ibu dan anaknya. Wah bakal jadi wiahlist nih.

    BalasHapus
  2. gendongan adalah sahabatku semenjak anak masih bayi, sayangnya anakk keduaku lebih doyan pake tangan semenjak bayi karena maamahnya sering di rumah juga pas pandemi ini hihi

    BalasHapus
  3. gendongan kekinian andalankuuu.. aku termasuk yang gak bisa pakai jarik seperti yang disaranin sm mamah ataupun mertua, karena pundak pasti pegel banget setelahnya, dan suka kendor.. gendongan instan dengan bahan lembut jd pilihanku

    BalasHapus
  4. Dulu pas anak pertama aku juga suka banget pakai ringsling, lebih mudah dipakai dan bisa sampai toodler. Tapi yang anak kedua ini gak mau pakai gendongan. Padahal kalau digendong lebih gampang juga buat disambi-sambi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gpp kak, berarti ibunya kudu kuad dan Sabar ngegendong

      Hapus
  5. Aku jg tim gendongan ringsling nih mbak, pake warisan mbakku.. Simpel sih pakenya, tp ssc jg ngebantu gerak ibu bgt. Menyesuaikan usia jg sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh suka SSC yaa kak... Sayangnya anakku ga suka, akhirnya ga kepake

      Hapus
  6. Aku masih pake gendongan sampai sekarang buat si bungsu, padahal udah 4 tahun!! Tapi gak terus dipake, sewaktu waktu aja kalau dia rewel, hehe. Gendongan ringsling sih pilihan aku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waw super mom teh Eka, 4 taon donk udah seberat apaa itu

      Hapus
  7. Aq pakai ringsling juga mbak yang instant trus aq juga beli ringnya kalau sedang pake jarik jadi jariknya tetap kepake nggak dianggurin

    BalasHapus
  8. Dulu mama saya biasanya kalau gendong saya masih bayi pake kain batik gitu sih, belum pernah pake kain gendongan bahan lain kk ringsling gitu selain pake kain batik


    (Alya)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus banget, mewarisi budaya Indonesia.. Jarik Kain batik aku juga suka

      Hapus
  9. Kalo aku waktu itu gendongan cuma beli jarit aja mom, ga kepikiran untuk cek2 karena gendongan yg lainnya hadiah semuaa

    BalasHapus
  10. Wa'alaikumsalam. Duh, gendongan zaman sekarang bagus-bagus dan simple ya mbak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Postingan populer dari blog ini

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem