header maminca sharing

5 Tahapan Membaca Anak Usia Dini ala Montessori

Konten [Tampil]

Moms, gimana sih cara membaca menyenangkan ala Montessori? Ada yang sudah tahu ga? Ternyata kemampuan membaca pada anak dimulai saat anak mulai tertarik dengan benda bernama buku. Saat anak mulai berinteraksi dengan buku, membolak-balik benda ini maka disitulah awal mula anak mulai belajar tahapan membaca.
  
5 Tahapan Membaca Anak Usia Dini ala Montessori


Kebetulan awal bulan September kemarin, mom Queen baru mengikuti webinar tentang milestone kemampuan membaca anak. Acara ini diselenggarakan oleh @Kidokkiolane dengan mengundang pakar Islamic Montessori Indonesia yaitu Ms Zahra Zahira.

Ms Zahra sendiri memang sudah expert dibidang Montessori, ada yang sudah kenal dengan pemegang hak cipta Sandpaper Letter for Indonesia Syllables ini? Baiklah kita kenalan dulu yuk.

Profil Ms Zahra Zahira


Nama Zahra Zahira tentu sudah tidak asing di telinga Moms pecinta Islamic Montessori di Indonesia. Karena hingga saat ini Ms Zahra sendiri sudah menelurkan beberapa buku tentang Montessori. Ternyata hal ini memang dilatarbelakangi oleh pendidikan beliau yang berbasis Montessori. 
  
5 Tahapan Membaca Anak Usia Dini ala Montessori

Latar Belakang Pendidikan 


Berikut sekilas latar belakang pendidikan narasumber Aktivitas Pra Membaca Menyenangkan Ala Montessori di Rumah malam itu.

  • S1 Manajemen Universitas Airlangga Surabaya
  • S1 PGPAUD Universitas Terbuka Jakarta
  • S2 Strategic Management Universitas Indonesia, Jakarta
  • ABA Therapist Melbourne, Australia
  • MWEI Montessori Melbourne, Australia
  • Montessori Diploma NAMC for 0-3 years
  • Montessori Diploma NAMC for 3-6 years
  • AMI Assistant Course 0-3 years
  • AMI Assistant Course 3-6 years
  • Pemegang hak cipta Sandpaper Letter for Indonesia Syllables 

Ms Zahra juga sudah berhasil mempublikasikan beberapa jenis buku tentang Montessori, Beberapa diantaranya mom Queen sudah memilikinya. Seperti buku Islamic Montessori untuk usia 0-3 tahun dan 3-6 Tahun. 

Book Publication 


Berikut buah karya Ms Zahra yang cukup best seller
  • Islamic Montessori 0-3 dan 3-6 Tahun, Penerbit Anak Kita
  • Islamic Montessori Inspired Activity, Penerbit Bentang Pustaka
  • Membaca Menyenangkan Ala Montessori, Penerbit Granada Books
  • Joyful Reading the Montessori Way, Penerbit Granada Books
  • Membaca Menyenangkan Bahasa Arab Ala Montessori, Penerbit Granada Books
Gimana Moms? Setelah membaca sekilas tentang profil pembicara muda ini, wajar kan jika animo Ibu-ibu cukup tinggi dalam menyimak materi tahapan membaca ala Montessori pada webinar kali ini. Total lebih dari 300 Ibu-ibu hadir dalam virtual seminar yang penasaran tentang pendidikan Montessori. Ada yang sama? Yuk kita bahas :) 

Apa itu Pendidikan Montessori?


Materi diawali dengan pembicaraan umum seputar pengenalan tentang apa itu pendidikan Montessori.

Pendidikan Montessori adalah proses pendidikan yang berpusat pada anak (children centre)

Metode ini adalah hasil penelitian (scientific based) dr Maria Montessori di sekolahnya Casa de Bambini selama bertahun-tahun.

Dimana fokus dari pendidikan Montessori adalah pembelajaran langsung (hands on learning) yang menstimulasi anak agar dapat mengarahkan diri sendiri. Sehingga pada diri anak dapat timbul motivasi intrinsik dalam belajar saat mereka dewasa nanti.

Jadi, menurut mom Queen mengapa banyak yang dibuat jatuh cinta oleh teori seorang Dokter ini dikarenakan efek jangka panjangnya yaitu menumbuhkan minat belajar anak yang tinggi. Makin tertarik dengan kurikulum pendidikan Montessori?

Kurikulum Dalam Pendidikan Montessori


Metode Montessori juga didesain untuk mendukung pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak-anak. Kurikulum yang disusun dalam pendidikan Montessori memang disusun dengan mengedepankan anak sebagai pusat pembelajaran.

Berikut kurikulum yang ada dalam Pendidikan Montessori.

1. Islamic Studies

Kegiatan yang berhubungan dengan pembiasaan dan pengenalan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya bagaimana anak bisa melakukan sholat, berwudhu, berdoa sebelum beraktivitas dan sebagainya.

2. Practical life

Kegiatan yang berhubungan dengan keterampilan hidup sehari-hari seperti OCCI (Order, Concentration, Coordination, Independence) misalnya memakai baju, membereskan mainan, memilih mainan, membersihkan peralatan makan dan lain-lain.

3. Sensorial

Yaitu kegiatan stimulasi delapan indera sensori seperti touch, hearing, smelling, sight, tastes, baric, stereognostic, dan thermic.

Kelebihan dalam kurikulum Montessori adalah semua area sensori dapat terstimulasi secara seimbang. Mulai dari indera perasa hingga indera peraba.

4. Language

Kegiatan bahasa yang berhubungan dengan oral language, writing dan reading. Seperti bagaimana anak membaca petunjuk gambar, berbicara, mengungkapkan, dan memahaminya.

5. Mathematics

Kegiatan yang berhubungan dengan counting, recognizing symbol, decimal system and operation. Kegiatan Matematika ini masih seputar kegiatan yang berhubungan dengan simbol angka-angka dan segala yang berhubungan dengan aktivitas menghitung.

6. Culture

Kegiatan yang dapat mengenalkan anak terhadap lingkungan di sekitar mereka, lingkungan terdekat, negara dan dunia. Seperti kegiatan tradisi masyarakat sekitar pada acara 17an misalnya, kegiatan ada tertentu dan lainnya.

Lantas bagaimana penerapan kurikulum dalam Pendidikan Montessori ini dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di sekolah? Wanita yang sudah menerbitkan buku Membaca Menyenangkan Ala Montessori ini kembali memberikan pemaparannya.

Penerapan Pendidikan Montessori Dalam Aktivitas Pra Membaca


Perlu diketahui bahwa membaca pada hakikatnya suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas proses mengartikan simbol tulisan (huruf) kedalam kata-kata lisan ( Menurut Rahim, 2008)

Sedangkan menurut Kumara (2014) mengatakan proses membaca diawali dengan tampilan mengenali tampilan awal huruf yang menyusun kata, kemudian diikuti dengan mengucapkan/menerjemahkan rangkaian huruf itu menjadi sebuah kata (phonological coding), kemudian akhir dari proses ini adalah identifikasi kata (lexical access) yang mencoba untuk mengartikan kata yang dibaca.

Bagaimana tahapan membaca bagi anak usia dini? Berikut hasil rangkuman mom Queen dalam penjelasan Ms Zahra malam itu.

Tahapan Membaca Anak Usia Dini


Pada tahapan membaca usia dini dimulai dari
  
5 Tahapan Membaca Anak Usia Dini ala Montessori

  1. Tahap Fantasi (Magical Stage)
  2. Tahap Pembentukan Konsep Diri (Self Concept Stage)
  3. Tahap Membaca Gambar (Bridging Reading Stage) 
  4. Tahap Pengenalan Bacaan ( Take-off Reader Stage) 
  5. Tahap Membaca Lancar (Independent Reader Stage)

1. Tahap Fantasi (Magical Stage)

Anak mulai menggunakan buku dengan melihat-lihat, membolak-balik buku, mulai berpikir bahwa buku itu penting, kadang suka dibawa kemana - mana.

2. Tahap Pembentukan Konsep Diri (Self Concept Stage)

Anak mulai terlibat dalam kegiatan membaca dan bahkan pura-pura membaca. Pada self concept stage ini, anak-anak sangat tertarik dengan bahan bacaan, terutama apabila orangyua mulai mengajak anak membaca.

3. Tahap Membaca Gambar (Bridging Reading Stage)

Anak mengenal cetakan angka dan gambar, dapat mengungkapkan kata-kata yang memiliki makna. Pada tahap ini anak akan 'seolah-olah' sudah lancar membaca huruf demi huruf yang ada, padahal itu adalah daya imajinasi anak.

4. Tahap Pengenalan Bacaan ( Take-off Reader Stage)

Anak mulai tertarik dan mengenal tanda-tandanya seperti pada kata susu, pasta gigi, ataupun pada papan iklan.

5. Tahap Membaca Lancar (Independent Reader Stage)

Anak dapat membaca berbagai jenis bahan bacaan yang berbeda secara mandiri. Pada tahapan ini orang tua boleh lega karena sudah berhasil mengantarkan anaknya bisa membaca lancar.

Nah, Moms sudah tahu kan Tahapan Membaca Anak Usia Dini ala Montessori dimulai dari mana saja? Jadi mulai sekarang yuk lah stimulasi anak-anak kita untuk belajar membaca .

Karena salah satu jenis kecerdasan anak  adalah bisa bisa membaca lancar tetap menjadi target pencapaian Moms kan? Untuk melihat apa saja yang bisa dilakukan pada tahapan pra membaca silakan baca di artikel selanjutnya ya.

Salam,
Mom Queen
Phai Yunita S Wijaya
Hi Im Yunniew, ibu dengan 3 orang anak yang memiliki hobby menulis dan literasi. Marriage and parenting enthusiast, Womanpreneur dan Consultant franchise Laundry and minimarket, ibu pembelajar, dan tukang review produk temen :)

Related Posts

15 comments

  1. masya Allah saya terkagum2 melihat blog mommy. infonya kualitas ekspor, penyajiannya tak kaleng2. saya mau juga punya blog sebagus ini

    ReplyDelete
  2. Keren nih sekolah onlinenya, setelah baca ulasannya andai anak-anak masih kecil pasti saya sekolahkan online disana

    ReplyDelete
  3. Saya tertarik nih pingin baca bukunya. Pingin tau lebih banyak tentang Montessori. Bisa dapetin di gramedia kah?

    ReplyDelete
  4. Sudah lama dengar tentang montessori islami, tapi belum sempat beli bukunya. Alhamdulillah disini bisa menikmati ulasannya terimakasih mom quen ..

    ReplyDelete
  5. Jadi tahu lebih detailnya mbak. Bahwa penting sekali ya membiasakan anak sejak dini buat senang membaca. Masha Allah, udah baykak buku yang diterbitkan si penulis ya

    ReplyDelete
  6. Hari ini tidak mudah membiasakan anak untuk membaca, mudah mudahan dgn tips yg disampaikan ini bisa memotivasi anak utk mau membaca ...

    ReplyDelete
  7. Dulu waktu abang Bunda bekerja di Jepang. Ketika istrinya mengikuti short course, anak yang berusia 3 tahun dititipkan di oneday care. 3 bulan kemudian, anaknya sdh bisa memegang pensil dengan baik. Pas ditanya ke pendamping, rupanya selama di tempat penitipan, anak mereka di biasakan makan dengan tangan. Dimulai dengan makanan potongan kecil sehingga jarinya harus menjumput sampai potongan yang besar bisa di genggam.

    ReplyDelete
  8. Ulasannya mantab mb, keren banget, online bisa belajar yang bermanfaat juga ya. Ngomong-ngomong montessori, ini sebuah metode yang luar biasa, metode yang mengerti anak.

    ReplyDelete
  9. Aku ikut jga ini webinarnya..
    Wah enak jdi ada resumenya disini, krna sperti biasa ulasan momqueen slalu lengkap..

    ReplyDelete
  10. Waw lengkap tahapannya. Tetep ya kudu dikenalin buku awalnya supaya anak tertarik baca. Pernah baca juga, dari semua tahapan, membacakan buku pada mereka yang belum belajar baca adalah awalan dari semuanya, karena dengan itu mereka memperkaya kosakata, modal memahami apa yang mereka baca nantinya. thanks for sharing mom

    ReplyDelete
  11. Wah begini ya tahapan membaca pada anak. Bener banget, dari mengenal lama-lama akan tertarik dan akhirnya suka.

    ReplyDelete
  12. Sudah berapa kali baca tentang pendidikan Montessori, tapi suka sekali dengan cara kakak menulis, sederhana dan ga jelimet

    ReplyDelete
  13. Izin share tulisannya kak. Semoga lebih banyak ibu yg terinspirasi. Aamiin

    ReplyDelete
  14. Makasih banyak ya mbak ilmunya. Wawasan saya jadi terbuka terutama tentang metode belajar mengajar pada anak usia dini...

    ReplyDelete
  15. Motessorinya Ms Zahra tuh bagus ya mba? Kayaknya buku-bukunya menarik gitu

    ReplyDelete

Post a Comment