Skip to main content

Adab Bloger

Masih seputar dunia blogging. Seseru itu loh mengikuti kelas Blogspedia, banyak ilmu baru yang didapat. Kali ini membahas tentang bagaimana menjadi seorang bloger yang baik. Ada adab yang harus di dahulukan. Sebelum membahas adab seorang bloger, mom Queen akan membahas dulu bagaimana menjadi seorang blogger yang baik sebagaimana yang dibagikan oleh coach Marita. Ini adalah pertemuan kedua setelah materi pemanasan kemarin, suerr ini materinya 'daging' semua loh. Yang ketinggalan baca sharing mom Queen bisa baca di post sebelum ini ya.

Baca juga : Alasan Menulis di Blog dan Tip Manajemen Waktu bagi Mom blogger

Awal mula terjun ke dunia blogging, mom Queen juga bertanya-tanya untuk menjadi seorang Bloger yang baik itu seperti apa? Apa kriterianya? Kebetulan didalam Blogspedia Coaching Class batch #2 dibagikan ilmu oleh coach Marita tentang bagaimana menjadi seorang blogger yang baik. Nah untuk menjadi seorang Bloger yang baik setidaknya memenuhi kriteria sebagai berikut. 


◾ Bermanfaat

Bloger yang baik hendaknya menghasilkan konten yang bermanfaat. Jika biasanya hanya sekadar sharing keseharian (curhat), jika tidak bisa memberi manfaat setidaknya bisa memberi hiburan. Hindari juga curhat tentang aib atau sesuatu yang mengandung unsur SARA. Bisa-bisa kena banned mbah gugel. 


◾ Rajin update

Jangan sampai blog yang sudah ada hanya 'panas' diawal saja, kemudian ditinggalkan begitu saja. Pesan coach Marita, setidaknya jangan sampai tidak ada postingan sama sekali dalam satu bulan. Untuk blog baru usahakan untuk membuat postingan setiap hari. Jika blog sudah dikenal, tidak masalah posting satu kali seminggu. Bisa jadi ada yang sedang menungu-nunggu postingan kita setiap harinya. Jangan kecewakan pembaca setiamu. 


◾ Terus belajar

Semangat belajar ini tidak mengenal batasan usia. Tidak ada limit untuk belajar. Jangan berpikir bahwa "saya terlalu muda" atau juga "saya sudah lansia" hingga malas untuk meng-upgrade ilmu. Teruslah belajar, karena kita tidak pernah tahu bagian mana dari ilmu tersebut yang berguna untuk kita nantinya. Jika tidak terpakai sekarang, mungkin nanti bisa menjadi bekal bercerita untuk anak cucu. Why not? 


Untuk menjadi seorang bloger yang baik. Ada adab yang harus di dahulukan. Istilahnya adab sebelum ilmu. Orang yang beradab pastilah berilmu, sedankan orang yang brilmu belum tentu beradab. Mempelajari tentang adab seakan tidak ada habisnya.



Design by Canva

Adab dalam Menulis Artikel 

Dalam dunia blogging, meski tidak ada larangan untuk menulis apapun yang ada dikepala, tetap ada batasan-batasan yang harus diperhatikan oleh seorang Bloger. Ada adab yang mesti diperhatikan. Berikut adab seorang Bloger dalam menulis sebuah artikel. 



Design by Canva

◾ Personal Touch 

Menulislah dengan hati, karena sesuatu yang ditulis dengan hati akan langsung menyentuh sang pembaca. Menulislah dengan gaya bahasa sendiri, disesuaikan dengan kenyamanan kita sebagai penulis. Pastikan juga menulis sesuai dengan EBI (Ejaan Bahasa Indonesia). Meski kadang mom Queen kelepasan juga tidak sesuai PUEBI ( Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). 


◾ No Plagiasi

Plagiat sama dengan pencuri! Plagiat bisa dianggap sebagai pelanggaran hak cipta, dan ini diatur dalam undang-undang. Itulah mengapa dikatakan bahwa hati-hati plagiat. Copy paste dengan menyertakan sumbernya juga termasuk plagiasi loh. Boleh saja jika terinspirasi dengan tulisan orang lain, tetapi gunakan gaya bahasa sendiri atau paraphrase untuk menghindari praktek plagiasi. Jangan lupa sertakan referensi (sumber) tulisan atau gambar. Jangan hanya menuliskan seperti : "sumber pencarian gugel". Perlu diingat, bahwa gugel itu nama mesin pencari, sertakan link tulisan atau gambar yang diambil. 


◾ Bukan hanya Tulisan

Bukan hanya tulisan yang harus disertakan asal muasalnya. Gambar dan video yang dicantumkan juga harus menyebutkan sumbernya. Paling aman itu adalah menggunakan gambar dan video milik pribadi, sudah pasti bebas dari praktek plagiasi ini. 


Adab dalam Berkomunitas

Menjadi seorang Bloger, tentu akan berhubungan dengan banyak orang. Mau tidak mau kita akan berkenalan dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan dan usia. Mulai dari komunitas online maupun komunitas offline. Banyak juga komunitas Bloger yang sering mengadakan gathering atau meet up sesama bloger dalam wilayah yang sama. Mom Queen sendiri belum pernah mengikuti gathering, mungkin karena situasi pandemi jadi komunitas blogger belum mengadakan gathering lagi. 



Design by Canva

Sebelum mengikuti gathering sesama Bloger, ada juga loh adab yang harus dijaga saat meet up dengan sesama Bloger. Yuk simak berikut ini. 


◾ Ikuti Rule 

Setiap komunitas bloger memiliki rule dan warna masing-masing. Sebagai seorang Bloger kita wajib menghargainya. Ikuti rule yang ada selagi masih sesuai dengan prinsip yang dianut. Jika sudah tidak sejalan atau bertentangan dengan prinsip, sah-sah saja untuk tidak mengikutinya, dan memilih komunitas bloger yang sejalan dengan prinsip kita. 


◾ Ada Take and Give

Dalam suatu komunitas bloger ada aturan yang harus dipahami bahwa ada take and give, ada saat memberi dan ada saatnya menerima. Jangan betah menjadi bloger yang hanya duduk diam dan terima kasih. Ada masanya sesekali memberi, mau berbagi dengan member lain. 


◾ Saling Kenal Saling Dekat (SKSD) 

Nah ini kuncinya akrab dimana pun dan dalam komunitas apa pun, SKSD. Terkadang ada tipikal orang yang segan jika tidak dimulai duluan, namun ada juga yang 'rame' atau pemecah suasana. Jika sebuah komunitas, memiliki member yang lumayan banyak setidaknya ada satu yang kita kenal yaitu sang owner. SKSD bisa dilakukan dengan memulai dengan pertanyaan yang jawabannya "ya" selanjutnya bisa dilanjutkan dengan pertanyaan seputar keluarga atau hobi. Dari situ dijamin obrolan akan semakin nyambung dan akrab. 


Adab Blog Walking

Pada materi awal Blogspedia dalam bahasan tentang Blogging : Passion, Skill & Consistency sudah disinggung sedikit mengenai adab dalam blog walking. Karena bahasan adab ini sangat penting, makanya perlu diingatkan berulang-ulang agar nampol hehe.. Yuk lanjut baca adab blog walking 





◾ Jangan asal komentar 

Ini memang perlu dan selalu diingatkan, masih banyak kok mom Queen temukan dikolom komentar, komen bloger yang bernada basa-basi alias asal komentar bahkan tanpa membaca artikelnya. Komennya seperti apa? Pernah ga sih teman-teman baca komen begini :

" Artikelnya bermanfaat sekali kak" 

" Terima kasih sharingnya atau nice sharing kak

Hindari juga komentar begini :

"masya Allah, artikelnya panjang banget kak

Atau juga

"ini endorse ya?" 

Jika melihat atau menemukan komentar yang begini, bisa dipastikan yang komentar tidak membaca artikel yang ditulis. Jadi wajarkan kalau para Bloger rata-rata mengaktifkan fitur moderasi komentar, termasuk mom Queen hehe. Ingatlah apapun bentuk artikelnya jika tidak membaca utuh, setidaknya ada poin dari artikel yang ditangkap dan dijadikan point of view (PoV) dalam komentar kita. 


◾ Komentar Minimal 5 kata

Gunakan gaya bahasa kita yang sesuai dengan isi artikel. Jangan kelihatan bahwa kamu tidak membaca artikel secara lengkap. Jika semua komentar isinya sama semua seperti "thanks for sharing" atau "terima kasih remindernya" bisa-bisa dianggap spam. Berkomentarlah dengan bijak, usahakan memenuhi kriteria minimal 5 kata. 


◾ Jangan tinggalkan link hidup

Beberapa pengguna blog yang nakal banyak yang berkomentar dengan meninggalkan link hidup. Ini sangat merugikan si empunya rumah. Karena akan dianggap spam. Spam score yang tinggi bisa berpengaruh pada kualitas sebuah blog. 


◾ Kritik lewat jalur pribadi (japri)

Meski ada yang woles dengan kritik, namun tidak sedikit orang yang langsung down saat ada kritik dikolom komentar. Kita tidak tahu bagaimana perasaan di penulis saat membaca kritik kamu, meski niatnya untuk memperbaiki, alangkah lebih baik jika melalui jalur pribadi. Setiap bloger kebanyakan menampilkan kolom email, gunakan fitur ini untuk meletakkan kritik dan saran kepada si tuan rumah. 


◾ Balas komentar

Bagi mom Queen ini juga masih PR juga sih. Sebelum memoderasi komentar, mom Queen sangat jarang sekali berbalas komentar. Karena notifikasi komentar yang masuk tidak ada. Namun setelah me-moderasi komentar,mom Queen jadi tahu, artikel mana yang ada komentar baru, mana komentar yang belum dibalas mana yang sudah. Jadi secara tidak langsung moderasi komentar juga berfungsi sebagai mesin pengingat untuk berbalas komen. 


Adab terhadap Hater

Jujur untuk masalah hater ini mom Queen belum pernah menemuinya, jadi belum pernah merasakan yang namanya Hater. Ya kali, blog baru seumur jagung sudah punya hater hehe. Eh tapi mana tahu ya, suatu saat ada hater yang mampir ke blog kita, dan membuat kekacauan. So, sebelum negara api menyerang, sebaiknya pahami dulu apa yang harus dilakukan. 


Menghadapi hater juga ada adabnya loh. Gimana cara menghadapi hater? Coach Marita memberikan tipnya. Yang pertama adalah jangan tersulut emosi. Ketika hater datang dan berkomentar miring dalam blog kita, jangan langsung bersumbu pendek. Endapkan dulu dan beri klarifikasi, jika tetap tidak terima ya sudah biarkan dan anggap mereka butiran deterjen, yang akan hilang dengan sekali bilas hehe. Yang kedua adalah jadikan sebagai sarana instrospeksi diri, berikan ruang kepada hater untuk membuat diri kita berproses lebih bijak dalam menyampaikan argumentasi atau bahkan menjadikannya ide dalam menulis. Dan yang terakhir adalah tetap semangat, kadang ujian muncul bukan untuk menjatuhkan kita tapi ujian datang untuk melihat seberapa kuat kita bertahan. So tetap semangat ya. 


Adab Bloger Gathering / Blog Coaching / Blog Even

Ketika ada kesempatan diundang untuk menghadiri sebuah gathering/blog coaching/blog event harap datang tepat waktu. Hal ini dimaksudkan untuk bisa bercengkrama terlebih dahulu dengan sesama bloger. Kenali dan hargai pengundang semisal memperhatikan dresscode dan aturan khusus yang diterapkan. Ikuti acara dengan baik, pastikan kita mengetahui apa yang harus dikerjakan. Kosongkan gelasmu, meskipun materi yang disampaikan sudah diluar kepala, tetaplah rendah hati dan memakai ilmu padi. Dan yang terakhir, tetap jalin komunikasi untuk membangun networking. Sediakan kartu nama siapa tahu kelak diundang lagi di event selanjutnya. 


Adab pada Client

Bloger dan client memiliki hubungan mutualisme, keduanya sama-sama membutuhkan. Untuk itu dibutuhkan kerja sama yang baik agar hubungan tetap harmonis. Adapun adab Bloger terhadap client antara lain menjalin komunikasi dengan baik, balas dengan sopan meskipun ada tawaran yang tidak sesuai prinsip ataupun nominal yang kurang pas. Tetap jaga rahasia client dan tidak perlu mengumbar aib orang lain. Jaga kualitas dan tetap jalin komunikasi yang baik. Jangan hapus backlink, meski kontrak kerja sama telah berakhir, siapa tahu dapat job lagi di kemudian hari. 


Adab pada Diri Sendiri dan keluarga

Hidup yang seimbang antara diri sendiri dan keluarga menjadikan kita hidup tanpa beban. Kita harus menyadari bahwa diri ini membutuhkan peran dan support dari keluarga. Ada hak yang tidak boleh diabaikan. Untuk itu perlu diperhatikan adab bloger terhadap diri sendiri dan keluarga. 


◾ Manajemen diri

Perhatikan jam biologis tubuh, saatnya istirahat ya istirahat. Berikan waktu untuk tubuh me-recovery. Jaga kesehatan dan juga kebersihan tubuh. 


◾ Manajemen waktu

Tetapkan mana waktu untuk diri sendiri, waktu bersama keluarga dan waktu mengerjakan urusan pekerjaan (blogging). Berikan hak mereka sesuai porsinya. 


◾ Manajemen bahagia

Mengutip dari kalimat pamungkasnya coach Marita bahwa "blogging bisa saja membahagiakan diri sendiri, tetapi jangan lupa ada peran orang lain yang mendukung kita dan mereka pantas dibahagiakan, jangan sampai kebahagiaan kita mendzalimi bahagianya mereka".


Demikian sharing tentang adab bloger dan bagaimana menjadi bloger yang baik. Jika ada yang ingin ditambahkan silahkan drop dikolom komentar ya :) 


Comments

  1. Yess, welcome to Blogger..
    salam knl buat MomQueen... mau follow blog ini tp gak ketemu widget followernya... ^_^

    menurutku, ngeblog itu asik, selain bs dpt byk tmn baru, jg bisa bercanda, curhat gak papa asal gak menyudutkan org, ilmu baru, tempat2 baru, makanan2 baru, dan byk lagi informasi baru yg didpt dr hasil ngeblog. Dan satu lg yg gak kalah asiknya, ngeblog jg bisa utk mendapatkan uang... asik kan, cm nulis aja dibayar kok...
    itu menurut saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kak, makasih sudah berkunjung. Gadget follow ada di garis 3 dekat header kak wkwk.. Tersembunyi sih di tema ini haha.. Btw setuju banget lah sama kakak.

      Delete
  2. Yes kak, sesama blogger kita harus bisa mengapresiasi blog orang lain. Saat berkomentar jugaa tidak hanya meninggalkan komen bosa basi saja hehe. Dari blogwalking ini juga bisa menambah wawasan untukku. Semoga kta bisa konsisten buat nulis ya mbakk, dan tulisan kita bisa bermanfaat untuk orang lain

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Popular posts from this blog

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Pengalaman memutus candu gadget pada toddler

Pic from google Dewasa ini sangat tidak asing apabila melihat anak-anak (bahkan) usia balita sudah memegang gadget dalam kesehariannya. Bahkan Ada orangtua yang sengaja memberikan gadget sebagai dalih untuk mengalihkan perhatian anak yang melulu ingin ditemani bermain. Pada dasarnya fitrah anak, apalagi diusia balita adalah bermain. Namun terkadang karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan orangtua  untuk mengakomodir keinginan anak inilah yang membuat orangtua menyerahkan kegiatan anak untuk berinteraksi pada gawai. Saya bukan orangtua yang anti sekali untuk memberi gawai pada anak. Tidak juga, namun dibalik sekian banyak dampak negatif dari gadget ada juga beberapa manfaat yang bisa di petik. Misalnya bisa mendapatkan ide bermain anak, memvisualisasikan apa-apa yang terasa sulit di pahamkan dengan kata-kata, video edukasi, lagu reliji dan lain sebagainya.Tetapi diantara daftar manfaat gawai ini, ada setumpuk efek negatif penggunaan gadget pada anak, apalagi balita :( Saya mencoba

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

DIY: Cara Membuat Hamper Mudah dan Simple untuk Hantaran Nikah

Dewasa ini tradisi berkirim hadiah seperti sudah menjadi tren baru. Banyak orang mengabadikan momen khusus sebagai ajang untuk berkirim pesan lewat hadiah. Jika dulu berkirim parsel atau hamper hanya dihari besar keagaamaan seperti lebaran atau natal. Sekarang berkirim parsel juga di berbagai momen bersejarah seperti di hari ulang tahun, menyambut kelahiran bayi, wisuda kuliah dan sebagainya. Baca juga :  Manajemen keuangan keluarga anti bocor ala Maminca   Jika dulu tradisi berkirim hadiah ini lebih dikenal dengan sebutan berbagi parsel, namun sekarang lebih banyak dikenal dengan sebutan berbagi hamper. Sebenarnya tidak ada beda antara keduanya, mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, jika kita melakukan pencarian untuk kata parsel maka akan berarti bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya. Pun begitu ketika kita mencari

Jasa Pengiriman Barang Murah dan Efisien dengan LJR Logistics

Kebutuhan untuk jasa pengangkutan barang dewasa ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dikesampingkan. Semakin berkembangnya dunia usaha baik lokal maupun international menjadikan kebutuhan untuk jasa angkutan barang dengan biaya murah dan cepat menjadi prioritas. Apalagi jika kita berbicara mengenai perpindahan barang dalam jumlah yang besar seperti jasa kirim dengan menggunakan Full Container Load (FLC) ataupun Less Container Load (LLC) . Minimnya informasi yang bisa didapatkan terutama oleh pelaku usaha mikro yang baru berkembang menjadikan hanya sedikit saja yang bisa memanfaatkan jasa kirim ini. Padahal jika dicermati pengiriman dengan menggunakan logistik berbiaya murah bisa menghemat biaya produksi. Penghematan yang besar pada biaya produksi tentu bisa meraup laba yang lebih besar. Tidak bisa dipungkiri jika saat ini dunia bisnis seperti Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sedang dalam perhatian pemerintah. Sebut saja seperti Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), ditahun 2021

Asal Kata Lebaran dan Tradisi Idul Fitri 2021 di Indonesia, ketika wabah Covid-19 yang masih meningkat

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Hai  teman-teman blogger bagaimana puasanya? Sudah hampir dipenghujung bulan Ramadan nih, masih semangat mengejar pahala? Insya allah, semoga Allah memudahkan langkah kita semua mencapai keberkahan dibulan Ramadan ini. Dalam rangka ngeblog bareng bersama komunitas blogger Bengkel Diri kali ini mengangkat tema hari Raya Idul Fitri. Pada kesempatan ini saya ingin mengulas tentang Asal Kata Lebaran dan tradisi Idul Fitri 2021 di Indonesia, ketika wabah Covid-19 yang masih meningkat. Alhamdulillah  dalam hitungan beberapa lagi kita akan merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H. Segala persiapan tentu sudah mulai semarak dan geliat bau kue sudah mulai semerbak di sekitar perumahan.  Hmm  rasanya sudah tidak sabar menyambut datangnya hari kemenangan. Pusat perbelanjaan pun tak kalah semaraknya dalam menyambut datangnya hari nan fitri ini. Segala jenis kue, makanan ringan, dan aneka minuman kaleng pun sudah ramai menghiasi supermarket.  Melihat seje

Membuat Parcel (Hampers) Low Budget

Membuat Hampers Rumahan Hampers ala Mom Queen  πŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒπŸŒΈ Alhamdulillah Lebaran sebentar lagiiπŸ’• MasyaAllah tak terasa yaah, kita akan berpisah dengan Ramadhan bulan mulia,dan bersiap menuju hari kemenangan, aamiin. Lebaran atau hari-hari besar lainnya biasa identik dengan saling berkirim pesan, makanan bahkan hadiah sebagai bingkisan kepada kerabat, sanak saudara bahkan orangtua untuk mewakili betapa syukurnya kita bisa di berikan segala kenikmatan oleh Allah Subhanahu Wata'Ala. Terlebih seperti sekarang ini, ketika diri tidak bisa bertemu muka, mengulurkan tangan, memeluk fisik maupun bersimpuh dihadapan orang-orang terkasih, sebagai wujud perwakilan itu biasa disimbolkan dengan mengirimkan 'pesan cinta' lewat transperan atau bingkisan (hampers) atau biasa dikenal dengan parcel. Nah, saat semua terasa sulit untuk dilakukan, apalagi harus bepergian memilih dan membawa hampers yang lumayan besar, dan biaya yang dikeluarkan juga lumayan