header maminca sharing

8 Tips lulus ASI dengan Exclusive Pumping

Konten [Tampil]

"Moms, ke mana pun kau pergi, aku akan selalu mengikutimu"

Mungkin itu adalah pikiran yang ada di kepala bayi-bayi dengan ASI eksklusif hehe. Betapa tidak, kan bayi newborn itu selalu satu paket dengan ibunya. Ke mana pun ibunya pergi, dia harus selalu ada di sisi Ibu.

8 Tips lulus ASI dengan Exclusive Pumping

Moms, bagi yang sedang menjalani fase menyusui, sudah pernah dengar istilah exclusive pumping? Ternyata exclusive pumping atau biasa disingkat Eping ini sangat bisa lho untuk lulus ASI eksklusif. Namanya ya Exclusive Pumping hehe.

Exclusive Pumping, Solusi Problema Ibu Menyusui

Moms, tak dapat dipungkiri bahwa Exclusive Pumping adalah solusi banget untuk ibu menyusui yang nyambi ibu bekerja. Waktu bersama bayi yang terbatas membuat metode menyusui langsung atau direct breastfeeding (DBF) tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI bayi. Sehingga tak jarang bayi-bayi dengan ibu bekerja, juga diberikan susu formula oleh ibunya.

Exclusive pumping adalah istilah yang disematkan untuk ibu yang melakukan metode pengambilan ASI dengan cara memompa. Jika biasanya bayi langsung yang menghisap payudara ibu, namun karena suatu sebab hal ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Penyebab munculnya fenomena Exclusive Pumping, seperti :
◾Ibu bekerja
◾Ibu dengan kondisi medis tertentu
◾Puting datar atau 'mendelep'
◾Perlekatan kurang sempurna
◾Dan sebagainya

Kondisi diatas membuat ibu kesulitan memberikan ASI langsung pada bayi, sehingga solusinya dengan Exclusive Pumping atau Eping.

Tantangan dalam Exclusive Pumping

Dalam memilih sebagai ibu Eping, memang tidak dipungkiri bahwa kondisi ini merupakan tantangan besar Moms. Terlebih metode ini terbilang baru dalam dunia persusuan. Tak jarang ibu yang menggunakan cara ini mendapat 'cibiran' dari orang-orang terdekat.

Mom Queen sebagai salah satu pelaku Eping, merasakan sendiri tantangan dalam memberikan ASI dengan cara Eping ini. Memang dibutuhkan semangat tinggi dan konsistensi yang luar biasa untuk bisa sukses ASI eksklusif 6 Bulan dengan Exclusive Pumping.

Belum lagi, anggapan orang-orang sekitar bahwa menyusui langsung adalah harga mati ASI eksklusif. Nyatanya ga juga kok, melalui tulisan ini mom Queen mau memberikan semangat buat Moms yang punya tekad tinggi memberikan ASI saja selama 6 bulan dengan exclusive Pumping.

2 kali menjalani exclusive pumping pada kedua bayi-bayi mom Queen, nyatanya aman-aman saja. Meski tak dapat dipungkiri, bisa memberikan ASI dengan cara DBF sungguh suatu prestasi.

Tapi, jika kondisi tidak memungkinkan, why not? We can take another way! Yuk, jalani Exclusive Pumping dengan penuh semangat dan cinta Moms! You can do it!

Waktu Terbaik Pumping

Menjadi ibu Eping, Moms harus pandai-pandai mencari waktu terbaik untuk pumping. Jika melewatkan waktu terbaik ini, bisa menyebabkan bendungan ASI dan berakibat mastitis.

Bendung ASI artinya ASI nya tidak keluar secara lancar, sedang mastitis adalah kondisi adanya peradangan pada jaringan PD yang menyebabkan rasa panas dan tidak nyaman. Keduanya itu sakitnya minta ampun.

Nih, Moms sebelum terjadinya hal diatas lebih baik cermati dan mulai mengatur waktu untuk pumping.

Ini adalah jadwal pumping yang biasa mom Queen jalankan selama menjadi ibu Eping.
☑️ Jam 02.00
☑️ Jam 04.00
☑️ Jam 07.00
☑️ Jam 10.00
☑️ Jam 13.00
☑️ Jam 16.00
☑️ Jam 19.00
☑️ Jam 23.00

Bisa dibilang, hampir seluruh waktu mom Queen difokuskan hanya memberi ASI pada bayi kami. Jenuh? Kadang! Lelah? Pasti! Tapi ada cinta yang besar yang menguatkan. Itulah mengapa ibu menyusui sangat butuh sekali yang namanya support dari suami dan orang sekitar.

Apalagi jika memilih untuk menggunakan cara ASI Perah (ASIP). Menjadi ibu Eping memang butuh tekad dan sedikit 'keras kepala' menolak sufor demi ASI bisa lancar. Serius, keyakinan yang tinggi bahwa 'cukup hanya ASI' pada ibu menyusui turut memberikan dampak pada supply ASI.

Berapa Kali Sebaiknya Pumping?

Layaknya ibu menyusui langsung (direct breastfeeding), Ibu Eping bisa melakukan pumping 7-8 kali pumping dalam sehari semalam. Sisanya, biarkan tubuh merecovery kondisi agar beristirahat untuk membantu menaikkan jumlah ASI tiap harinya.

Oh ya, menurut pengalaman mom Queen, ibu menyusui harusnya mempunyai alarm di jadwal-jadwal pumping diatas. Untuk menghindari skip jadwal pumping, jangan sampai tidak melakukan sesi pumping lebih dari 4 jam, terutama pada awal-awal kelahiran. Karena akan berdampak pada quantity ASIP nantinya.

Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Satu Sesi Pumping?

 
8 Tips lulus ASI dengan Exclusive Pumping

Karena Moms sudah mempunyai jadwal khusus kapan waktu terbaik untuk pumping. Maka lakukan pumping 2-3 jam dengan lama waktu pumping 20-30 menit.

Jika menggunakan pompa electric, awali pumping dengan mode pijat, atau dari mode paling ringan-sedang-kuat. Tapi jangan langsung ke mode paling kuat. Bisa berakibat pecahnya pembuluh darah di sekitar areola. Jadi yang keluar bukan saja ASI tapi darah. Hmm jangan sampe ya Moms!

Tips ASIP Melimpah dengan EPing

Nah Moms, pertanyaannya gimana sih agar ASIP melimpah ruah? Karena kita harus mempersiapkan ASIP yang banyak untuk persiapan asupan nutrisi bayi nantinya moms.

Pengalaman mom Queen, kalau di bulan pertama dan kedua setelah melahirkan adalah saat yang paling tepat untuk 'menabung' ASIP. Saat dibulan-bulan ini produksi ASI banyak sekali, namun bayi masih menyusu sangat sedikit. Kesempatan ini bisa kita manfaatkan untuk menyetok ASIP.

 

8 Tips lulus ASI dengan Exclusive Pumping

Berikut tips agar ASIP melimpah

  1. Memiliki jadwal pumping yang teratur
  2. Melakukan pijatan lembut pada PD sebelum memulai sesi pumping
  3. Minum segelas air hangat
  4. Rajin membersihkan nipple /puting setiap habis sesi pumping
  5. Melakukan power pumping
Power pumping adalah salah satu cara untuk menaikkan supply ASI. 

Dengan pompa ASI satu cabang.
Pompa 10 menit - istirahat 10 menit - pompa 5 menit - istirahat 5 menit (disebut satu sesi)

Dengan pompa ASI dua cabang
Pompa 20 menit - istirahat 20 menit - pompa 10 menit- istirahat 10 menit (disebut satu sesi)
* lakukan 1-2 kali sehari, selama satu minggu

6. Hindari stress

Stress mampu membuat supply ASI menurun. Moms bisa mengurangi stress dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Misalnya melakukan olahraga ringan, bertemu dengan banyak orang, dan sebagainya. 

7. Jangan lewatkan sesi pumping

8. Mengkonsumsi makanan booster ASI

Percaya moms, jika supply ASI itu sama dengan permintaan ASI. Jadi, jika kita melewatkan satu sesi pumping, tubuh akan merespon bahwa kita tidak membutuhkan ASI sebanyak biasanya. Ini yang menjadikan jumlah ASI menurun.

Itulah Moms, beberapa tips ala mom Queen tentang pengalaman lulus ASI eksklusif 6 Bulan dengan Exclusive Pumping. Apapun cara yang dilakukan Moms demi memberikan ASI eksklusif, baik dengan menyusui langsung atau pun dengan Exclusive pumping, tidak masalah. Yang pasti, ada banyak cinta disana. Cinta ibu lewat ASI Eksklusif.

Salam,
Mom Queen


Phai Yunita S Wijaya
Hi Im Yunniew, ibu dengan 3 orang anak yang memiliki hobby menulis dan literasi. Marriage and parenting enthusiast, Womanpreneur dan Consultant franchise Laundry and minimarket, ibu pembelajar, dan tukang review produk temen :)

Related Posts

Post a Comment