Skip to main content

Pernah Mengalami Writer Block? Coba tips ala Maminca ini

Pernahkah moms dan teman-teman blogger mengalami writer block alias ide mampet dalam menulis? Tidak tahu harus menulis apapun sama sekali? Adakah yang sama seperti aku juga? Aku sering banget ya.. Wah setiap penulis sepertinya pastilah pernah mengalami masa-masa blank idea dalam dunia menuangkan kata-kata. Nah apabila mengalami masa writer block seperti ini biasanya ngapain ya supaya dapat wangsit menulis lagi? Hehe



Disini aku mau berbagi pengalaman seputar writer block. Aku dulu cenderung kelamaan dan  nyaman dalam masa-masa ini dan berakhir tidak produktif lagi dalam menulis. Setelah aku menerapkan beberapa cara jitu ala aku alhamdulillah sekarang masa kebuntuan ide menulis ini cuma bertahan dalam tempo paling lama satu hari. Tergantung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengeksekusi tips yang akan aku sebutkan dibawah ini. 


Baca juga : Urgensi Tarbiyah Dzatiyah 


Yuk, langsung saja aku share tentang tips menghalau writer block ala Maminca ya


1. Fokus menulis saja

Menulis apa? Kan tadi ceritanya ga tahu harus menulis apa? Lah gimana sih Maminca. OK baik sabar dulu. Disini teman-teman boleh mengambil laptop atau handphone dan mulailah bercerita tentang kehidupan hari ini, aktivitas yang dilalui, kejadian yang terjadi dari pagi hingga malam, apa yang membuat senang/sedih, ada kejadian lucu dan sebagainya. Tuliskan semuanya sesuai dengan bahasa teman-teman sendiri. Jangan pedulikan apakah tulisannya layak atau tidak, bagus atau tidak dan pemikiran semisal. Intinya tetap fokus saja menulis tentang kejadian-kejadian yang dilalui pada hari itu. Menulislah hingga mata dan jari lelah mengetikkan huruf demi huruf yang ada di keyboard. Kemudian tutup tulisan dan simpan dahulu. 


2. Menulis tanpa henti 30 menit

Tips yang kedua ini aku dapatkan saat mengikuti kelas blogging Bengkel Diri yang diampu oleh ustadzah Nunung Nurlaela. Saat itu umi Nunung memberikan tips jika saat menulis lakukan selama 30 menit tanpa henti dan jangan melakukan editing disaat yang bersamaan. Yang penting selama 30 menit itu hanya fokus untuk menulis saja, ingat hanya menulis ya, bukan editing. Karena jika menulis seketika langsung di edit maka tulisan kita tidak akan pernah selesai. Maka, 30 menit yang dialokasikan hanya untuk menulis. Tulislah semua yang ada didalam pikiran kita dan tuangkan dalam bentuk kata-kata yang mampu kita bahasakan lewat tulisan. Jadi menulislah tanpa henti selama 30 menit. 


3. Membaca buku atau berbalas komentar di blog 

Salah satu sumber ide tulisan juga bisa muncul dengan membaca buku yang sesuai dengan niche blog kita. Misalkan tentang pola pengasuhan, keuangan, traveling, kuliner dan lain sebagainya. Bacalah buku yang sesuai dengan niche blog kita, agar tema tulisan yang kita tuangkan tetap berada pada jalur yang sesuai. Selain membaca buku, cara lain yang bisa memunculkan ide menulis adalah dengan membaca komentar dari pengunjung blog kita, makanya sering-seringlah berbalas komentar dengan pengunjung yang sudah membaca tulisan kita. Dari komentar yang ada maka akan muncul ide-ide penulisan yang baru. Karena biasanya para pengunjung blog akan berkomentar ataupun bertanya seputar bahasan tulisan kita. Dari situ kita juga akan mendapat ide untuk menulis. 


Baca juga : Bersyukur, Cara Mudah Meraih Kebahagiaan 


4. Melakukan hal-hal yang menyenangkan

Melakukan sesuatu yang membuat perasaan kita bahagia tentu akan membuat pikiran kita jernih, pikiran yang jernih akan memunculkan ide brilian atau kreativitas yang baru. Lakukan saja apa yang bisa membuat kita bahagia, misalkan menonton televisi, menelepon orang terkasih, membantu sesama, atau bisa juga dengan bermain bersama anak-anak. Jika perasaan hati sedang bahagia maka ide menulis insya allah akan segera muncul. 


Baca juga : Tips agar liburan dirumah rasa staycation ala resort


5. Tuliskan point-point pembahasan tulisan

Kadang menulis itu butuh proses yang panjang, maka saat ide menulis muncul segera ambil pena dan kertas atau hidupkan laptop, bisa juga notepad di gadget segera tuliskan pokok pembahasan yang ada dalam pikiran kita. Setelah itu pokok pikiran bisa dikembangkan di lain waktu. Ingat jangan terlalu lama dalam mengembangkan suatu ide tulisan karena akan segera hilang dalam ingatan. Ingatlah untuk sesegera mungkin menulis saat ide bahasan telah ada. 


6. Sediakan waktu khusus untuk menulis

Untuk mendapatkan ide menulis kita harus konsisten menuliskan apa-apa yang ada didalam pikiran kita. Agar imajinasi dan kreativitas kita semakin berkembang perlu dilatih secara terus menerus. Lakukan kegiatan menulis apa saja diwaktu yang telah ditentukan. Misalkan teman-teman blogger memiliki waktu khusus setiap malam menjelang tidur. Bisa mengalokasikan waktu 30-40 menit untuk menulis. Lakukan kegiatan ini secara rutin dan konsisten. Maka insya allah akan muncul ide-ide menulis secara otodidak nantinya. 



Itulah yang biasa aku lakukan saat mengalami writer block atau ide mampet dalam menulis. Alhamdulillah selama ini writer block hanya bertahan dalam waktu 1 hari saja. Nah kemudian yang lama adalah proses editingnya. Proses editing ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit, bisa 1-2 hari tergantung dari mood menulis dan pertimbangan-pertimbangan lain. Apakah suatu tulisan itu layak untuk di publikasikan atau tidak, mengandung unsur SARA atau tidak, bertentangan dengan syariat atau tidak dan sebagainya. 


Tips mengenai editing alhamdulillah sudah aku tuliskan dalam artikel menulis, Hobi yang bernilai dakwah. Teman-teman bisa membaca di sana. Semoga kita semua selalu semangat menulis, meski tulisan kita tidak sebagus penulis professional, setidaknya ada pergerakan bukan diam. Selamat berkarya dan semangat menulis. 


Salam literasi, 

Mom QueenMQ 


#mamincasharing #maminca_menulis #maminca_WriterBlock  #TipsAtasiWriterBlock


Comments

  1. Terima kasih tipsnya. Seringkali ada rasa malas mendera saat akan menulis. Artikel yang bagus, beberapa tips patut dipraktekan dan semoga bisa mengalahkan kemalasan dan keengganan di saat ingin menulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah semoga bermanfaat, maaf atas segala kekurangan kak

      Delete
  2. sering banget ngrasain writer block yang berujung tidak produktif, terima kasih tips nya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah semoga bermanfaat, maaf atas segala kekurangan kak

      Delete
  3. Sama, terkadang aku juga suka ngerasain writer block, besok mau tulis apa yaa. Point yang nomer 4 betul banget sih, kalau lagi mood baik tuh langsung semangat banget buat nulis lagi. Makasih tipsnya kaak

    ReplyDelete
  4. Pernah gini mba, tapi makin ke sini sadar bukan writer block tapi bingung mau nulis yang mana dulu hehe

    ReplyDelete
  5. sy sering malahan mbak... jadinya vakum lamaaaaaaaa.. (gak nulis-nulis...) hehehe... kadung kelamaan, mau mulai lagi tuh rasanya beraaattt... (malesnya yg lebih kuat..)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu berarti harus sering ikutan BW di BD ya mba biar ga kelamaan vakumnya wkwk

      Delete

  6. Tipsnya keren nih.
    Tp ya gituuuu (kadang2 sok sibuk) wkwkw

    ReplyDelete
  7. Satu lagi mba, aku kalau lagi bingung mau nulis apa, aku ikut lomba blog aja. Menang ga menang yang penting tetap menulis. Hehhe..

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Review Buku Ummahatul Mukminin karya Syaikh Mahmud Al-Mishri

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah semua, kadang kita banyak tau mengenai berbagai macam kisah dongeng tertentu, film yang sedang trending bahkan menonton berulang-ulang,hingga kita hapal jalan cerita bahkan dialog per session nya.Tapi pernahkah kita menonton berulang ulang tentang shirah Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam? manusia terbaik panutan kita?  Kita bahkan sanggup membaca novel bertumpuk-tumpuk sehari semalam, demi menyelesaikan dan penasaran akan akhir kisah nya. Tapi disisi lain tahukah kita cerita hidup kekasih Allah, Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam? Semoga setelah ini kita segera mencari buku-buku shirah Rasulullah ataupun link film tentang perjuangan Rasulullah dan sahabatnya yah aamiin.  Baiklah, mengenai shirah Rasulullah, Istri-Istri beliau dan para Sahabat, Saya akan rekomendasikan  buku yang Saya baca beserta garis besar ceritanya. Kali ini Saya akan mencoba mereview tentang buku shirah istri-istri Rasulullah Shallallahu alaihi Wa

Treatment alami selama kehamilan agar persalinan lancar

Khaily usia 1 bulan Hari itu, Sabtu, 5 July 2019 jam menunjukkan pukul 04.00 wib Aku mulai kontraksi yang ringan. Sebenarnya sejak jam 1 malam, Aku sudah merasakan susah tidur, pinggang mulai terasa sakit dan ada perasaan mau BAB. Sempat beberapa kali bolak balik ke toilet,namun Aku masih bisa tidur hingga menjelang shubuh. Aku merasa bahwa hari itu akan melahirkan, karena memang sudah hampir mendekati hari perkiraan lahir (HPL) yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2019. Aku ingat menurut ilmu hyno birthing yang kubaca bahwa Ibu yang mengalami kontraksi melahirkan harus tetap tenang, pelan-pelan mengatur nafas, istigfar dan terus komat kamit berdoa. Doa yang kupanjatkan adalah doa Nabi Yunus dikala beliau di makan ikan paus, yaitu Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”.  Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya Aku kemudian mandi, saat

Urgensi Tarbiyah Dzatiyah

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hari ini Mom Queen akan membahas mengenai tarbiyah dzatiyah dan urgensinya bagi diri sendiri. Materi ini merupakan rangkuman dari materi Ngaji Bareng pekanan yang dilakukan secara daring via WAG setiap hari Rabu malam jam 20.00 - 21.00 wib. Murabbiah (guru pembimbing) kami yang akrab di sapa Teh Ai berkenan membagikan ilmu mengenai tarbiyah dzatiyah ini beberapa pekan lalu. Karena materi ini sangat menarik maka sebaiknya mom Queen bagikan dalam bentuk rangkuman berikut ini. Selamat membaca.  Tarbiyah adalah berasal dari bahasa Arab yang berarti  pembinaan, pendidikan, yang dilakukan secara berkesinambungan biasanya dibimbing boleh seorang pembimbing yang disebut Murabbi/Murabbiah. Sedangkan Tarbiyah dzatiyah menurut Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan adalah sejumlah sarana tarbiyah (pembinaan), yang diberikan seorang muslim atau muslimah kepada dirinya, untuk membentuk kepribadian islami yang sempurna baik dari segi akhlak, iman, islam maupun