header

BETADINE Sabun Cair Ajarkan Cara Cuci Tangan yang Benar

Konten [Tampil]

BETADINE Sabun Cair Ajarkan Cara Cuci Tangan yang Benar

Pengalaman harus menjalani rawat inap di bangsal perawatan anak rumah sakit swasta di Batam, menjadikan saya harus lebih waspada lagi dalam menerapkan pola hidup bersih Ya, saat itu saya sedang hamil anak ke tiga, hamil tua. Sudah memasuki usia kandungan 34 minggu. Saya harus menunggui putri kedua saya menjalani rawat inap selama 3 hari 2 malam di rumah sakit.

Ketika itu putri kedua saya berusia 16 bulan. Sedang lucu-lucunya dan sangat aktif dalam aktivitasnya sehari-hari. Saat itu dia gemar memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya. Fase eksplorasi dalam dirinya memasuki fase oral.

Bertemu apapun yang menurutnya menarik akan segera dimasukkannya ke dalam mulut. Mungkin dia mengira mulutnya bagian dari kantong ajaib. Apapun boleh dimasukkan kesana. Efek dari perilaku inilah yang mengakibatkan dirinya kemudian demam selama 3 hari. Demamnya sangat tinggi bahkan hampir mencapai 40◦.

Saya berusaha menurunkan panasnya dengan obat antipiretik yang saya sediakan di rumah. Namun usaha saya tak kunjung menurunkan panasnya. Hari ke-4 demamnya membaik, tetapi hari ke-5 demamnya kembali naik. Saya dan suami membawanya ke klinik dekat rumah. Oleh Dokter yang berjaga kami dirujuk ke rumah sakit besar untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Sesampai di rumah sakit, putri saya langsung ditangani dokter spesialis anak untuk dilakukan tes laboratorium melalui pengecekan darah. Hasilnya tes lab menunjukkan telah terjadi sesuatu di dalam tubuh anak saya, tetapi Dokter belum bisa memastikan. Hanya saja bahwa hasil tes lab menunjukkan sel darah putih di tubuh anak saya meningkat drastis. 27.000 mcL dari angka normal rata-rata untuk anak usia dibawah 2 tahun 6000-14.000 per mikroliter darah.

Dokter menyarankan untuk dilakukan rawat inap. Sebenarnya saya sudah menolak untuk dilakukan rawat inap, mengingat saya sedang hamil besar dan putri pertama saya juga masih berusia 3 tahun. Khawatir tidak ada yang menjaga. Tapi Dokter tidak mau ambil resiko, rawat inap tetap harus dilakukan. Bakteri dan virus banyak bersarang di tubuh anak saya.

Saya berdiskusi dengan suami, akhirnya kami pun menandatangani surat persetujuan untuk dilakukan rawat inap. Di rumah sakit demam anak saya terus dipantau, selama 2 hari di rumah sakit panasnya belum juga turun. Barulah memasuki hari ke tiga panasnya turun. Kemudian dilakukan pengecekan terakhir kondisi sel darah putihnya sudah kembali normal, dan diperbolehkan untuk rawat jalan saja. Alhamdulillah.

Mulai Hidup Sehat dengan Rajin Cuci Tangan


Oleh Dokter yang merawat disarankan untuk mulai hidup sehat dengan rajin cuci tangan, tetap menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh anak. Seperti mandi 2 x sehari, makan makanan sehat dan mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas. Saya pun menyadari bahwa anak saya memang gemar memasukkan berbagai macam benda ke mulutnya.

Mungkin inilah salah satu penyebabnya. Saya pun jadi lebih waspada terhadap kesehatan anak saya, saya tidak ingin pengalaman menginap di rumah sakit terulang kembali. Makanya saya mulai menerapkan pola hidup sehat dengan selalu mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas. Hal ini juga untuk menjaga kesehatan saluran cerna anak.

Mencuci tangan adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Lakukan kegiatan ini untuk selalu melindungi kesehatan diri. Terutama anak-anak, pastikan mereka selalu mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas. Untuk sabun antiseptic saya menggunakan BETADINE sabun cair

BETADINE Antiseptic Skin Cleanser



Betadine sabun cair

BETADINE antiseptic skin cleanser adalah BETADINE sabun cair antiseptik yang digunakan untuk membersihkan kulit dan berfungsi membunuh kuman penyebab penyakit. Betadine sabun cair mengandung Povidone-Iodine 7,5% w/v.

BETADINE telah dipercaya oleh keluarga Indonesia sejak 50 tahun yang lalu. Produk BETADINE di percaya puluhan tahun karena efektif membunuh kuman penyebab infeksi dan warna coklat keemasan Povidone-Iodine adalah warna alami sehingga ampuh bunuh kuman penyebab penyakit. 

Saya selalu teringat ketika masih kecil, ketika mengalami luka Ibu selalu meneteskan BETADINE cair atau BETADINE antiseptic solution pada luka saya. Ajaibnya setelah diberi beberapa tetes BETADINE cair luka saya lebih cepat mengering.

Betadine cair untuk luka bernanah

Hingga sekarang saya sangat percaya dengan produk BETADINE. Kini BETADINE telah mengeluarkan berbagai macam produk perawatan kesehatan. Mulai dari produk perawatan luka hingga produk perawatan kesehatan tubuh seperti body wash, feminine care, daily medicated care dan masih banyak lagi.

Moms bisa melihat berbagai macam varian produk BETADINE di link ini https://betadine.co.id Mencuci tangan dengan BETADINE antiseptic skin cleanser dapat membunuh kuman penyebab bibit penyakit.

Mengapa harus mencuci tangan?


Mengapa selama ini gencar sekali kampanye cuci tangan pakai sabun? Ya, tentu saja demi menjaga kesehatan diri kita. Kuman penyakit selalu mengintai kita setiap saat. Mencuci tangan adalah cara ampuh usir kuman penyakit.

Kapan Harus Mencuci Tangan?


Mencuci tangan dilakukan setelah menyentuh benda asing ataupun setelah beraktivitas. misalnya, setelah bermain, setelah memegang hewan peliharaan, dan setelah batuk atau bersin. Pastikan juga untuk selalu mencuci tangan sebelum makan. Mencuci tangan bukan asal cuci dan basah saja, harus mencuci tangan dengan cara yang benar.

Bagaimana Cara Cuci Tangan yang Benar?


Sejak pandemi melanda, kita diajarkan untuk selalu menjaga kebersihan diri. Salah satunya dengan selalu rutin mencuci tangan tiap kali habis menyentuh sesuatu.

Tetapi mencuci tangan, bukan asal membasahi tangan dengan air semata. Ada cara mencuci tangan yang benar.

Cara Cuci Tangan yang Benar


5 langkah cuci tangan yang benar

Dengan mencuci tangan menggunakan BETADINE sabun cair artinya kita telah menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Oh ya Moms, harap diperhatikan bahwa penggunaan BETADINE sabun air ini hanya untuk pemakaian luar. Dan harap berhati-hati untuk penderita hipersensitif Iodium.

Penggunaan BETADINE sabun cair ini tidak disarankan untuk anak usia dibawah 1 tahun, orang yang alergi terhadap povidone iodine, hingga pasien yang sedang menerima pengobatan Radioiodine. Bagi orang dengan kondisi diatas bisa saja mengalami alergi povidone iodine, yang menimbulkan rasa gatal, kemerahan, bengkak, lecet, iritasi dan sebagainya. Segera hentikan penggunaan apabila mengalami masalah seperti diatas.

Penutup


Menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan pakai BETADINE sabun cair adalah kunci menghindarkan diri dari berbagai macam penyakit. Penggunaan BETADINE antiseptic skin cleanse diberikan sebagai bentuk pencegahan terjadinya masalah kesehatan. Ayo hidup bersih dengan rajin cuci tangan pakai BETADINE sabun cair. Semoga bermanfaat.

Salam,
Mom Queen

Referensi
https://betadine.co.id/
https://betadine.co.id/product/antiseptic-products/betadine-antiseptic-skin-cleanser
https://youtu.be/MfC0Zfh3jE4
http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/5-langkah-cuci-tangan-pakai-sabun
Phai Yunita S Wijaya
Hi Im Yunniew, ibu dengan 3 orang anak yang memiliki hobby menulis dan literasi. Marriage and parenting enthusiast, Womanpreneur dan Consultant franchise Laundry and minimarket, ibu pembelajar, dan tukang review produk temen :)

Related Posts

18 comments

  1. Betadine memang andalan keluarga banget. Dari dulu sampe sekarang pun di rumah selalu ada betadine.

    ReplyDelete
  2. Entah kenapa yaa aku tuh suka banget sma baunya sabun cair betadine ini hehe berasa bersih dan kuman ngga akan nempel2 lagi gituuu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi.. Wanginya khas banget sih, kayak udah melekat dalam bawah sadar sebagai wangi bebas kuman ya Kak Ji.

      Delete
  3. oh baru kah ini mbak? wah makin lengkap ya produknya betadine :) jadi gak bingung lagi pilih produk higyene yang tepat buat keluarga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya makin banyak mbak. BETADINE udah mengeluarkan berbagai macam produk sekarang

      Delete
  4. Aku juga diresepin dokter betadine buat luka sunat anak kak, mantul banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah emang Buat luka emang cepet kering ya Mbak. Makanya sering dipakain untuk dunia medis

      Delete
  5. Ngeri-ngeri sedap ya kalau anak lagi aktif-aktifnya, mau dihalangin entar menghambat fasenya, dibiarin pasti ada ga baiknya. bagian pentng sebagai ortu adalah mempersiapkan diri ya mbak. Termasuk untuk pertolongan pertama bagi si kecil,dan bahan edukasi buat sikecil juga perlu dipersiapkan, so bisa langsung praktek

    ReplyDelete
  6. Pelajaran berharga banget untuk saya ni mbak, apalagi selama pandemi. Kita harus rajin cuci tangan. Untungnya ada beadine sabun cair juga sebagai stok di rumah

    ReplyDelete
  7. Inovasi betadine makin luar biasa. Dari obat luka luar, kini menjadi penghasil produk-produk kesehatan lainnya, termasuk Betadine antiseptic skin clenaser ini. Mantap

    ReplyDelete
  8. Antiseptic memang identik dengan Betadine ya... Maklum, sudah melegenda. Aku juga selalu menganjurkan Betadine ke pasien-pasienku...

    ReplyDelete
  9. O ada ya sabun cairnya, baru tau aku mbak, makasih ya infonya

    ReplyDelete
  10. setelah hanya mengenal betadine buat obat luka, ternyata banyak banget produk betadine lainnya. betadine emang andalan keluarga hihi

    ReplyDelete
  11. Woooow....jadi penasaran produk-produk merk ini. Ternyata buanyak...kenalnya baru 3 hehehe

    ReplyDelete
  12. aku juga setia pakai betadine, karena ampuh banget :D

    ReplyDelete
  13. Sepakat kalo sekarang bahkan sebenarnya sejak dulu cuci tangan menjadi hal penting.

    Aku juga pakai betadine hehhee dan obat merah serta betadine kumur handal

    ReplyDelete
  14. Sejak belum zaman Covid-19, anakku dah diajarin bapaknya cuci tangan yang panjang banget tahapannya itu.. gegara bapaknya kerja di rumah sakit dan tiap akreditasi setiap karyawan dicek random teknik cuci tangan yang bener wkwk.

    Nah kalau urusan cuci tangan, memang Betadine Sabun Cair ahlinya... dah terbukti lah produknya.

    ReplyDelete

Post a Comment