Langsung ke konten utama

Pisang keju, kuliner Batam ramah dikantong

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh 

Hai moms dan teman-teman blogger semua apa kabarnya di hari ke-4 tahun 2021 ini? Semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan selalu berada dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala ya, amin. Gimana? Semakin semangat kan menyambut hari-hari baru yang akan kita lalui berikutnya? Insya allah ya. 

Nah kali ini, aku mau membahas seputar dunia kuliner. Agar isi blog ini beragam sekaligus dalam rangka memenuhi challenge one day one post dari Indonesia Content Creator hari ke-4 yang bertema kuliner. Wah enak ya, kuliner. Apa yang terbayang pertama kali kalau mendengar kata kuliner? Kenyang? Makan? Enak? Wah pokoknya yang enak-enak ya, apalagi Indonesia kaya akan kulinernya yang sangat enak dan tentunya ramah dikantong. 

Sebenarnya dunia kuliner merupakan bahasan yang paling jarang banget aku tulis. Why? Karena memang aku jarang kulineran. Jadi dunia ini terasa asing banget bagi aku, lagian aku bukan tipe yang suka makan haha. Makan hanya secukupnya dan kalau lapar saja. Jadi hanya sedikit bahan tulisan yang bisa kubagikan. Namun kali ini, baiklah aku harus menambah khazanah pribadi dibidang kuliner. 

Berbicara kuliner nusantara, tentu sangat banyak yang bisa disebutkan. Saat berlibur ke suatu tempat atau ke suatu daerah maka yang pertama kali ditanyakan kepada sang pemandu wisata pasti adalah "apa makanan khas daerah sini yang terkenal" Ya kan? Atau juga saat ada teman atau saudara pergi ke daerah tertentu entah karena bertugas atau berlibur, pasti minta dibawakan oleh-oleh khas kuliner setempat. 

Minggu kemarin, ada saudara kami yang melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, dan sepulang dari sana bisa dipastikan kami pun dihadiahi kuliner setempat, yaitu lumpia Jogja. Begitulah, kebiasaan berkirim buah tangan saat habis pergi ke suatu tempat juga menjadi semacam tradisi yang banyak dilakukan.

Nah, karena aku dan suamiku tinggal di Batam- Kepulauan Riau, sebuah kepulauan kecil di penghujung batas Indonesia. Pulau Batam berbatasan langsung dengan negara Singapore dan Malaysia. Dari Batam-Singapore hanya ditempuh dengan kapal cepat dalam waktu 45 menit - 1 jam perjalanan laut. Batam-Malaysia pun juga dengan perjalanan laut dalam waktu kurang dari 2 jam. Tak jarang setiap harinya ribuan turis negara tetangga berdatangan ke Batam. 

Membahas kuliner, Batam pun tidak lepas dari dunia kuliner yang beragam. Mulai dari makanan lautnya yang terkenal, yang diolah dalam varian seperti soup ikan, gonggong, kepiting saos pedas, udang mentega, sotong goreng tepung, juga kuliner nusantara lain seperti sate, luti gendang, mie sagu, mie tarempa, termasuk juga pisang keju Batam. 


sumber foto : pencarian google


Dua jenis makanan terakhir adalah favoritku banget loh. Ya mie tarempa dan pisang keju. Saking senangnya menyantap dua kuliner tersebut aku sampai belajar cara membuatnya. Namun untuk mie Tarempa, belum berhasil membuatnya namun untuk pisang goreng keju karena gampang membuatnya akhirnya bisa juga membuat yang krispi. 

Nah kali ini, aku membahas sedikit mengenai kuliner khas Batam yaitu pisang goreng keju. Sekilas memang tampak seperti kudapan pisang goreng biasa, namun tekturnya yang tipis dan renyah ditambah dengan taburan keju dan kental manis diatasnya membuat lidah penikmatnya tidak akan berhenti untuk memakannya. hmm benar-benar yummy hehe. 

Jika berkunjung ke Batam ada beberapa tempat kuliner pisang keju yang bisa dikunjungi diantaranya yang terkenal dan rasanya lumayan enak adalah pisang goreng keju di Sungai panas dan pisang goreng keju Terowongan. Dua nama tempat ini terletak disekitar Sungai panas dan Nagoya, hanya sekitar 30 menit dari bandara Hang Nadim Batam . Namun, aku lebih sering membeli yang pisang goreng keju Sungai panas. Harganya pun cukup murah hanya seharga kurang dari 20 ribu untuk sekotak pisang keju yang bisa disantap 3-4 orang. Murah Kan? Nanti bila berkunjung ke Batam, Jangan lupa mampir dan mencoba ya.



Manfaat buah pisang bagi kesehatan


Pisang Barangan.sumber foto pencarian google

Nah untuk buah pisang sendiri memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan. Karena kandungan vitamin yang terkandung didalamnya, pisang juga memiliki sifat anti oksidan tinggi dan kaya serat. Buah pisang mengandung vitamin yang lumayan lengkap seperti kalium, vitamin B6, vitamin C, magnesium, tembaga, mangan, karbohidrat, protein dan sedikit lemak.

Memiliki kandungan serat yang tinggi

Kandungan serat yang terdapat dalam buah pisang sangat baik untuk membantu melancarkan pencernaan. Nah pengalaman aku sehabis melahirkan, perkara BAB pasca melahirkan tentu menjadi momok menakutkan bagi Ibu-ibu. Namun biidznillah, karena aku mengkonsumsi 4-5 buah pisang barangan dalam sehari dan air yang cukup banyak masalah BAB pasca melahirkan tidak masalah lagi.

Baca juga : Treatment alami selama hamil agar persalinan lancar

Sebagai anti oksidan

Kandungan antioksidan dalam buah pisang dapat membantu mengurangi kerusakan dari radikal bebas dan menghindarkan dari serangan beberapa penyakit. Jadi banyak mengkonsumsi buah pisang bisa bikin awet muda loh.

Sebagai nutrisi diet sehat 

Nah, bagi moms dan teman-teman blogger yang ingin diet sehat, pisang bisa menjadi pilihan buah yang sangat baik untuk di konsumsi. Selain kandungan vitamin cukup banyak, kandungan karbohidrat dan proteinnya juga terdapat didalam buah pisang. Jadi tidak perlu khawatir kelaparan dan lemas karena kurang karbohidrat dan protein. 

Memperbaiki mood

Ternyata buah pisang juga mampu membantu memperbaiki suasana hati loh. Ini pengalaman aku lagi, pasca melahirkan tentu lah kondisi hormon tubuh lagi tak menentu, entah karena memang kondisi psikologis maupun kondisi lingkungan yang berubah dengan kehadiran anggota keluarga baru. Biasanya emosi naik turun, dan cenderung mudah emosi dan super sensitif. Karena pisang mengandung triptofan dan asam amino, dengan mengkonsumsi pisang dalam jumlah yang aku sebutkan diatas, mampu membantu menstabilkan emosi dan membuat suasana hatiku menjadi lebih bahagia. 

Olahan pisang

Mengolah buah pisang sangatlah gampang, bisa diolah dengan berbagai macam kudapan yang bisa di sajikan dalam waktu singkat. Tergantung dari realisasinya saja sih, kadang niatnya kepingin membuat sesuatu tapi realisasinya yang lama (haha ngaku). Buah pisang termasuk sangat mudah dijadikan kudapan santai. Pisang yang masak bisa dimakan langsung, Ataupun di kukus bila ingin mendapat tekstur yang lebih lembut bisa juga dibuat kolak, atau juga pepes pisang. 

Baca juga : Resep pepes ikan Patin 

Kalau dirumah, biasanya pisang yang matang biasanya diolah menjadi kolak ataupun dibuat pisang keju. Namun terkadang, buah pisang sudah keburu habis sebelum diolah. Kali ini aku memberikan resep olahan pisang goreng keju yang biasa sajikan dirumah bersama anak-anak. Pisang yang aku pakai adalah jenis pisang barangan. Karena selain harganya murah cuma 12 ribu per kilo, juga sangat mudah didapat didaerahku. Berikut resep rumahan olahan pisang keju krispi ala kami. 

Resep pisang keju krispi



Bahan utama :

🌈 1/2 sisir pisang barangan, iris memanjang (boleh pisang jenis lain,pilih yang 3/4 matang ya)

 πŸŒˆ 250 ml minyak goreng


Bahan adonan :

🌈 3 sdm tepung terigu

🌈 2 sdm tepung kanji

🌈 1/2 sdt kunyit bubuk

🌈 1/4 sdm garam halus

🌈 1/2 sdt bubuk kayu manis

🌈 3 sdm kental manis

🌈 50 ml air putih

Bahan olesan :

🌈 200 gram tepung terigu atau tepung panir

🌈 2 sdm kenal manis

🌈 100 gram keju parut

Cara membuat :

🌈 Campur bahan adonan hingga kalis , dan masukkan pisang yang sudah di iris memanjang satu persatu.

🌈 Ditempat terpisah, siapkan tepung panir dan lumuri pisang hingga menutupi semua permukaannya,sisihkan.

🌈 Lakukan satu persatu hingga pisang habis. 

🌈 Goreng hingga berwarna kekuningan, angkat dan tiriskan 

🌈 Oleskan kental manis sebelum di taburi keju parut

🌈 Siap di sajikan dengan cinta. 


salam,

Mom QueenMQ


#odopicc #30hbcicc #indonesiancontentcreator #odopiccday4

Komentar

  1. asyik nih ada resepnya, aku mau eksekusi nanti weekend di rumah buat anak - anak

    BalasHapus
  2. Mantaaappp, pisang selalu jadi cemilan favorit ya mom, aku pun suka πŸ˜‹πŸ€€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa.. Murah meriah Kan, ayo kak Iffi bikin sendiri aja, makin muraahhπŸ˜†

      Hapus
  3. boleh juga nih resepnya, kebetulan saya juga lumayan suka makan pisang ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Postingan populer dari blog ini

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren