Konten [Tampil]
Hi Moms!
Kalau kamu saat ini sedang hamil atau sedang menunggu detik-detik melahirkan, pasti makin hari makin exited kan? Sama seperti teman ngeblog Mom Queen yang sebentar lagi juga akan melahirkan, saya pun ikutan semangat (bukan ikutan hamilnya yaaa) tetapi..saya semangat untuk membahas per-ASI-an juga hihi.
Seperti ibu hamil pada umumnya apalagi bagi to be a new mom yang bertanya-tanya, berapa hari ASI keluar sebelum melahirkan? Apakah itu tanda persalinan sudah dekat, atau justru hal yang perlu dikhawatirkan? Rasa penasaran ini wajar sih, terutama bagi calon ibu yang baru pertama kali hamil.
Perubahan pada payudara selama kehamilan memang sering memunculkan cairan mirip ASI, namun sebenarnya ada proses biologis panjang di baliknya.
Mom Queen akan membahas secara lengkap kapan ASI mulai keluar, di usia kehamilan berapa ASI keluar, hingga makanan apa saja yang dapat membantu mendukung produksi ASI sebelum persalinan.
Kapan ASI Akan Keluar?
Pada suatu hari ketika hamil, payudara saya pernah dicek oleh bu bidan untuk mengetahui apakah ASI saya sudah ada atau belum. Beliau menekan bagian ujung puting. Agak keras, dan terasa sakit bagi saya. Ketika itu, keluar cairan bening sedikit kuning. Bu bidan mengatakan bahwa itu tanda ASI-nya sudah ada dan itu bagus.
Secara medis, cairan pertama yang keluar dari payudara ibu hamil bukanlah ASI matang, melainkan kolostrum. Kolostrum adalah cairan kental berwarna kekuningan yang sangat kaya nutrisi dan antibodi. Inilah ‘ASI pertama’ yang sangat penting bagi bayi baru lahir.
Kolostrum sebenarnya sudah mulai diproduksi tubuh sejak trimester kedua kehamilan. Namun, tidak semua ibu hamil akan melihat atau merasakan cairan ini keluar sebelum melahirkan. Ada yang mengalaminya di akhir kehamilan, ada juga yang baru mengeluarkannya setelah bayi lahir.
Keluarnya kolostrum sebelum melahirkan bukan tanda bahaya. Ini merupakan respons alami tubuh terhadap perubahan hormon, terutama hormon prolaktin yang berperan besar dalam produksi ASI. Namun, jika kolostrum tidak keluar sama sekali sebelum persalinan, ibu juga tidak perlu khawatir. Hal ini tidak menentukan banyak atau tidaknya ASI setelah melahirkan.
Beberapa tanda bahwa tubuh sedang mempersiapkan produksi ASI antara lain:
- Payudara terasa lebih penuh dan berat
- Puting menjadi lebih sensitif.
- Muncul cairan bening atau kekuningan saat payudara tertekan
Semua kondisi ini masih tergolong normal selama kehamilan. Kalau itu, saya juga sempat khawatir kalau-kalau ASI saya tidak cukup banyak untuk menyusui. Namun bu bidan mengatakan, tidak perlu khawatir, jumlah ASI bisa di booster dengan makanan untuk memperbanyak ASI.
Berapa Hari ASI Keluar Sebelum Melahirkan?
Pertanyaan berapa hari ASI keluar sebelum melahirkan sebenarnya tidak memiliki jawaban pasti. Setiap ibu memiliki kondisi tubuh dan psikologis yang berbeda.
Pada sebagian wanita, kolostrum bisa keluar beberapa minggu sebelum persalinan, bahkan sejak usia kehamilan 28-32 minggu. Namun pada ibu lain, kolostrum baru terlihat beberapa hari sebelum melahirkan, atau bahkan tidak keluar sama sekali sampai bayi lahir.
Pada diri saya sendiri kolostrum keluar ketika payudara ditekan, namun jumlahnya tidaklah banyak. Hal ini normal dikarenakan bayi belum dilahirkan. ASI akan reflex keluar ketika bayi dan plasenta lahir. Ini seperti sinyal pada tubuh, bahwa bayi siap menerima nutrisi dari ASI.
Secara umum, berikut gambaran waktunya:
- Trimester kedua (minggu 16-27): Kolostrum mulai diproduksi, tetapi jarang terlihat keluar.
- Trimester ketiga (minggu 28-40): Kolostrum bisa mulai keluar, terutama jika payudara tertekan atau setelah mandi air hangat.
- Beberapa hari sebelum melahirkan: Pada sebagian ibu, kolostrum keluar lebih sering dan spontan
Penting dipahami bahwa keluarnya ASI atau kolostrum sebelum melahirkan tidak bisa dijadikan patokan kapan persalinan akan terjadi. Ada ibu yang kolostrumnya keluar sejak lama namun melahirkan tepat waktu, ada pula yang tidak mengalaminya sama sekali tetapi tetap bisa menyusui dengan lancar setelah persalinan.
Jika kolostrum keluar disertai kontraksi kuat, nyeri hebat, atau perdarahan, barulah ibu perlu segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Pada Usia Kehamilan Berapa ASI Akan Keluar Sebelum Melahirkan?
Secara fisiologis, produksi ASI sudah mulai disiapkan sejak awal kehamilan. Namun, cairan ASI sudah diproduksi sebelum melahirkan. Pada usia kehamilan berapa ASI keluar sebelum melahirkan? Sebenarnya pada usia kehamilan 28 minggu ke atas (trimester ketiga) ASI sudah siap di payudara ibu. Ini adalah fase ketika tubuh ibu secara aktif mempersiapkan diri untuk menyusui.
Ada yang keluar sendiri atau ada yang keluar karena stimulasi. Mengutip dari Alodokter, dokter Diana Putri Veronika menyebutkan jika ASI belum keluar sebelum melahirkan maka tidak perlu khawatir, namun jika setelah melahirkan ASI tidak keluar, Mom bisa menghubungi konselor laktasi untuk penanganannya.
Pada kehamilan pertama, kolostrum biasanya keluar lebih lambat atau bahkan tidak terlihat sama sekali hingga melahirkan. Sementara itu, pada ibu yang sudah pernah melahirkan sebelumnya, kolostrum cenderung keluar lebih cepat karena jaringan payudara sudah ‘berpengalaman’.
Faktor yang memengaruhi kapan ASI keluar sebelum melahirkan antara lain:
Perlu diingat, meskipun kolostrum keluar lebih awal, ASI matang baru akan diproduksi optimal setelah plasenta keluar dan hormon estrogen menurun pasca persalinan.
Meskipun produksi ASI sebelum melahirkan masih berupa kolostrum dan jumlahnya terbatas, ibu hamil tetap bisa mendukung kesiapan tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat. Pola makan sehat tidak hanya membantu produksi ASI, tetapi juga menjaga stamina ibu menjelang persalinan.
Beberapa makanan yang dikenal mendukung produksi ASI antara lain:
Selain makanan, Moms juga disarankan untuk mengelola stres, beristirahat cukup, dan menjaga pikiran tetap tenang karena faktor psikologis sangat berpengaruh pada hormon menyusui.
Setiap kehamilan bersifat unik, sehingga jawaban atas pertanyaan berapa hari ASI keluar sebelum melahirkan tidak bisa disamaratakan. Ada ibu yang kolostrumnya keluar beberapa minggu sebelum persalinan, ada yang baru mengalaminya beberapa hari sebelumnya, bahkan ada pula yang tidak melihatnya sama sekali hingga bayi lahir.
Semua kondisi tersebut tergolong normal dan tidak menentukan keberhasilan menyusui nantinya. Yang terpenting, ibu hamil tetap menjaga kesehatan, asupan nutrisi, dan kesiapan mental agar proses menyusui setelah melahirkan dapat berjalan dengan lancar dan penuh rasa percaya diri.
Semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan berapa hari ASI keluar sebelum melahirkan. Selamat meng-ASI-hi baby ya Moms. Semoga bermanfaat.
Salam,
Mom Queen
Pada kehamilan pertama, kolostrum biasanya keluar lebih lambat atau bahkan tidak terlihat sama sekali hingga melahirkan. Sementara itu, pada ibu yang sudah pernah melahirkan sebelumnya, kolostrum cenderung keluar lebih cepat karena jaringan payudara sudah ‘berpengalaman’.
Faktor yang memengaruhi kapan ASI keluar sebelum melahirkan antara lain:
- Jumlah kehamilan sebelumnya
- Sensitivitas hormon prolaktin
- Stimulasi payudara (disengaja atau tidak)
- Kondisi kesehatan ibu
Perlu diingat, meskipun kolostrum keluar lebih awal, ASI matang baru akan diproduksi optimal setelah plasenta keluar dan hormon estrogen menurun pasca persalinan.
Makanan yang Membantu Produksi ASI Sebelum Melahirkan
Meskipun produksi ASI sebelum melahirkan masih berupa kolostrum dan jumlahnya terbatas, ibu hamil tetap bisa mendukung kesiapan tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat. Pola makan sehat tidak hanya membantu produksi ASI, tetapi juga menjaga stamina ibu menjelang persalinan.
Beberapa makanan yang dikenal mendukung produksi ASI antara lain:
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti sayur bayam, daun katuk, brokoli, dan kale adalah sayur yang mengandung zat besi, kalsium, serta fitonutrien yang baik untuk kesehatan payudara dan produksi ASI.2. Protein Berkualitas
Banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein berkualitas seperti telur, ikan, ayam, tahu, dan tempe membantu pembentukan hormon dan jaringan tubuh yang berperan dalam laktasi.3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Almond, kacang hijau, dan biji wijen dipercaya membantu merangsang produksi ASI karena kandungan lemak sehat dan mineralnya. Moms juga bisa menyediakan resep camilan untuk memperlancar ASI dari bahan-bahan tersebut.4. Karbohidrat Kompleks
Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat komplek seperti nasi merah, oatmeal, dan ubi membantu menjaga energi ibu hamil dan mendukung keseimbangan hormon.5. Cairan yang Cukup
Minum air putih yang cukup sangat penting. Dehidrasi dapat memengaruhi kesiapan tubuh dalam memproduksi ASI setelah melahirkan. Yakinlah, tanpa disadari ketika menyusui nanti, Moms akan merasakan haus yang luar biasa hihi..Selain makanan, Moms juga disarankan untuk mengelola stres, beristirahat cukup, dan menjaga pikiran tetap tenang karena faktor psikologis sangat berpengaruh pada hormon menyusui.
Penutup
Setiap kehamilan bersifat unik, sehingga jawaban atas pertanyaan berapa hari ASI keluar sebelum melahirkan tidak bisa disamaratakan. Ada ibu yang kolostrumnya keluar beberapa minggu sebelum persalinan, ada yang baru mengalaminya beberapa hari sebelumnya, bahkan ada pula yang tidak melihatnya sama sekali hingga bayi lahir.
Semua kondisi tersebut tergolong normal dan tidak menentukan keberhasilan menyusui nantinya. Yang terpenting, ibu hamil tetap menjaga kesehatan, asupan nutrisi, dan kesiapan mental agar proses menyusui setelah melahirkan dapat berjalan dengan lancar dan penuh rasa percaya diri.
Semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan berapa hari ASI keluar sebelum melahirkan. Selamat meng-ASI-hi baby ya Moms. Semoga bermanfaat.
Salam,
Mom Queen
Referensi:
Komunitas Alodokter, diakses Januari 14, 2025
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/bagaimana-cara-agar-asi-cepat-keluar-sebelum-bayi-lahir-

.jpg)
.jpg)
.jpg)







Post a Comment
Post a Comment