Skip to main content

10 Barang Wajib Ada di Tas Ibu Balita

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh

Memasuki hari ke-9 dalam #BlogChallengeBPN mengangkat tema barang-barang yang wajib ada didalam tas saat bepergian. Sebagai ibu dengan anak-anak banyak yang masih balita dan para bayi, pasti isinya seputar peralatan bayi dan teman-temannya.

Isi tas ibu-ibu dengan balita 

Sekarang bayangannya kalau bepergian sudah mirip kayak tas sirkus, semua ada. Apalagi saat musim pandemi begini, peralatan makin bertambah lagi. Pokoknya bye-bye tas minimalis yang unyu cuma muat dompet plus hape.

Yang ada sekarang tas bepergian lebih nyaman dengan tas dukung multifungsi yang mirip kayak tas backpacker hehe. Untungnya sekarang tas backpacker sudah stylish, jadi ibu dengan anak tiga seperti mom Queen tetap bisa modis kalau ngemall.

Memang apa ya yang membuat tas ibu-ibu dengan anak bayi itu terlihat sangat penuh. Pengen tahu isinya? Yuk intip, berikut barang-barang yang wajib dibawa didalam tas ibu balita.

Pic by Canva edited by self

1. Peralatan Bayi

Meski cuma pergi sebentar baik satu jam atau seharian yang namanya isi tas ibu beranak balita ataupun bayi pasti terdapat peralatan bayi seperti popok sekali pakai, tisu basah, minyak telon, bedak bayi, baju ganti anak, dan parfum bayi. Kadang parfum ibunya sendiri lupa dibawa, tapi parfum anak wajib dibawa. Untuk baju ganti anak yang dibawa khusus untuk anak yang masih dibawah 2 tahun ya, soalnya anak bayi biasanya tidak bisa di perkirakan kondisinya, bisa jadi bajunya kena ompol atau kena poops saat diluar. Jadi baju ganti wajib dibawa.

2. Susu Anak

Nah ini kalau anaknya minum susu formula, wajib membawa spare susu formula sesuai kebutuhan. Biasanya disesuaikan dengan lamanya bepergian. Lebih praktis membawa susu yang sudah ditakar ke dalam kontainer susu. Jangan lupa untuk menyertakan botol susu sebagai cadangan, minimal membawa satu botol susu cadangan.

3. Make Up Ibu

Meski pergi dengan membawa anak-anak, jangan sampai lupa mendandani diri sendiri. Ibu tetap harus tampil fresh dan cantik. Ya, meskipun tidak terlalu menor dengan bulu mata anti badai minimal harus memakai bedak dan eyeliner, kalau lipstick tidak harus dibawa untuk saat ini, karena penggunaannya sudah ditutupi oleh tampilan masker. Jadi lipstik sekarang tidak begitu penting ada didalam tas, dan beban tas pun bisa berkurang. Lumayan meski hanya sebuah lipstik. 

4. Peralatan Protokol Kesehatan

Saat pandemi seperti sekarang ini membawa barang-barang sesuai standar protokol kesehatan adalah sebuah keniscayaan. Peralatan seperti masker kain dan hand sanitizer harus ada didalam tas.

5. Tisu

Seringnya bepergian keluar rumah pasti ada saatnya ingin ke toilet. Celakanya tidak semua toilet mall di negara kita ini dilengkapi dengan tisu. Sedangkan menjaga kebersihan organ kewanitaan sangat penting, maka tisu menjadi wajib ada didalam tas saat bepergian. Ada yang aneh rasanya bila ke kamar kecil tidak membawa tisu, entah hanya mencuci tangan ataupun memperbaiki make up.

6. Handphone

Nah ini seperti nyawa kedua bagi kebanyakan orang, ya ga sih? Katanya apapun bisa diselesaikan oleh benda satu ini selama masih ada pulsa dan kuota. Eh ada benarnya juga kok, coba sekarang apa-apa bisa nyari di hape, dompet ketinggalan tinggal hubungi orang rumah untuk nganterin. Tersesat ditengah jalan tinggal minta bantuan GPS. Bahkan nyari jodoh yang belum jelas hilalnya pun bisa cek di hape..eh gimana gimana.

7. Air minum (Tumbler)

Jika bepergian keluar sangat merepotkan jika masih harus mencari supermarket hanya untuk membeli sebotol air mineral. Solusi ibu hemat dan cermat adalah selalu sedia tumbler air minum didalam tas. Meski beban tas menjadi sedikit berat, yang penting praktis dan hemat biaya hehe. Minimal kalau sudah sangat kehausan, botol tumbler ini bagaikan oase di gurun pasir.

8. Dompet

Dompet terkadang menjadi item yang sering terlupakan untuk segera di masukkan ke dalam tas. Maklum urutannya didalam listing benda penting didalam tas sudah berada didalam urutan sekian. Tapi kalau tanpa dompet ga masalah juga selama perginya tidak sendirian, terlebih kalau perginya bersama pasangan ya sudah ga akan keluar juga benda satu ini. Eh bener ga sih?

9. Pembalut Wanita

Wah untuk urusan yang satu ini jangan sampai terlupakan ya. Meski terkadang kita sudah mengetahui jadwal pasti kapan si "tamu" akan datang, namun tidak ada salahnya untuk selalu bersiaga kan? Meski butuhnya cuma satu dan sesaat, namun jika tidak disiapkan bakalan repot sendiri untuk mendapatkannya. Kadang bukan kita sendiri yang membutuhkannya, mom Queen pernah juga ketika di kamar kecil umum ditanyai seorang wanita "maaf mbak, ada pembalut ga?" nah, bisa dibayangkan jika si wanita tidak menemukan orang yang mempunyai stok pembalut. Hmm bisa jadi dia akan merasakan hari yang paling tidak nyaman. Jadi ayo kita care terhadap diri sendiri dan wanita lain.

10. Parfum

Bepergian dengan anak-anak apalagi anak-anak yang sangat aktif, tentu ibunya pun akan menjadi ibu yang aktif pula. Jangan sampai keringat keaktifan ini juga turut memicu bau badan. Maka ga ada salahnya untuk selalu membawa parfum didalam tas. Semprot setiap habis berkejaran dengan anak-anak.

Itulah 10 item barang wajib yang harus ada didalam tas selama bepergian. Ada yang mau menambahkan?

#BPNRamadan2021 

Comments

Popular Post

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Berkirim hadiah ini dulu dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari dengan kata hamper