Konten [Tampil]
Hi Moms!
Kemarin Mom Queen baru saja mengikuti webinar dari Sidina Community tentang affiliate TikTok. Ternyata tema jadi ibu berdaya dari rumah tuh sekarang lagi booming banget. Untuk dapat penghasilan itu nggak mesti harus bekerja di ranah publik, tetapi sambil ngurus anak dan urusan domestik lainnya juga bisa kok dapat penghasilan. Salah satunya dengan cara memanfaatkan marketplace TikTok.
Jujur saja, awalnya saya nggak yakin juga sih kalau dari affiliate bisa mendapatkan penghasilan. Tapi, pengalaman saya daftar affiliate Shopee cukup menjanjikan. Meskipun saya nggak memasang target penghasilan berjuta-juta, tapi penghasilan ini lumayan untuk menjadi ‘supporter’ dompet online bagi yang suka belanja online.
Kalau kamu juga sedang mencari peluang gimana bisa mendapat penghasilan dari rumah tanpa modal, kamu bisa baca pengalaman Mom Queen jadi affiliator TikTok dibawah ini ya. Saya akan membahas seputar afiliasi, cara daftar afiliasi, serta kesalahan apa saja yang kerap dilakukan pemula. Selamat membaca ya.
Cara Dapat Penghasilan dari Affiliate TikTok
Moms, kalau kamu masih bingung apa sih affiliate itu? Affiliate atau dalam bahasa Indonesia diserap menjadi afiliasi menurut KBBI adalah pertalian, anggota, atau cabang. Secara umumnya afiliasi adalah bentuk kerjasama dua belah pihak antara individu dengan badan usaha (pihak brand). Orang/individu yang mempromosikan barang/jasa dari brand disebut affiliator.
Kalau affiliate TikTok bagaimana? Affiliate TikTok adalah kamu sebagai individu mempromosikan produk milik penjual (seller/brand) tertentu, kemudian kamu akan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang terjadi karena perantaraanmu. Kalau di TikTok perantara itu adalah melalui link keranjang kuning.
Selama aktif di media sosial TikTok, saya banyak mengenal beberapa istilah dan singkatan yang sering dipakai oleh pengguna TikTok, beberapa diantaranya seperti:
- VT yang merujuk pada video TikTok
- Kerkun yang berarti keranjang kuning
- CO artinya check out (buat pesan)
- Gercep-in artinya gerak cepat (ini agak umum ya hehe)
- Payment artinya langsung bayar (ini juga sudah ramai dipakai sekarang)
Jadi selama saya berselancar di marketplace TikTok, istilah-istilah seperti di atas sudah tak asing lagi. Awalnya saya banyak ‘ngang-ngong’ dengan berbagai istilah baru tersebut, lama kelamaan akhirnya paham juga. Intinya banyak-banyak membaca haha..
Cara Kerja Affiliate TikTok
Kalau selama ini Mom's hanya punya aku TikTok tetapi kebanyakan dipakai scrolling saja, sekarang nggak ada salahnya untuk mulai dimanfaatkan. Cari tambahan penghasilan dari rumah dengan affiliate TikTok.
Cara Kerja Affiliate TikTok cukup sederhana, hampir mirip dengan marketplace Shopee, begini alurnya:
- Kamu punya akun TikTok, kemudian daftar jadi TikTok creator (nanti saya jelaskan lebih lanjut caranya).
- Buat konten video bisa berupa aktivitas sehari-hari, review produk, unboxing, atau pun demo produk tertentu (produknya bebas).
- Sebelum posting, masukkan link produk yang dipromosikan di link keranjang kuning.
- Ketika penonton kamu mengklik keranjang kuning di video, mereka membeli produk, maka kamu akan mendapat komisinya.
Menarik kan? Jadi selama mereka menggunakan link yang kamu tautkan, apapun yang mereka beli, meskipun belum membeli produk yang dipromosikan, namun tetap saja affiliator mendapatkan komisinya.
Sistem affiliate ini lebih memudahkan dibanding menjadi reseller produk yang harus memiliki stok produk, melakukan packing, dan pengiriman produk.
Semua jadi lebih mudah, dan pastinya bisa dilakukan dari rumah hanya dengan modal smartphone saja. Berminat? Kalau berminat mari kita lanjutkan hehe
Moms, sebelum berlanjut pada step cara mendaftar affiliate TikTok, saya jelaskan dulu beberapa syarat supaya kamu bisa menjadi affiliator TikTok atau mendapatkan fitur keranjang kuning.
Saya sendiri sudah lama memiliki akun TikTok, namun baru beberapa hari lalu sebelum tulisan ini dibuat mencoba daftar affiliate TikTok. Sebelumnya saya jadi affiliate Shopee sudah sekitar satu tahun yang lalu. Ini syarat umum menjadi afiliator TikTok.
Awalnya TikTok tidak mensyaratkan minimal follower, tetapi sekarang sudah minimal 600 follower baru bisa daftar affiliate TikTok untuk mendapatkan keranjang kuning.
Cara menaikkan follower TikTok ini cukup mudah kok, saya punya second account untuk mencapai follower 600 cukup dengan konsisten ngonten setiap saja. Asal konten kamu menarik, bermanfaat, pengikut akan terus bertambah kok.
Nah, ini bagian yang paling sering ditanya: cara daftar affiliate TikTok itu gimana sih? Sebenarnya caranya cukup simpel, hanya saja belum banyak orang yang menuliskan caranya. Kebanyakan tutorial menggunakan video, yang mana kecepatannya bikin sakit kepala haha..
Nah, disini Mom Queen mencoba menjelaskannya dengan detail, dan slow motion wkwk. Tutorial ini cocok digunakan oleh emak-emak generasi milenial ke atas ya.
Cara daftar affiliate TikTok dengan mudah:
Nah sampai disini keranjang kuning kamu sudah bisa muncul. Namun, di bagian konfirmasi data ini kamu harus menyiapkan KTP dan NPWP. Konfirmasinya agak lama, tergantung cara kamu mengambil gambar KTP dan selfie.
Syarat Daftar Affiliate TikTok
Moms, sebelum berlanjut pada step cara mendaftar affiliate TikTok, saya jelaskan dulu beberapa syarat supaya kamu bisa menjadi affiliator TikTok atau mendapatkan fitur keranjang kuning.
Saya sendiri sudah lama memiliki akun TikTok, namun baru beberapa hari lalu sebelum tulisan ini dibuat mencoba daftar affiliate TikTok. Sebelumnya saya jadi affiliate Shopee sudah sekitar satu tahun yang lalu. Ini syarat umum menjadi afiliator TikTok.
- Memiliki akun TikTok
- Berusia minimal 18 tahun, dibuktikan dengan KTP
- Memiliki NPWP
- Memiliki follower minimal 600
Awalnya TikTok tidak mensyaratkan minimal follower, tetapi sekarang sudah minimal 600 follower baru bisa daftar affiliate TikTok untuk mendapatkan keranjang kuning.
Cara menaikkan follower TikTok ini cukup mudah kok, saya punya second account untuk mencapai follower 600 cukup dengan konsisten ngonten setiap saja. Asal konten kamu menarik, bermanfaat, pengikut akan terus bertambah kok.
Cara Daftar Affiliate TikTok
Nah, ini bagian yang paling sering ditanya: cara daftar affiliate TikTok itu gimana sih? Sebenarnya caranya cukup simpel, hanya saja belum banyak orang yang menuliskan caranya. Kebanyakan tutorial menggunakan video, yang mana kecepatannya bikin sakit kepala haha..
Nah, disini Mom Queen mencoba menjelaskannya dengan detail, dan slow motion wkwk. Tutorial ini cocok digunakan oleh emak-emak generasi milenial ke atas ya.
Cara daftar affiliate TikTok dengan mudah:
- Buka aplikasi TikTok (Buat akun dulu yaa, ini ceritanya kamu sudah punya akun personal)
- Klik menu garis tiga di kanan atas
- Pilih menu TikTok Studio
- Daftar sebagai TikTok Shop for Creator
- Ikuti petunjuk pengisian formulir online, verifikasi data, kemudian
- Mulai pilih produk yang mau dipromosikan.
- Selesai.
Nah sampai disini keranjang kuning kamu sudah bisa muncul. Namun, di bagian konfirmasi data ini kamu harus menyiapkan KTP dan NPWP. Konfirmasinya agak lama, tergantung cara kamu mengambil gambar KTP dan selfie.
Saran saya, pilih tempat yang memiliki pencahayaan yang cukup, agar tidak bolak balik konfirmasi data. Konfirmasi data maksimal 30 hari pasca daftar keranjang kuning ya.
Setelah itu selesai kamu bisa langsung ngonten, dan masukkan di keranjang affiliate, lalu tautkan di video TikTok yang dibuat.
Sekarang Mom Queen mau cerita bagaimana pengalaman saya daftar affiliate TikTok hingga jadi keranjang kuning. Jadi selain syarat dan cara yang dilakukan seperti yang sudah saya tuliskan di atas, kamu juga harus menyiapkan kesabaran. Iya, kesabaran haha..
Pengalaman Mom Queen daftar affiliate TikTok ini bukan cuma menyiapkan dokumen dan melek digital, tetapi juga membutuhkan kesabaran. Bagian yang paling menguji kesabaran adalah konfirmasi usia.
TikTok menggunakan auto capture atau pengambilan foto otomatis, otomatis tangan kita harus stay focus dalam beberapa detik. Kalau tangannya gemetaran, otomatis foto yang diambil blur dan tidak fokus. Saya harus mengulang beberapa kali agar bisa diterima dan berhasil.
Ini penting banget. Banyak yang berhenti di tengah jalan karena melakukan kesalahan ini:
Padahal, yang penting itu mulai dulu. Konten pertama sejak keranjang kuning saya tentang aktivitas sehari-hari saja, yang penting ada kontennya. Buat memenuhi syarat ngonten dulu haha..nggak masalah yang penting sudah mulai duluan.
Upload 2 hari, lalu hilang seminggu. Algoritma TikTok butuh konsistensi. Saya mencoba upload setiap hari dijam yang sama. Saya mulai dari video berdurasi pendek, yang penting konsisten.
Asal pilih produk tanpa riset. Padahal tidak semua produk cocok dijual lewat konten. Untuk produk, saya sesuaikan dengan yang ada di rumah. Kebetulan saya memilih niche mewarnai, itu produk yang saya gunakan.
Konten jadi terasa maksa. Padahal orang lebih suka konten yang natural. Nggak melulu tentang jualan, sekali-kali konten organik juga nggak masalah.
Video sepi? Harusnya dianalisis, bukan ditinggal. Mungkin kita butuh saling support. Kalau mau mutualan TikTok sama Mom Queen boleh cek profil TikTok Mom Queen ini.
Kalau kamu bisa menghindari ini, peluang berhasil mu jauh lebih besar. Kenapa affiliate TikTok cocok untuk pemula? Karena:
Bahkan untuk kamu yang ibu rumah tangga, mahasiswa, maupun working Mom. Ini bisa jadi jalan tambahan penghasilan. Banyak orang awalnya cuma iseng, tapi lama-lama jadi serius karena hasilnya mulai terasa.
Moms, menurut Mom Queen cara dapat penghasilan dari affiliate TikTok bukan soal siapa yang paling pintar atau paling banyak followers. Tapi siapa yang mau mulai, belajar lebih cepat, dan konsisten lebih lama.
Kalau kamu lagi cari peluang cara dapat penghasilan dari rumah, ini salah satu jalan yang layak dicoba. Nggak harus langsung berhasil, yang penting kamu mulai dulu, evaluasi, lalu perbaiki.
Karena seringkali, bukan peluangnya yang kurang bagus tapi kita yang belum cukup sabar untuk melihat hasilnya. Jadi, kamu mau mulai kapan jadi affiliate TikTok?
Salam,
Mom Queen
Setelah itu selesai kamu bisa langsung ngonten, dan masukkan di keranjang affiliate, lalu tautkan di video TikTok yang dibuat.
Pengalaman Daftar Affiliate TikTok
Sekarang Mom Queen mau cerita bagaimana pengalaman saya daftar affiliate TikTok hingga jadi keranjang kuning. Jadi selain syarat dan cara yang dilakukan seperti yang sudah saya tuliskan di atas, kamu juga harus menyiapkan kesabaran. Iya, kesabaran haha..
Pengalaman Mom Queen daftar affiliate TikTok ini bukan cuma menyiapkan dokumen dan melek digital, tetapi juga membutuhkan kesabaran. Bagian yang paling menguji kesabaran adalah konfirmasi usia.
TikTok menggunakan auto capture atau pengambilan foto otomatis, otomatis tangan kita harus stay focus dalam beberapa detik. Kalau tangannya gemetaran, otomatis foto yang diambil blur dan tidak fokus. Saya harus mengulang beberapa kali agar bisa diterima dan berhasil.
Kesalahan Affiliate Pemula yang Harus Dihindari
Ini penting banget. Banyak yang berhenti di tengah jalan karena melakukan kesalahan ini:
1. Nunggu Sempurna Baru Mulai
Padahal, yang penting itu mulai dulu. Konten pertama sejak keranjang kuning saya tentang aktivitas sehari-hari saja, yang penting ada kontennya. Buat memenuhi syarat ngonten dulu haha..nggak masalah yang penting sudah mulai duluan.
2. Tidak Konsisten
Upload 2 hari, lalu hilang seminggu. Algoritma TikTok butuh konsistensi. Saya mencoba upload setiap hari dijam yang sama. Saya mulai dari video berdurasi pendek, yang penting konsisten.
3. Salah Pilih Produk
Asal pilih produk tanpa riset. Padahal tidak semua produk cocok dijual lewat konten. Untuk produk, saya sesuaikan dengan yang ada di rumah. Kebetulan saya memilih niche mewarnai, itu produk yang saya gunakan.
4. Terlalu Fokus Jualan
Konten jadi terasa maksa. Padahal orang lebih suka konten yang natural. Nggak melulu tentang jualan, sekali-kali konten organik juga nggak masalah.
5. Tidak Evaluasi Konten
Video sepi? Harusnya dianalisis, bukan ditinggal. Mungkin kita butuh saling support. Kalau mau mutualan TikTok sama Mom Queen boleh cek profil TikTok Mom Queen ini.
Kalau kamu bisa menghindari ini, peluang berhasil mu jauh lebih besar. Kenapa affiliate TikTok cocok untuk pemula? Karena:
- Modal hampir nol
- Bisa dikerjakan dari rumah
- Tidak perlu pengalaman bisnis
- Bisa dimulai kapan saja
Bahkan untuk kamu yang ibu rumah tangga, mahasiswa, maupun working Mom. Ini bisa jadi jalan tambahan penghasilan. Banyak orang awalnya cuma iseng, tapi lama-lama jadi serius karena hasilnya mulai terasa.
Penutup
Moms, menurut Mom Queen cara dapat penghasilan dari affiliate TikTok bukan soal siapa yang paling pintar atau paling banyak followers. Tapi siapa yang mau mulai, belajar lebih cepat, dan konsisten lebih lama.
Kalau kamu lagi cari peluang cara dapat penghasilan dari rumah, ini salah satu jalan yang layak dicoba. Nggak harus langsung berhasil, yang penting kamu mulai dulu, evaluasi, lalu perbaiki.
Karena seringkali, bukan peluangnya yang kurang bagus tapi kita yang belum cukup sabar untuk melihat hasilnya. Jadi, kamu mau mulai kapan jadi affiliate TikTok?
Salam,
Mom Queen
Referensi:
Beradasarkan pengalaman pribadi Mom Queen











Post a Comment
Post a Comment