Skip to main content

5 Serial TV Favorit Yang Wajib Ditonton

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh

Hai Moms apa kabarnya? Udah nyiapin apa buat menu berbuka? Tim bebikinan apa tim bebelian takjil nih? Mom Queen tipe tim bebelian, kadang bikin malah ga habis kan, jadi beli secukupnya.

Nah menjelang buka puasa nih, mom Queen masih menulis #30days dari #BlogChallengeBPN di hari ke-6 ini dengan tema 5 serial TV favorit. Jujur sih mom Queen termasuk Ibu-ibu yang sangat jarang nonton TV. Kebanyakan nonton Hape hehe. Bukan apa-apa sih karena sudah sulit untuk mengatur waktunya, antara menonton dan mengasuh 3 anak.

Tapi sesekali kalau sudah ngebet banget ingin nonton, barulah nonton TV. Tapi pas zaman sebelum menikah, suka nonton cuma tidak setiap hari juga. Karena menonton itu bisa membuat lupa waktu dan gagal fokus jadi lebih baik mom Queen ga usah nonton. Kira-kira kalau anak-anak ada yang jagain dan dikasih waktu 24 jam free tanpa kerjaan mom Queen bakalan nonton 5 serial favorit ini nih. Yuk disimak. 

1. CSI (Crime Scene Investigation) 

Source Amazon

Film besutan CBS Amerika ini berkisar seputar pengungkapan kasus-kasus kematian yang menjadi misteri. Jadi ada sekelompok tim forensik kepolisian Las Vegas Amerika yang berusaha mengungkap misteri kematian seseorang yang tidak wajar. Misalnya ada kasus penbunuhan, penemuan mayat, ataupun pengungkapan kembali kasus-kasus lama yang sudah bertahun-tahun ditutup bisa dipecahkan oleh tim CSI ini. Cara sang sutradara dan penulis skrip dari film ini menurut mom Queen sangat epik, kadang kita ga akan sadar bahwa pembunuh atau tersangka itu adalah orang yang selalu berada dekat dengan penyidik. Akting dari pemainnya pun sangat meyakinkan, seperti detektif Horatio yang diperankan oleh David Caruso, gayanya dalam mengungkap kasus dengan analisa-analisa yang tajam sukses membuat serial ini bikin penasaran. Ada juga tokoh polisi wanita yang diperankan oleh Emily Procter, duh aktingnya maskulin sekali tapi tetap bisa tampil cantik dan modis. Wajar sih film yang di produksi sejak episode pertama 6 Oktober 2000 hingga episode terakhir 27 September 2015 mendapat penghargaan Emmy award. Film ini biasa mom Queen tonton dalam channel Fox Crime. Semua serinya mulai dari CSI Miami, CSI New York, dan CSI Crime bikin jatuh cinta. Coba deh nonton. Namun perlu diingat bahwa film ini mempunyai segmentasi penonton usia 17+ karena ada beberapa adegan dewasa.

Baca juga : Harapan Ngeblog Mom QueenMQ 

2. Detektif Conan

Source Pinterest

Wah siapa yang tahu tentang manga alias komik detektif Conan? Kalau kalian pernah nonton serial ini di TV berarti kita satu masa haha. Cerita komik karya Aoyama Gosho ini merupakan adaptasi dari komik Case Close atau Meitantei Konan. Komik ini juga diterbitkan di Indonesia dengan nama yang sama oleh Elex Media Komputindo. Dari komik ini kemudian di angkat dalam serial TV yang selalu bikin penasaran. Ketimbang membaca komiknya lebih enak nonton serial TV-nya sih. Tapi bedanya kalau serial TV kita ga bisa kembali ke adegan kenapa bisa detektif Conan mendapat analisa jitu tentang pemecahan kasus. Yang paling seru dalam serial komik TV ini adalah saat pemecahan kasus, tembakan obat tidur Shinichi Kudo kenapa selalu pas dileher? terus timing bangun tidurnya detektif Kogoro Mouri selalu matching sama waktu penyelesaian kasus oleh Conan. Tapi serial detektif begini selalu menarik untuk ditonton, eh anak Gen-Z tahu tentang serial Conan juga ga ya?

Baca juga : Mengalahkan rasa takut, menjadi Pembicara Andalan 

3. Detektif Kindaichi

Kalau dilihat dari tracking list serial TV favorit, baru sadar nih kalau mom Queen pecinta detektif hehe. Ya, seru sih nonton film detektif itu, kadang suka ikut menebak pembunuhnya dan mencoba menganalisa trik pembunuhan. Sambil nonton jadi otak kita sambil diajak berpikir ala penulis skrip. Tapi lebih banyak tebakan yang meleset hehe. 

Source Pinterest

Nah serial TV berikutnya yang menjadi favorit adalah detektif Kindaichi, meski secara pribadi mom lebih cenderung memilih Conan, namun untuk selingan, detektif Kindaichi layak ditonton. Manga yang juga diangkat dalam serial TV ini karya 3 orang ilustrator Jepang yaitu Yozaburo Kanari, Seimaru Amagi, dan Fumiya Sato. Penyelesaian kasus cenderung lebih cepat dan tidak terlalu detail. Saran kalau nonton film Kindaichi kita mesti fokus, karena sekali episode bisa mengungkap 2-3 kasus. Mom Queen mulai nonton detektif Kindaichi setelah serial Conan habis tayangnya. Kalau dulu, serial detektif ini bisa ditonton didalam siaran TV lokal. Kalau sekarang belum pernah nonton lagi. Ada yang tahu bisa ditonton di channel apa?

4. Autumn in My Heart (Endless Love) 

Source KBS

Inilah satu-satunya K-drama yang pernah mom Queen tonton. Film ini sukses membuat sisi melankolis mom Queen meronta. Selalu menangis setiap menonton drama ini dan semua adegan yang diperankan dalam serial Korea ini sungguh sempurna. Film karya sutradara Yoon Seok Ho yang tayang di tahun 2000an sukses membuat penontonnya bermata sembab. Rasanya kehidupan keluarga harmonis, mama papa sangat menyangi anak-anaknya. Kakak pun sangat menjaga adiknya. Kehidupan sempurna di lewati oleh Song Hye Kyo (sebagai Yoon Eun Suh) dan sang kakak Song Seung Heon (sebagai Yoon Joon Suh) harus sirna karena ternyata Yoon Eun Suh bukan anak mereka. Dari situ sebenarnya sebagai penonton mom Queen tidak rela fakta ini terungkap begitu cepat. Sedihnya langsung terasa setelah tahu bahwa anak mereka tertukar. Kehidupan Yoon Eun Suh langsung berubah drastis, duh pokoknya film ini selain menyuguhkan adegan romantis juga hampir seluruh episodenya mengandung bawang. Padahal cuma 16 episode tapi film ini sukses besar di hati kaum milenial. Setelah Endless love, barulah banyak bermunculan serial K-drama berikutnya. Kalau boleh sih, film Endless Love dibikin sekuelnya biar kangen kita pada drama romantis di film ini terobati. Setuju ga? 

5. Para Pencari Tuhan (PPT) 

Source Merdeka.com

Kalau bulan puasa serial TV spesial Ramadan yang paling ditunggu adalah film Para Pencari Tuhan (PPT). Sejak tayang perdana ditahun 2007, film ini selalu mendapat tempat tersendiri di hati penonton Indonesia. Bayangin nih mulai dari jilid 1 ditahun 2007, hingga sekarang sudah menginjak jilid 14 film ini selalu menarik untuk ditonton. Satu hal yang membuat film ini layak ditonton adalah konflik yang di tawarkan dalam film ini tidak begitu pelik dan tidak tampak kesan dibuat-buat. Konfliknya pun seputar kehidupan sehari-hari. Film yang dibintangi oleh aktor senior seperti Deddy Mizwar, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, dan Udin Nganga sukses mendapat tempat di hati penonton. Terbukti produksinya hingga berjilid-jilid dan tayang diwaktu prime time. Mom Queen selalu pantengin channel Satu untuk semua itu kalau pas sahur. Adegan demi adegan cukup bikin mengocok perut, apalagi setiap dialog diselipin dengan edukasi seputar keagamaan. Tapi satu yang mom Queen penasaran dari film ini, PPT ini kan film Ramadan tapi tidak pernah berkisah tentang adegan bulan Ramadan. Yang paling mom Queen suka adalah setiap dialog dalam film ini semuanya high quality. Suka untuk gaya penulisan skripnya. Coba deh nonton nanti malam saat sahur dan berbuka, pasti langsung jatuh cinta sama film ini.

Baca juga :7 Fakta Tentang Mom Queen Yang Jarang Terungkap

Itulah 5 teratas serial TV favorit yang wajib kalian tonton. Sekali nonton pasti bikin penasaran, ada yang sama ga? Sharing yuk.


#BPNRamadan2021 


Comments

  1. Wuaah saya juga suka detektif Conan, sampai sekarang. Saya juga ikut challenge BPNRamadan, tapi lupa bikin detektif conan, padahal conan selalu ditunggu dulu

    ReplyDelete
  2. Aku juga suka yang berbau detektif mom. Ada lagi deh manga detektif kalau ga salah detective school Q dulu pernah ada di TV.

    ReplyDelete
  3. Ya Allah endles love drakor pertama yg ku tonton jaman SD keknya, jdi inget2 serial jaman dlu tuh lucu2 lho..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Allah mom Iva tahun 2000an masih SD yaa... Alamak muda banget yak. #GarukTembok

      Delete
  4. Jadi inget dulu waktu kecil tiap hari minggu kalau udah jam 9, ganti chanel ke tivi ikan terbang buat nonton Conan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah masih Inget aja Mbakrib..bu guru ingetannya paling tajam yak

      Delete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular Post

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Berkirim hadiah ini dulu dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari dengan kata hamper