Skip to main content

Inner Beauty dan Physical Beauty


"Mami, tetei sudah cantik?" tanya Queensha suatu hari.

Hah? Aku kaget sekali dengan pertanyaan ini, belum pernah sebelumnya dia bertanya begini kepadaku. Dia bertanya setelah menyematkan sedikit polesan lip tint di bibir mungilnya. Anak memang peniru ulung. Bocah kecil ini bisa melakukannya karena sering melihat ibunya melakukan hal serupa setiap hari. Anak perempuan yang beberapa hari lagi menginjak usianya yang ke-4 tahun, sudah bisa bertanya tentang konsep cantik. Ah apakah ini memang sudah sewajarnya sesuai fitrah atau karena faktor lingkungan? aku sendiri tidak begitu mengerti. Yang pasti aku masih terus belajar untuk menjadi orang tua yang memahami tumbuh kembang anak.

"Masya Allah, cantik dong..tetei kan memang cantik!" seruku sambil tersenyum dan memeluk hangat. 
"Tetei pake lipstick mami"
" Oh ya?" (pura-pura kaget)
"Iya, tetei cantik kan? coba mami lihat" (ujarnya sembari menunjuk bibir) 
"Iya ya Allah, cantiknya anak mami" (sambil mikir lagi ya Allah apes deh nasib lip tint gue) 
"makasih mami, tetei sayang sama mami"

Ah anak kecil yang tahu berterima kasih, pikirku. Mendapat pujian cantik langsung berbinar dan berterima kasih. Memang begitulah perempuan pada dasarnya senang mendapat pujian, apalagi jika dipuji tentang penampilan. Seolah tampilan cantik dan menarik adalah hasil akhir dari perjalanan panjang perawatan sepanjang hidup. Dan segala bentuk pujian terhadap penampilan adalah bagian apresiasi terhadap buah dari usaha yang tiada henti itu.

Baca juga : Sharing time : Peran Keluarga Sebagai Support Sistem Penyintas Kekerasan Seksual

Hey, para suami sering-sering lah memuji istrimu cantik meski kau tahu bahwa istrimu tak secantik model FTV. Setidaknya dia lah yang telah menemani, melayani, merawat dan memilihmu sebagai labuhan terakhir untuk mengabdikan diri. Tidak mahal, tanpa biaya, tanpa perantara dan cukup mudah, berikan pujian sebagai balasan dari setiap usahanya setiap hari bersamamu.

Kecantikan Fisik (Physical beauty) versus kecantikan dari dalam (Inner beauty)

Beragam pendapat yang mengatakan bahwa kecantikan dari dalam (inner beauty) jauh lebih penting dari pada kecantikan fisik (physical beauty). Namun ada juga yang terlalu mengagungkan kecantikan fisik sehingga melupakan kecantikan dari dalam. Sebenarnya konsep mana yang sebaiknya di pegang? Keduanya sama-sama penting dan sama-sama saling melengkapi. Keberadaan keduanya didalam diri wanita akan membuat kesempurnaan dalam balutan 'cantik' yang sesungguhnya pada wanita.

Mari kita lihat, bahwa kecantikan fisik (physical beauty) adalah kecantikan yang tampak dari tampilan luar. Bisa terlihat atau ditunjukkan dengan berpenampilan rapi, bersih dan pandai memandu padankan penampilan sehingga tampak sedap dipandangan mata (eye catching) . Tampilan yang eye catching seolah membuat banyak orang yang memandang merasa senang dan ingin berlama-lama menatap keagungan ciptaan Tuhan ini. Makanya tak heran jika banyak perempuan berlomba-lomba untuk menampilkan versi terbaik dari penampilan yang bisa ditangkap mata ini.

Baca juga : Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca

Sedangkan, konsep kecantikan dari dalam (inner beauty) atau ada yang menyebut kecantikan hati adalah kecantikan yang lahir dari hati, yang bisa ditunjukkan dengan menampilkan potensi (ilmu), sikap dan perilaku terbaik. Tampilan cantik dari dalam bisa dilihat dari tingginya ilmu, berbahasa sopan, berlemah-lembut, sabar, penyayang, dan beragam sikap teladan lainnya. Banyak yang menganggap bahwa inner beauty jauh lebih penting dibanding physical beauty. Benarkah demikian? Sebenarnya kedua konsep cantik ini adalah satu kesatuan yang saling melengkapi, tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Jika seorang perempuan hanya menonjolkan inner beauty saja tapi dengan penampilan fisik  yang tidak terurus, tidak rapi, bersih dan bahkan cenderung amburadul, maka akan sulit untuk dapat melihat kecantikan dari dalam. Sebaliknya jika hanya sibuk menampilkan kecantikan fisik tanpa diimbangi dengan sikap dan tingkah laku terbaik, maka cantik fisik tidak berarti apa-apa.

Kenyataan yang sering terjadi adalah pendapat keliru tentang kecantikan yang dianut sebagian kecil orang adalah bahwa kecantikan fisik jauh lebih penting dari pada kecantikan hati, maka cenderung membuat kita terlalu sibuk dengan tampilan luar tanpa menambah 'isi dan kualitas' didalam diri. Sedangkan disisi lain ada yang beranggapan bahwa kecantikan dari dalam atau inner beauty jauh lebih penting dari pada kecantikan fisik, maka akan membuat kita acuh bahkan cenderung asal-asalan dengan tampilan luar.

Mengenai konsep cantik diluar (physical beauty) dan cantik didalam (inner beauty) memiliki esensi dan peran masing-masing. Kolaborasi keduanya menjadikan seorang perempuan semakin sempurna "kecantikan-nya" dengan segala kelebihan dan kekurangan.

Bagaimana Membuat Kedua Konsep Kecantikan Ini Seimbang (Balance)?


Kecantikan dari dalam (Physical beauty) 

Ketika seorang wanita menginginkan adanya kecantikan dari dalam (Inner beauty) pada dirinya, maka banyak hal yang bisa dilakukan demi menumbuhkan inner beauty didalam diri seseorang diantaranya :

✍️ Banyak bersyukur

Dengan banyaknya bersyukur kepada Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada didalam diri, memiliki sikap penerimaan yang baik, tidak merubah apa yang sudah diciptakan dengan alasan yang tidak diterima syariat, maka sudah menjadi modal awal untuk tampil cantik. Dan inner beauty itu sendiri akan muncul didalam diri seseorang sering dengan banyaknya bersyukur.

✍️ Menghargai diri sendiri

Cantik itu adalah bentuk penghargaan, penghargaan terhadap diri sendiri, pendapat orang lain berupa pujian dan sebagainya adalah bentuk penghargaan orang lain terhadap diri kita. Sebaiknya, sebelum mengharapkan orang lain memberikan apresiasi berupa pujian mengenai penampilan dan sebagainya, si empunya tubuh harus merasa cantik dan menghargai diri sendiri dulu.

Baca juga : Benarkah ada orangtua yang gagal?

✍️ Mengembangkan potensi yang ada

Sisi lain untuk menumbuhkan inner beauty adalah mengembangkan segala potensi yang ada, maka cari tahu potensi apa yang paling menonjol yang ada didalam diri sendiri, dan terus mengasah kemampuan untuk menunjang penampilan dari segi inner beauty.

✍️ Introspeksi diri dan open minded

Sikap dan perilaku yang membuat seorang perempuan memiliki kecantikan hati adalah gemar melakukan introspeksi diri terhadap setiap tindakan maupun kesalahan yang dilakukan serta  open minded atau terbuka terhadap kritik dan saran.

Kecantikan fisik (Physical beauty) 

Kecantikan fisik akan sempurna dan bertahan lama jika terus di rawat dan dijaga. Maka untuk mendapatkan kecantikan yang fisik yang optimal bisa dilakukan dengan cara-cara berikut :

✍️ Konsumsi makanan sehat dan rajin berolah raga

Menerapkan pola hidup sehat misalnya dengan menghindari makanan cepat saji (fast food), junk food ataupun makanan yang di goreng dengan minyak berlebih. Rajin melakukan olah raga rutin minimal 30 menit sehari, olah raga ringan yang paling mudah nan murah dilakukan adalah jalan kaki. 

✍️ Melakukan perawatan tubuh (Skin Care Optimation) 

Bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh, mandi minimal 2x sehari, keramas rutin minimal 3-4x seminggu. Melakukan perawatan kulit dengan lulur atau body scrubs yang bisa diaplikasikan minimal seminggu sekali. Rajin memberikan wajah sebelum tidur dan gunakan pelembab wajah. 

✍️ Rutin Minum Jamu Tradisional

Kebersihan tubuh bisa dilakukan dengan selalu memberikan perawatan rutin seperti yang telah disebutkan di atas. Namun ada juga kebersihan yang harus tetap di jaga dari dalam, seperti masalah bau badan hingga kebersihan organ kewanitaan. Bau badan bisa menjadi masalah besar yang menghapus citra cantik didalam diri seseorang. Untuk menghilangkan bau badan bisa dengan mengurangi konsumsi makanan bawang putih dan bawang merah, konsumsi rebusan daun beluntas dan rajin mengkonsumsi jamu tradisional seperti kunyit asem atau bisa dengan konsumsi infused water 

✍️ Selalu berpikir positif 

Percaya atau tidak, ternyata pikiran positif juga dapat menambah aura kecantikan diri setiap perempuan. Dengan berpikir positif bisa terhindar dari segala bentuk prasangka buruk dan pikiran stress. Stress bukan hanya menimbulkan berbagai macam penyakit, namun juga bisa terindera dari tampilan mimik wajah. Maka berpikir positif menjadikan seseorang selalu tampak happy dan menampilkan aura kecantikan yang sesungguhnya. 

Pesan "Kecantikan" Untuk My Queens, Queensha dan Khaily 

Anak-anakku, apa yang terlihat diluar memang belum sepenuhnya mencerminkan apa yang ada didalam hati. Namun kebaikan hati yang tulus ikhlas akan mudah tampak dengan tampilan yang menarik pandangan mata. Cantik itu bukan untuk di puji atau disenangi banyak orang, tapi cantik itu untuk diri sendiri, sebagai bentuk penghargaan dan wujud syukur kita kepada Sang Khaliq. Cantik hati dan cantik fisik keduanya sangatlah penting, tidak ada kebaikan yang datang dari hati yang kotor, tidak ada kecantikan yang tampak dari penampilan yang ala kadarnya, meski teladan banyak diberikan. Tampilan sederhana namun dengan versi terbaik kalian justru lebih memikat dibanding tampilan glamor tapi meniru orang lain. 

Baca juga : DIY: Membuat Hamper Untuk Hantaran Nikah 

Ingatlah nak, pandai-pandailah menjaga dan menyeimbangkan keduanya. Berikan hak-hak yang semestinya kepada fisik dan raga kalian, karena semua yang ada pada diri ini akan 'berbicara' dan menuntut pertanggung jawaban kita di hadapan Rabbul Izzati.

"pada hari, (ketika) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan" 

(QS Annur : 24) 

Pesan mami kepada kalian, apa yang dikenakan orang lain belum tentu pantas dan cantik jika dipakaikan di badan kita. Tidak perlu meniru orang lain, tampilan sederhana dengan balutan ilmu, sikap, dan  teladan terbaik justru lebih menarik. Ingat juga nak, bahwa semua perempuan itu cantik karena telah diciptakan Allah SWT dalam bentuk yang paling sempurna. Tak perlu mencari kesempurnaan dalam setiap tampilan, tapi berikan tampilan sempurna menurutmu dalam setiap kesempatan. 


Salam Sayang, 

Dari Mami 


#indonesiancontentcreator #odopiccday13 #mamincasharing #maminca_kecantikan #maminca_resolusi #CantikDiluarCantikDidalam #30HariBercerita


Comments

  1. Konsep cantik yang ditanamkan oleh ibu yang mengerti pesannya secara utuh menjadi luar biasa Mba

    ReplyDelete
  2. Jadi inget drakor true beauty hehe
    Kadang kita berusaha tampil cantik di depan orang dengan berbagai cara sampe lupa arti cantik yang sebenarnya ya mba :)

    ReplyDelete
  3. Bersyukur, terus perawatan lainnya ngikut.
    Nice Mbaa

    ReplyDelete
  4. MasyaaAllah...nice sharing mba
    Jazakillah khayran ilmunya

    ReplyDelete
  5. Kadang kita lupa, kalau cantik itu bukan cuma cantik fisik, tapi yg terpenting inner beauty. Alhamdulillah diingatkan lagi :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Review Buku Ummahatul Mukminin karya Syaikh Mahmud Al-Mishri

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah semua, kadang kita banyak tau mengenai berbagai macam kisah dongeng tertentu, film yang sedang trending bahkan menonton berulang-ulang,hingga kita hapal jalan cerita bahkan dialog per session nya.Tapi pernahkah kita menonton berulang ulang tentang shirah Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam? manusia terbaik panutan kita?  Kita bahkan sanggup membaca novel bertumpuk-tumpuk sehari semalam, demi menyelesaikan dan penasaran akan akhir kisah nya. Tapi disisi lain tahukah kita cerita hidup kekasih Allah, Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam? Semoga setelah ini kita segera mencari buku-buku shirah Rasulullah ataupun link film tentang perjuangan Rasulullah dan sahabatnya yah aamiin.  Baiklah, mengenai shirah Rasulullah, Istri-Istri beliau dan para Sahabat, Saya akan rekomendasikan  buku yang Saya baca beserta garis besar ceritanya. Kali ini Saya akan mencoba mereview tentang buku shirah istri-istri Rasulullah Shallallahu alaihi Wa

Treatment alami selama kehamilan agar persalinan lancar

Khaily usia 1 bulan Hari itu, Sabtu, 5 July 2019 jam menunjukkan pukul 04.00 wib Aku mulai kontraksi yang ringan. Sebenarnya sejak jam 1 malam, Aku sudah merasakan susah tidur, pinggang mulai terasa sakit dan ada perasaan mau BAB. Sempat beberapa kali bolak balik ke toilet,namun Aku masih bisa tidur hingga menjelang shubuh. Aku merasa bahwa hari itu akan melahirkan, karena memang sudah hampir mendekati hari perkiraan lahir (HPL) yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2019. Aku ingat menurut ilmu hyno birthing yang kubaca bahwa Ibu yang mengalami kontraksi melahirkan harus tetap tenang, pelan-pelan mengatur nafas, istigfar dan terus komat kamit berdoa. Doa yang kupanjatkan adalah doa Nabi Yunus dikala beliau di makan ikan paus, yaitu Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”.  Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya Aku kemudian mandi, saat

Urgensi Tarbiyah Dzatiyah

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hari ini Mom Queen akan membahas mengenai tarbiyah dzatiyah dan urgensinya bagi diri sendiri. Materi ini merupakan rangkuman dari materi Ngaji Bareng pekanan yang dilakukan secara daring via WAG setiap hari Rabu malam jam 20.00 - 21.00 wib. Murabbiah (guru pembimbing) kami yang akrab di sapa Teh Ai berkenan membagikan ilmu mengenai tarbiyah dzatiyah ini beberapa pekan lalu. Karena materi ini sangat menarik maka sebaiknya mom Queen bagikan dalam bentuk rangkuman berikut ini. Selamat membaca.  Tarbiyah adalah berasal dari bahasa Arab yang berarti  pembinaan, pendidikan, yang dilakukan secara berkesinambungan biasanya dibimbing boleh seorang pembimbing yang disebut Murabbi/Murabbiah. Sedangkan Tarbiyah dzatiyah menurut Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan adalah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan seorang muslim atau muslimah kepada dirinya, untuk membentuk kepribadian islami yang sempurna baik dari segi akhlak, iman, islam maupun