Langsung ke konten utama

Surat untuk tahun 2021, tahun penuh harapan

Bismillahirrahmanirrahiim 

Hai 2021, aku membuka mata pagi ini dengan mengucap alhamdulillah bisa berjumpa denganmu dan mengawali hari ini dengan sehat dan bahagia. Betapa banyak syukurku akan keadaan hari ini. Peristiwa demi peristiwa ditahun yang telah lalu kan kujadikan pelajaran. Kesalahan-kesalahan yang terjadi kan kujadikan bekal melangkah kedepannya. Harapan-harapan baru sudah kutuliskan dalam buku perjalanan yang kan kulalui bersamamu.

Hai 2021, aku datang menyapamu untuk kali pertama, Kuharap aku terus dapat menyapamu dan memberitahukan kabar kebahagiaan, tantangan, rintangan, keluh-kesah, target dan pencapaianku setiap waktu kepadamu. Sangat banyak yang kupintakan kepada Tuhanku agar mengabulkan keinginanku, dan kuyakin kau sudah tahu ringkasan inti permintaanku. Meski kuyakin, ada  rencana Tuhanku yang terbaik yang akan memutuskannya.

Perkara tercapai atau tidak tercapai, Aku sungguh tidak ambil pusing. Aku hanya memohon kepadamu wahai 2021 bersahabatlah denganku, bekerja samalah denganku, mewujudkan mimpi dan harapan yang sempat tertunda di tahun-tahun lalu. Harapan yang menjadi penyemangat hidup, amunisi berkarya, target yang terarah, meski hasil terserah kepada-Nya, Sang Pemilik Keputusan, Allah illahi Rabbi.

Ya Tuhanku, aku tahu ada banyak khilaf dan salah yang sudah kuperbuat, banyak dosa yang sudah tercatat, ada banyak aib yang sudah Kau tutup rapat, serta selalu ada maaf dan ampunan atas kesalahan dan dosaku. Aku bersyukur atas segala limpahan rahmat-Mu yang tak berkesudahan. Aku memohon perjalanan hidup yang lurus sesuai petunjuk dien yang Kau ridhai. Mengikuti petunjuk risalah kekasih-Mu yang kaffah. Mudahkan lah.. mudahkan lah... luruskanlah jalan ini ya Rabb.

Ya Tuhanku, Allah azza wa jalla, mungkin pintaku tidak sebanyak sujudku, ibadahku tidak selayak tuntunan agama-Mu, ampuni aku dan bulatkan niatku menjadi hamba yang mampu beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baik ibadah. Menjaga amanah yang Kau berikan dengan sebaik-baik penjagaan, mematuhi perintah-Mu dengan sebenar-benar perlakuan, serta menjauhi perintah-Mu dengan setulus ikhlas karena mematuhi perintah-Mu.

Ya Tuhanku, Yang Maha Pengasih Penyayang, jalan begitu panjang. Aku yakin harapan dan tantangan begitu luas terbentang. Namun, dengan petunjuk-Mu, kuyakin selalu ada jalan dan kemudahan di setiap kesulitan. Aku tidak memohon jalan yang mulus, tapi aku memohon pertolongan dan kasih sayang-Mu dalam setiap kesusahan yang mungkin akan aku alami. Agar aku tetap bersemangat dan tidak putus harapan. Pada-Mu aku memohon kekuatan dan kesabaran. Dihindarkan dari rasa malas dan perilaku menunda-nunda.

Ya Tuhanku, Rabbul izzati, aku memohon meski syukurku belum banyak. Jadikanlah tahun 2021 adalah tahun berkarya dan harapan bagi keluarga kecil kami. Memacu niat dan ikhtiar tetap fokus pada asa kami yang baru. Izinkan kami, hamba yang selalu memohon ampunan dosa dan perlindungan dari sisi-Mu, penuhilah diri kami dengan harapan dan semangat baru setiap harinya, meski kami yakin rencana-Mu adalah hasil terbaik yang kami butuhkan.

Ya Tuhanku, Allah illahi Rabbi, kami berkeyakinan tahun 2021 adalah tahun penuh harapan. Maka dari itu, kami memohon untuk bisa berlepas diri dari rasa putus asa dan rasa malas. Jika kami bersungguh-sungguh bekerja keras maka pencapaian maksimal bukanlah hal mustahil. Aku percaya, dengan seizin-Mu, selalu ada pencapaian di setiap pengharapan.

Bismillahirrahmanirrahiim.. Insya Allah  kami siap menyambut 2021 dengan #SemangatBaru, harapan baru, serta #ResolusiYangBaru.

Happy great new year 2021


Salam, 

Mom QueenMQ 


#odopicc #30hbcicc
#indonesiancontentcreator
#odopiccday1 #harapan2021 #mamincasharing #maminca_harapan #maminca_resolusi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren