Langsung ke konten utama

Olahraga hamil ini bisa dilakukan meski #dirumahaja

Hamil disaat pandemi ? Itu dulu sangat di hindari, apalagi pemberitaan yang masif membuat psikologis ibu dengan anak-anak bayi menjadi tak menentu. Galau, takut bahkan cenderung paranoid. Namun kondisi itu mau tidak mau harus dilalui juga, hamil anak ke-3 disaat pandemi belum mereda.  Di awal pandemi Covid-19 merebak, sekitar bulan Maret hingga Mei, aku memutuskan untuk mengkarantina diri sendiri dan anak-anak. Jangankan keluar rumah, untuk bertemu orang saja rasanya ingin di hindari. Makanya hampir 3 bulan mengurung diri dirumah, lebih banyak mengunci pintu, dan keluar rumah hanya untuk berjemur membuat anak-anak haus akan hiburan. Hingga tercetuslah ide untuk membuat liburan ala staycation di rumah. 

Ide ini lumayan untuk mengurangi kejenuhan saat pandemi Covid-19 merebak ditahun lalu. Baru mulai agak bisa beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru (new normal), eh beberapa bulan kemudian ternyata positif hamil. Ada rasa bahagia dan galau lagi. Anak yang kedua masih 1 tahun, dan kemudian hamil lagi ditambah belum bisa bebas keluar untuk pengecekan ke dokter. Alhasil selama 2 bulan dirumah dan sebisa mungkin melakukan treatment alami untuk mengoptimalkan kehamilan dan membantu tumbuh kembang janin. 

Hingga akhir semester 1 barulah memberanikan diri untuk melakukan pengecekan ke dokter kandungan. Meski ada beberapa hal prosedur pemeriksaan yang berbeda antara prosedur hamil sebelum pandemi dan hamil di saat pandemi. Namun pemeriksaan kehamilan harus tetap dilakukan rutin setiap bulannya. Memasuki trimester ke-3 selain mempersiapkan perlengkapan Ibu dan bayi juga harus lebih sering lagi melakukan olah tubuh untuk mempersiapkan kelahiran sang anggota keluarga baru. 



Berikut ini beberapa olah raga yang bisa dilakukan oleh Ibu hamil meski dirumah saja, intinya mempersiapkan diri menghadapi persalinan nantinya. 

#1 Power walk

Sebelum pandemi ada, tentu untuk sekedar berjalan kaki dipagi hari tidak terlalu bermasalah. Namun lain halnya ketika situasi seperti sekarang ini. Meski kehidupan new normal terus saja di dengungkan, namun kekhawatiran untuk melakukan rutinitas out door tetap saja menghantui. Terlebih lagi bagi ibu hamil, sebisa mungkin menghindari aktivitas diluar rumah apalagi bersinggungan dengan orang banyak. 

Nah, sekarang meski kita dipaksa untuk melakukan segala aktivitas didalam rumah, bukan berarti aktivitas jalan kaki (power walk) tidak bisa dilakukan. Ibu hamil tetap bisa melakukannya meski tanpa treatmill sekalipun. Caranya bisa dengan mengitari seluruh area pekarangan rumah selama 20-30 menit setiap hari. Bisa juga melakukan power walk di dalam rumah. Kita bisa jalan bolak balik dari depan ke dapur misalnya. Namun sebaiknya dilakukan di pagi hari saat anggota keluarga sedang sepi, jika tidak maka akan banyak 'jeda' nantinya hehe. Power walk ini berfungsi untuk memperkuat otot panggul kebawah agar mampu menopang beban selama masa kehamilan dan melancarkan peredaran darah. 

#2 Birth ball



Bagi ibu hamil pasti sering mengalami yang namanya nyeri punggung atau juga sakit pinggang. Beberapa gerakan dengan bantuan birth ball bisa mengurangi nyeri punggung dan sakit pinggang. Diantara gerakan yang sering aku lakukan di rumah dengan birth ball saat sudah memasuki trimester 3 adalah gerakan stretching ringan atau pun beberapa gerakan dasar yang mudah seperti duduk mengangkang di atas birth ball, bersandar di bola dengan posisi berlutut menghadap bola, atau pun posisi pelvic rocking

#3 Sujud - perbanyak sholat

Saat kehamilan pertama, di usia kandungan 8 bulan bayiku masih berada pada posisi sungsang (kepala diatas). Bidan yang memeriksa mengatakan bila kondisi ini tidak berubah hingga 2 minggu kemudian, maka persalinan normal sulit terjadi. Meski ada yang berhasil melahirkan normal walau posisi kaki dibawah. Oleh Bidan, aku disarankan untuk banyak melakukan gerakan sujud setelah sholat. Alhamdulillah 2 minggu rutin melakukan gerakan sujud posisi bayi kembali normal. 

Caranya ambil posisi sujud, namun bedanya posisi tangan dan dada lebih menempel sempurna dengan lantai. Posisikan panggul dan bokong lebih tinggi, tahan 5-10 menit dan lakukan sehabis sholat. Lebih baik lagi jika kita menambah jumlah sholat kita setiap harinya, jadi bukan hanya sholat 5 waktu, bisa ditambah dengan sholat rawatib, dhuha atau pun tahajud. Dengan demikian tanpa disadari durasi sujud kita akan lebih lama dengan sendirinya. 

#4 Latihan jongkok

Bagi ibu hamil gerakan jongkok bisa membantu membuka jalan lahir dan membuat bayi berada pada posisi optimal. Latihan jongkok bisa dimulai saat memasuki trimester ke-3. Gerakan jongkok ini bisa dilakukan sambil deep cleaning di area toilet, dapur, ataupun ruangan lain. 

Namun perlu diingat, saat melakukan gerakan ini, ibu hamil perlu memperhatikan kondisi tubuh. Jangan terlalu memaksa, dengarkan kondisi tubuh dan lakukan semampunya. Beristirahatlah sejenak saat perut terasa kencang dan terjadi kontraksi di area perut bawah. 

#5 Senam kegel

Senam kegel termasuk yang paling mudah dan tidak membutuhkan ruangan khusus untuk melakukannya. Bisa dilakukan sambil berbaring, duduk maupun berdiri. Bisa juga sambil melakukan aktivitas sehari-hari seperti memasak, menulis, memegang hp dan sebagainya. Jika ibu hamil rutin melakukan latihan senam kegel ini, manfaatnya sangat besar untuk membantu proses persalinan nantinya. 

Diantara manfaat senam kegel adalah memperkuat otot panggul bawah, menjaga kelenturan perineum sehingga mencegah timbulnya robekan yang banyak saat melahirkan. Manfaat lain dari senam kegel ini adalah membantu meredakan wasir pada saat kehamilan dan pasca melahirkan. 

Lantas bagaimana cara melakukan senam kegel? Cara melakukan senam kegel amat sangat mudah. Coba lakukan gerakan menahan urine, umpamakan kita sedang buang air kecil, lakukan dengan menahan sedikit-sedikit air seni kita. Nah gerakan itu lah yang disebut senam kegel yang berfungsi memperkuat otot panggul bawah. Saat melakukan senam kegel ini, tetap lah bernapas seperti biasa. Tahan gerakan kegel 3-4 detik dan terus tingkatkan durasinya. Sebaiknya lakukan senam kegel ini sejak awal kehamilan hingga pasca melahirkan untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. 


Jadi, gimana sudah ga perlu khawatir lagi tidak bisa olah raga meski pandemi belum juga surut. Saatnya membuat diri sendiri bahagia untuk menyambut kelahiran sang buah hati. Jangan lupa juga moms sekarang sudah bisa untuk mempersiapkan tas ke kliniknya. 


Salam, 

Mom QueenMQ 


#odopicc #30hbcicc #indonesiancontentcreator #odopiccday7 #mamincasharing #maminca_olahraga #maminca_resolusi #OlahragaDirumahAja #OlahragaHamil








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem