header maminca sharing

Cara Menyusui Bayi, Atasi Bayi Bingung Puting

Konten [Tampil]

Moms, pernah ga mengalami bayi seperti kebingungan saat disodorkan payudara? Atau yang lebih dikenal dengan istilah bayi bingung puting? Padahal cara menyusui bayi sudah benar.

Bingung puting adalah istilah yang disematkan manakala bayi merasa kesulitan dalam menghisap Air Susu Ibu (ASI) secara langsung dari payudara ibu.
  
Title


Mom Queen pernah mengalami kondisi ini pada anak kedua. Pada saat itu, karena masih nyambi sebagai karyawan swasta. Jadi perihal cara menyusui bayi dijalani dengan dua metode yaitu dengan direct breastfeeding (DBF) dan juga pemberian ASI Perah (ASIP) dengan media botol dot. Rupanya inilah hal ihwal terjadinya bayi bingung puting. Awalnya, kirain cuma karena masih kenyang, jadi bayi menolak disusui. Ternyata dia sudah mulai 'melupakan' sumber makanan utama dirinya.

A. Penyebab Bayi Bingung Puting dan Cara Mengatasinya


Bayi bingung puting nyatanya menjadi 'drama' tersendiri bagi ibu menyusui, disamping drama lain seperti mastitis (peradangan pada jaringan payudara) dan ASI bendung. Bagi mom Queen, kirain drama mastitis adalah drama yang paling dramatis dalam dunia per-ASI-an. Eh ternyata salah, kisah bayi bingung puting pun tak kalah dramatisnya, hiks!

Kalau cerita tentang ASIP, sebagai ibu menyusui (busui) yang bekerja, pemberian ASI dengan ASI Perah (ASIP) memiliki cerita tersendiri.

Pemberian ASIP nyatanya tak semudah bila bayi menyusu langsung. Ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan ketika berkomitmen memilih metoda ASIP. Terutama untuk bangun malam dan pumping. Akan berbeda jika bayi menyusu langsung, menyusui bisa dilakukan dengan berbaring dan si ibu juga bisa sambil memejamkan mata.

Tetapi, ketika memilih menggunakan ASIP, maka ibu menyusui harus rela bangun malam minimal 1 jam untuk memompa ASI. Karena di waktu malam adalah golden time nya ASI melimpah.

Nah ini pengalaman mom Queen setelah ditelusuri beberapa penyebab bayi bingung puting :

1. Pelekatan yang Kurang Sempurna


Sesaat setelah bayi lahir, bayi memang langsung diberikan pada ibu. Namun saat itu bayi baru mulai mengenal payudara ibu, proses menyusui pertama kali ini membutuhkan ketelatenan dan kesabaran ibu. Tapi beberapa ibu, seperti mom Queen ini tipe yang kurang telaten. Apalagi saat sensasi hisapan bayi pertama kali yang perlekatannya kurang sempurna. Membuat kaget dan terasa sangat sakit. Akhirnya menyusui secara langsung jadinya nanti-nanti. Ini turut menjadi penyumbang alasan bayi bingung puting. Kalau sudah begini, jalan ninja selanjutnya adalah pemberian ASIP dengan dot. 

2. Penggunaan Dot/Empeng


Penggunaan dot/empeng pada bayi, sudah pasti membuat bayi menjadi bingung. Jika dibandingkan dengan puting ibu, tekstur dari nipple dot lebih keras dan kenyal. Sedangkan nipple ibu lebih lembut dan lentur. Makanya untuk bayi mom Queen yang sudah berkenalan dengan dot, dia cenderung lebih 'ganas' ketika breastfeeding. Alhasil, momen menyusui bukannya menjadi momen indah seperti iklan di TV itu, melainkan momen menakutkan.

Sempat berkonsultasi dengan dokter perihal ini, dokter menyarankan agar sebisa mungkin pemberian dengan botol dot dikurangi dan fokus pada menyusu langsung. Jika sedang bekerja pemberian ASIP bisa dilakukan dengan menggunakan pipet atau pun cup feeder.

3. Jarang Direct Breastfeeding


Jika jarang melakukan direct breastfeeding (DBF) atau menyusui bayi secara langsung menjadi salah satu penyebab bayi bingung puting lho. Sebisa mungkin lakukan DBF ketika moms bersama bayi, hal ini juga mampu meningkatkan bonding yang kuat antara ibu dan bayi.

Berapa lama menyusui bayi baru lahir?


Untuk bayi baru lahir, proses menyusui tidak memakan waktu lama menyusu hanya sekitar 10-15 menit saja. Tapi lebih setiap kali menangis, Moms bisa menyodorkan payudara (PD) sebagai bentuk pengenalan dan latihan menyusu. Jika bayi tertidur, moms bisa memberikan setiap 2-3 jam sekali, jadi sehari semalam sekitar 8-9 kali menyusui.

Cara menyusui bayi baru lahir agar tidak sakit

  
Cara menyusui bayi baru lahir agar tidak sakit


Apabila bayi menarik puting kedalam mulutnya, ini yang membuat para ibu menyusui trauma melakukan direct breastfeeding, termasuk mom Queen. Untuk menyiasati kejadian begini, maka mom Queen menjalankan anjuran nakes dalam menyusui. 

☑️ Posisi Menentukan Prestasi

Ambil posisi yang tepat dan paling nyaman menurut moms. Nah, kalau nyaman dengan posisi berbaring (side lying hold), lakukan saja. Atau mau memilih posisi duduk juga ga masalah. Intinya cari posisi yang nyaman. Dan paling pas kalau sambil menyusui juga ditemani pak suami sambil pijat-pijat punggung, dijamin deh ASI-nya makin deras hehe.

☑️ Lepaskan Bra

Penggunaan bra yang kurang tepat juga bisa mengganggu kenyamanan saat menyusui. Untuk menghindari ketidaknyamanan antara ibu dan bayi dalam proses menyusui, lepaskan bra secara keseluruhan atau gunakan bra khusus menyusui .

☑️ Arahkan Puting Kearah Bayi

Pastikan puting ibu masuk sempurna hingga bagian aerola tertutupi. Dan mulut bayi terlihat menggembung dan tidak ada lagi suara berdecak dari bayi.

☑️ Intensitas Menyusui

Semakin sering menyusui maka probabilitas terkena puting lecet juga akan semakin kecil. Karena jika semakin sering menyusui, kita semakin mahir bagaimana memilih posisi yang tepat dan nyaman untuk ibu dan bayi.

☑️ Oleskan ASI

Ketika mengalami puting yang lecet akibat gigitan bayi, untuk mengurangi luka lecet ini. Orang tua zaman dulu berpesan agar mengoleskan ASI sesaat sebelum menyusui.

4. Ibu Bekerja


Kondisi ibu bekerja mau tidak mau mengharuskan bayi tidak bisa menyusu langsung. Pilihannya adalah bayi menyusu menggunakan cup feeder atau menggunakan dot. Pada kasus mom Queen dan kebanyakan ibu bekerja pada umumnya, orang yang dipercaya menjaga bayi, tidak selalu mau menggunakan cup feeder. Karena menggunakan cup feeder memang butuh usaha yang tidak praktis. Apalagi bagi yang kurang paham teknik pemberian ASI dengan cup feeder. Alhasil ini turut menambah penyebab bayi bingung puting bahkan bayi mogok (nursing strike)

B. Nursing Strike : Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Bayi mogok menyusu (nursing strike) adalah ketika bayi secara tiba-tiba tidak mau menyusu kepada ibunya, ini bisa terjadi pada sebagian ibu. Pada mom Queen, ini terjadi saat usia bayi 9 bulan. Tapi bukan berarti bahwa bayi siap disapih dari ASI. Moms harus segera cari penyebabnya. Menurut pengalaman mom Queen, biasanya nursing strikes akan hilang dalam 2-4 hari saja. Ternyata momen menyusui sebagai ibu bekerja, agak tricky. Drama menyusui lebih kompleks dibanding ketika tidak bekerja.

Penyebab Bayi Mogok Menyusu (Nursing strike)


Drama lain dalam perjalanan cara menyusui bayi adalah bayi mogok menyusu (nursing strike). Menurut dokter laktasi tempat mom Queen berkonsultasi mengatakan, bisa saja bayi mogok menyusu (nursing strikes) memiliki masalah dalam proses menyusui ini, seperti:

1. Pelekatan yang kurang sempurna


Pelekatan yang kurang sempurna akan berimbas pada ASI yang tidak keluar, sehingga bayi merasa kelelahan. Hal ini bisa diakali dengan memompa PD terlebih dahulu kemudian baru menyusui kembali.

2. Kondisi kesehatan bayi


Misalkan adanya masalah pada kesehatan telinga,hidung tersumbat atau hal lainnya.

3. Kondisi Kesehatan Ibu


Kondisi psikis ibu menyusui turut menjadi penyumbang penyebab bayi mogok menyusu. Coba ceki-ceki lagi mengenai kondisi kesehatan ibu menyusui seperti mastitis, menstruasi, apakah sedang kehamilan atau tidak. Ibu melakukan penggantian produk seperti sabun, deodoran, parfum yang membuat bayi tidak nyaman dengan ibunya.

Cara Mengatasi Bayi Mogok Menyusu


Ketika mengalami drama bayi mogok menyusu, otomatis mempengaruhi kondisi psikis ibu. Yang paling umum adalah ibu akan mengalami bendung ASI alias ASI yang tidak bisa keluar. Akibatnya kondisi kesehatan ibu menyusui akan terasa demam, kurang nyaman, dan sakit pada bagian dada.

Maka ketika bayi mulai menunjukkan gelagat mogok menyusu, moms harus segera cari solusinya. Jangan biarkan berlarut-larut, cari tahu cara mengatasi bayi mogok menyusu ini.

Waktu mengalami kondisi ini, mom Queen melakukan cara mengatasi bayi mogok menyusu (nursing strikes) seperti anjuran nakes dan konselor laktasi, seperti

1. Membangun kembali hubungan menyusui antara ibu dan bayi

 
Cara Menyusui Bayi, Atasi Bayi Bingung Puting


Stress dapat menjadi pemicu mogok menyusu. Makanya Ibu menyusui harus tetap memiliki perasaan happy, cukup istirahat dan tentu memiliki perasaan rileks saat menyusui. Susuilah bayi dengan cinta sambil didekap, dipeluk cium, hingga diajak ngobrol.

2. Susui bayi di ruangan yang tenang.


Bila biasanya bayi menyusu dengan kondisi rumah yang hectic dengan segala hiruk pikuknya, maka pilihlah tempat yang lebih nyaman bagi bayi. Menepilah di sudut ruangan yang tenang. Kemudian mulailah menyusui saat bayi dalam keadaan rilex atau mengantuk.

3. Jangan memaksa!


Apabila bayi masih menolak menyusu, maka jangan memaksa. Moms bisa menggunakan pompa ASI ketika PD terasa penuh. Susuilah sebentar namun sering hingga mogok menyusunya hilang.

4. Pompa Payudara Sebelum Menyusui


Guna menstimulasi 'let down reflex' lakukan memompa PD agar ASI menjadi lancar dan bayi mulia menghisap. Gunakan juga air hangat untuk membantu melancarkan ASI.

5. Tetap Penuhi Nutrisi Bayi


Meski sedang terjadi nursing strikes atau mogok menyusu tetap penuhi nutrisi bayi. Bisa dengan memberikan ASI Perah dengan porsi yang sedikit dulu agar bayi tenang kemudian dilanjutkan dengan proses menyusui kembali.

6. Hubungi Dokter


Jangan sungkan untuk segera menghubungi dokter anak atau konselor laktasi jika mogok menyusu ini belum mereda.
 
Moms, ada banyak cerita dalam perjalanan cara menyusui bayi, mulai dari bayi bingung puting, bayi mogok menyusu, hingga bagaimana cara menyusui bayi baru lahir agar tidak sakit. Semuanya terekam jelas dalam jejak meng-ASI bayi. Semoga para ibu menyusui tetap semangat menyusui, meskipun banyak 'cerita indah' dalam prosesnya. Semangat Memberi ASI Moms!

Salam,
Mom Queen
Phai Yunita S Wijaya
Hi Im Yunniew, ibu dengan 3 orang anak yang memiliki hobby menulis dan literasi. Marriage and parenting enthusiast, Womanpreneur dan Consultant franchise Laundry and minimarket, ibu pembelajar, dan tukang review produk temen :)

Related Posts

7 comments

  1. Masya Allah mom's queen makin banyak berbagi. Senang kita yang baca jadi dapat ilmu. Eh ternyata bayi bisa mogok makan ya...

    ReplyDelete
  2. Jadi ingat pernah mengalami ini dulu waktu kelahiran anak pertama. Untuk anak kedua dan ketiga, bisa belajar dari pengalaman sebelumnya, walau masih ada lupanya hehehe

    ReplyDelete
  3. Sebagai emak2 4 anak, ngerasain banget fase ini, suka duka menyusui itu emang warbiyazah tp suka nya tetep lebih banyak kok


    Nice info kak

    ReplyDelete
  4. Sebuah ilmu baru bagi saya, terima kasih infonya Mom Yunita :D

    ReplyDelete
  5. Terima kasih ilmunya mba. Menambah wawasan bagi ibu muda.

    ReplyDelete
  6. Nice moms, jadi dapet info baru nih sebelum menikah, bayi juga bisa ya bingung puting, ditunggu postingan selanjutnya moms:)

    ReplyDelete
  7. lengkap banget...Mom'm Queen memang luar biasa. Telaah masalah dan solusinya selalu detail

    ReplyDelete

Post a Comment