Skip to main content

Harapan Ngeblog Mom QueenMQ

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh

Alhamdulillah sudah memasuki hari ketiga dibulan Ramadan. Gimana moms kondisi masih terkendali? Emosi masih stabil kan? Emosi yang tidak stabil bisa juga menjadikan ibadah puasa kita berkurang nilainya di sisi Allah loh moms. Semoga kita semua selalu kuat menghadapi godaan yang ada amin.

Memasuki hari ketiga dibulan puasa ini, tema berikutnya yang akan kita bahas dari challenge Blogger Perempuan Network (BPN) adalah apa harapan terbesar moms untuk blognya? Pernah ga sih moms bertanya pada diri sendiri sebenarnya hendak dibawa kearah mana blog kita ini? Atau apa target yang hendak dicapai dalam hobi ngeblog ini? Kalau harapan ngeblog mom Queen sih ada beberapa hal nih. Pengen tahu? Yuk lanjut baca ya. 

Baca juga : 5 Alasan Kamu Harus Ngeblog 

Tim Ngeblog Suka-Suka

Ada tim ngeblog suka-suka ga disini? Mom Queen termasuk ke dalam ikatan mom blogger anti ribet. Tidak mematok target yang spesifik untuk ngeblog. Apa saja yang ada didalam pikiran pengen diulas secara epik dalam artikel yang ciamik. Tapi kemudian pada kenyataannya blog ini lebih banyak bercerita tentang pengalaman seputar mengasuh anak. Ya semacam diary online gitu deh. Yang pasti tidak memiliki target apapun dalam blog, hanya suka-suka, lifestyle saja, tanpa motif apapun. Jadi ya kadang sekali waktu bisa ngepost banyak tulisan, namun ada juga kondisinya tidak ngepost tulisan sama sekali, istilah yang sering saya pakai adalah ngeblog suka-suka.

Dengan ngeblog ini menjadikan Mom Queen merasakan banyak manfaatnya, diantaranya dapat menambah relasi pertemanan dari berbagai kalangan. Sehingga semakin banyak ngeblog, blog walking dan mengikuti komunitas blogger membuat lingkaran pertemanan menjadi lebih beragam. Selain itu juga secara pribadi, ngeblog bisa sebagai ajang aktualisasi diri. Aktualisasi diri ini kemudian melabuhkan pada satu pemikiran apa yang hendak dicapai dalam blog.

Nah dari yang semula ngeblog hanya suka-suka kemudian beralih ke tim ngeblog apa-apa hehe.. Maksudnya ngeblog karena ada apa-apanya. Dari awal yang ngeblog hanya sekedar healing tanpa target apapun, kemudian karena berbagai kejadian dan fenomena yang ada (ceile) membuat mom Queen memiliki beberapa harapan dalam hobi ngeblog ini. Cari tahu yuk. 

1. Konsisten Menulis

Harapannya ditahun 2021 ini semakin rajin ngeblog dan posting tulisan minimal 2-3 tulisan seminggu. Inginnya sih bisa ikutan terus challenge 30 hari menulis tanpa henti, namun sejauh ini hanya bisa mencapai sampai 20 hari saja. Sekarang mom Queen nyobain lagi untuk mengikuti challenge dari BPN ini, semoga bisa meningkat pencapaiannya. Saya percaya dengan konsisten menulis membuat kita menjadi lebih disiplin, terutama dalam membagi waktu. Selain itu kemampuan menulis juga menjadi lebih terasah. Mom Queen juga berharap agar bisa terus  memperbaiki dan memberikan konten yang berkualitas. Harapan lainnya dengan konsisten menulis ini membuat mom Queen semakin mahir dalam dunia blogging. Doakan ya agar bisa konsisten menulis dan memberikan konten yang berkualitas dalam blog ini. 

Baca juga : Cerita Dibalik Nama Blog MomqueenMQ 

2. Meningkatkan Page View

Harapan berikutnya ditahun 2021 semoga page view (PV) naik terus, dari PV yang masih naik turun setiap bulannya. Semoga dengan seringnya mengikuti challenge one day one post (ODOP) seperti yang diadakan BPN ini membuat page view naik 2-3 kali lipat. Pengalaman sebelumnya jika mom Queen mengikuti ODOP sangat berpengaruh pada PV. Rekor tertinggi pada saat mengikuti ODOP, kurva page view dan unique views menanjak hampir 3x lipat. Semoga tahun ini bisa terus mengikuti challenge seperti ini untuk mencapai target PV yang diinginkan. Jika PV blog tinggi artinya konten yang mom Queen sajikan ada manfaatnya bagi orang lain, dan itu memberikan kepuasan tersendiri. 

3. Membantu Pelaku UMKM

Dengan semakin tingginya pemakaian internet hampir diseluruh lapisan masyarakat, menjadikan banyak orang termasuk pelaku usaha turut melirik peluang blog sebagai media promosi. Blog turut andil untuk bisa dijadikan sebagai media digital marketing. Mom Queen memiliki teman-teman yang masih gaptek dan bingung bagaimana cara membuat usahanya bisa dikenal dipasar nasional. Nah saya ingin menjadikan blog ini sebagai lahan bagi teman-teman dekat untuk bisa mempromosikan usahanya. Sepengalaman pribadi sebagai pelaku UMKM, Mahalnya biaya iklan tidak sebanding dengan laba bersih yang diterima pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Semoga dengan semakin dikenalnya blog mom Queen bisa membantu teman-teman untuk mempromosikan usahanya melalui dunia blogging.

Baca juga : Review Buku : 60 Hadits Shahih karya KH Faqihuddin Abdul Kodir  

4. Lolos Google Adsense

Meski gugel bukan satu-satunya cara untuk menambah penghasilan lewat blog. Namun mom Queen memiliki harapan agar suatu saat bisa lolos dalam penilaian Google adsense. Kenapa sih pengen banget bisa lolos Google adsense? Selain bisa menambah pundi-pundi lewat adsense, secara pribadi, jika suatu blog lolos dalam penilaian gugel maka blog tersebut terkategori blog yang berkualitas. Makanya mom Queen berharap suatu hari nanti entah kapan, kalau bisa ditahun 2021 ini blog mom Queen bisa lolos dalam kualifikasi penilaian Google, doakan ya teman-teman. Ayo dong gugel lirik blog mom Queen ya hehe.

Itulah harapan mom Queen terhadap blog yang baru seumur jagung ini, meskipun terlihat terlalu tinggi setidaknya ketika sesuatu itu dicoba akan mendapatkan hasil yang hampir mendekati target. Jadi tidak masalah memasang harapan setinggi bintang di langit, jika terjatuh setidaknya jatuh diantara para bintang hehe. Adakah moms blogger disini yang miliki harapan yang sama? Share dikolom komentar dan semoga tercapai ya. 


#BPNRamadan2021


Comments

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Review Buku Ummahatul Mukminin karya Syaikh Mahmud Al-Mishri

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah semua, kadang kita banyak tau mengenai berbagai macam kisah dongeng tertentu, film yang sedang trending bahkan menonton berulang-ulang,hingga kita hapal jalan cerita bahkan dialog per session nya.Tapi pernahkah kita menonton berulang ulang tentang shirah Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam? manusia terbaik panutan kita?  Kita bahkan sanggup membaca novel bertumpuk-tumpuk sehari semalam, demi menyelesaikan dan penasaran akan akhir kisah nya. Tapi disisi lain tahukah kita cerita hidup kekasih Allah, Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam? Semoga setelah ini kita segera mencari buku-buku shirah Rasulullah ataupun link film tentang perjuangan Rasulullah dan sahabatnya yah aamiin.  Baiklah, mengenai shirah Rasulullah, Istri-Istri beliau dan para Sahabat, Saya akan rekomendasikan  buku yang Saya baca beserta garis besar ceritanya. Kali ini Saya akan mencoba mereview tentang buku shirah istri-istri Rasulullah Shallallahu alaihi Wa

Treatment alami selama kehamilan agar persalinan lancar

Khaily usia 1 bulan Hari itu, Sabtu, 5 July 2019 jam menunjukkan pukul 04.00 wib Aku mulai kontraksi yang ringan. Sebenarnya sejak jam 1 malam, Aku sudah merasakan susah tidur, pinggang mulai terasa sakit dan ada perasaan mau BAB. Sempat beberapa kali bolak balik ke toilet,namun Aku masih bisa tidur hingga menjelang shubuh. Aku merasa bahwa hari itu akan melahirkan, karena memang sudah hampir mendekati hari perkiraan lahir (HPL) yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2019. Aku ingat menurut ilmu hyno birthing yang kubaca bahwa Ibu yang mengalami kontraksi melahirkan harus tetap tenang, pelan-pelan mengatur nafas, istigfar dan terus komat kamit berdoa. Doa yang kupanjatkan adalah doa Nabi Yunus dikala beliau di makan ikan paus, yaitu Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”.  Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya Aku kemudian mandi, saat

Urgensi Tarbiyah Dzatiyah

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hari ini Mom Queen akan membahas mengenai tarbiyah dzatiyah dan urgensinya bagi diri sendiri. Materi ini merupakan rangkuman dari materi Ngaji Bareng pekanan yang dilakukan secara daring via WAG setiap hari Rabu malam jam 20.00 - 21.00 wib. Murabbiah (guru pembimbing) kami yang akrab di sapa Teh Ai berkenan membagikan ilmu mengenai tarbiyah dzatiyah ini beberapa pekan lalu. Karena materi ini sangat menarik maka sebaiknya mom Queen bagikan dalam bentuk rangkuman berikut ini. Selamat membaca.  Tarbiyah adalah berasal dari bahasa Arab yang berarti  pembinaan, pendidikan, yang dilakukan secara berkesinambungan biasanya dibimbing boleh seorang pembimbing yang disebut Murabbi/Murabbiah. Sedangkan Tarbiyah dzatiyah menurut Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan adalah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan seorang muslim atau muslimah kepada dirinya, untuk membentuk kepribadian islami yang sempurna baik dari segi akhlak, iman, islam maupun