Langsung ke konten utama

Resep Simple Pepes Ikan Patin

 


Kemarin nyobain bikin pepes ikan Patin, dan ternyata gampang banget ya bikinnya. Dan ini ga ada bau anyir sama sekali dari ikannya. Dijamin bagi pecinta ikan, pepes ikan bisa menjadi alternatif pilihan menu sehari-hari. 


Oh ya kandungan gizi dari ikan Patin ini ga kalah loh sama ikan import, namun harganya ramah dikantong. Jika dilakukan pengolahan yang benar ditambah paduan bumbu rempah yang melimpah, maka ikan Patin akan menjadi kudapan yang lezat.

Ikan Patin adalah salah satu kelompok ikan berkumis (Siluriformes) yang juga termasuk ke dalam genus Pangasius dan famili Pangasiidae, sejenis catfish sehingga memiliki bentuk yang hampir sama dengan ikan lele. 


Dilansir dari laman doktersehat.com berikut kandungan gizi didalam seekor ikan Patin, protein ikan patin juga cukup besar yaitu sekitar 159 gram yg sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, kandungan kolesterol yang rendah yakni hanya 21-30 mg untuk setiap 100 gram,kandungan lemak total di dalam ikan patin sekitar 2,55 hingga 3,42 persen. Sedangkan asam lemak tak jenuhnya mencapai lebih dari 50 persen. Asam lemak esensial DHA pada ikan patin mencapai 4,74 persen dan kandungan EPA nya mencapai 0,31 persen. Ikan Patin juga memiliki asam lemak omega-3 seperti yang terdapat pada ikan Salmon, Tuna, maupun Sarden, wow! 


Makanya untuk makanan anak-anak batita dirumah Aku lebih sering memasak soup ikan Patin, next bikin resep ini ya, InsyaAllah. 


Yuk kita coba bikin menu untuk orang tuanya dulu biar makin sehat dan pikiran tetap jernih hehe, dijamin enak dan ketagihan :-D


🏷️Bahan-bahan🏷️

πŸ‚ 500 gram Ikan fatin segar 🐟 

(potong 5 bagian, kepala dibelah dua) 


🏷️Bahan bumbu halus🏷️

πŸ‚ 1 sdt garam

πŸ‚ 2 sdt gula pasir

πŸ‚ 12 buah Bawang putih

πŸ‚ 6 buah Bawang merah

πŸ‚ 50 gram kunyit

πŸ‚ 8 buah Cabai merah

πŸ‚ 2 cm jahe

πŸ‚ 6 cm lengkuas

πŸ‚ 1 buah serai

πŸ‚ 200 gram tomat πŸ…


🏷️Bahan Penyedap🏷️

πŸ‚ 2 lembar daun pisang ukuran sedang

πŸ‚ 1 buah belimbing wuluh, potong 1/2 cm

πŸ‚ 10 lembar daun salam

πŸ‚ 15 buah Cabai rawit

πŸ‚ 1 lembar daun kunyit muda, potong halus

πŸ‚ 1 buah jeruk limau

πŸ‚  100 gram daun bawang, potong 1 cm


🏷️Cara membuat🏷️

πŸ‚ Cuci bersih ikan Fatin, dan lumuri dengan perasan jeruk limau, sisihkan

πŸ‚ Potong-potong semua bahan bumbu dan haluskan dengan blender, beri potongan belimbing, daun bawang dan daun kunyit, kemudian tes rasa

πŸ‚ Marinasi ikan ke dalam bumbu halus minimal 3 jam (lebih lama lebih bagus, agar bumbu meresap sempurna)  didalam wadah tertutup, masukkan dikulkas 

πŸ‚ Siapkan daun pisang yang sudah dipanaskan, letakkan 2 buah daun salam dibagian bawah, kemudian tata ikan, cabai rawit, dan beri potongan daun kunyit (boleh di ganti daun kemangi), bungkus

πŸ‚ Kukus semua pepes ikan, kurang lebih 30 menit, angkat dan tiriskan

πŸ‚ Panggang diatas api sedang sekitar 15 menit hingga keluar minyak dari ikan 

πŸ‚ Angkat dan sajikan dengan sambal bawang dan lalapan


πŸ“TipsπŸ“

✍️Untuk menghilangkan bau anyir khas ikan tawar, kucuri jeruk limau sesaat setelah ikan dibersihkan

✍️ Perbanyak penggunaan bawang Putih dan bumbu rempah

✍️ Bersihkan bagian lidah dan langit-langit pada mulut ikan, ini biasanya sumber bau anyir lainnya. 


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 


Salam hangat, 

Mom Queen 


Komentar

  1. Waah menarik mba, aku kadang lebih pilih ikan daripada ayam.

    BalasHapus
  2. Waah makasih atas tips ny looh mba..
    Masih newbie niih perihal masak2..

    BalasHapus
  3. Aku langsung laper liatnya mba. Bener-bener menggugah selera

    BalasHapus

Posting Komentar

Thanks so much to all of reader. Please comment if any doubts or suggestions

Postingan populer dari blog ini

Benarkah ada orangtua yang gagal?

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh. Apa kabar happy parents semua? Semoga selalu happy meski pandemi belum juga mereda. Kali ini Aku mau membahas sedikit mengenai topik yang terngiang-ngiang dikepalaku "Benarkah ada orangtua yang gagal?" . Gagal dalam membesarkan anak, gagal dalam mengelola dan menyalurkan emosinya sehingga meluapkan pada anak, gagal dalam mengasah kemampuan dan bakat anak, gagal dalam membersamai tumbuh kembang anak, atau bahkan gagal dalam mendidik dan mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik dimasanya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. foto dokpri Aku pikir pemikiran seperti ini tidak akan pernah terlintas dalam pikiranku,karena menurutku tidak ada orangtua yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya apalagi untuk anak-anak. Semua orangtua sangat mencintai anak-anaknya, entah anak-anak tahu atau tidak, mereka rela memberikan yang terbaik bahkan rela menghimpit kebutuhan diri sendiri demi memenuhi kebut

Ibu Karir dirumah

Sejak melahirkan anak pertama, Queensha, suamiku sudah mengingatkan untuk memasang target kapan akan berhenti dari pekerjaan, dan fokus mengurus anak. Waktu itu aku mengatakan "nanti ya kalau Queensha sudah mulai sekolah, sekira umur 5 tahunan" Suami membalas "Kalau bisa lebih cepat dari itu, karena anak sangat membutuhkan figur ibunya, Jika waktunya banyak bersama pengasuh ketimbang orangtua terutama ibunya, ikatan bathin ibu dan anak akan berkurang ." Dan, itu memang benar. Aku merasa anakku  cenderung lebih dekat dengan pengasuhnya, misalnya jika pengasuhnya hendak pergi ke warung (karena rumah pengasuhnya didepan rumah kami), maka Queensha akan langsung berlari menghampiri, dan berteriak " ibuu, ikuuutttt" Akupun menuruti keinginannya, walaupun saat itu aku lagi bermain bersamanya.Karena jika dilarang dia akan menangis. Dan, Qodarullah menjelang umur Queensha 2 tahun, aku dinyatakan hamil anak kedua, alhamdulillah masyaAllah. Padahal baru beren

Ayo, dukung UMKM disekitarmu bangkit lagi!

Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Apa kabar teman-teman semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'Ala amin allahumma amin . Nah kali ini Aku mau membahas tentang cara mendukung bangkitnya dunia usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM disekitar kita. Sebagai bagian dari ikhtiar membantu teman-teman semua pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia khususnya keluarga.  Pandemi Covid-19 yang dialami dunial termasuk Indonesia sejak Maret 2020 telah memukul banyak sektor usaha. Berbagai sektor terdampak diantaranya yang paling terpukul adalah sektor usaha transportasi, perdagangan makanan dan minuman, pariwisata, industri pengolahan dan masih banyak lagi. Bukan hanya menimpa para pelaku usaha berskala besar namun juga pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah(UMKM). Mengambil dari hasil survei yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa sebanyak 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus coro

Membiasakan berhijab sejak dini

   Assalammualaikum warahmatullah wabaarakatuh  Ukhtifillah  yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'Ala dalam rangka menggalakkan campaign   #hijabsejakdini , disini Aku mau berbagi tips mengenai cara membiasakan anak-anak mengenakan hijab dalam kesehariannya.  Seperti kita tahu bahwa menutup aurat hukumnya wajib sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan firman Allah azza wa jalla: "... Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita....." (QS An-nuur : 31)  Jadi, karena m

Ayo membaca nyaring bersama Lets Read

Menteri pendidikan dan kebudayaan Nadim Makariem pernah mengatakan bahwa di Indonesia saat ini tengah mengalami yang namanya krisis literasi. Pernyataan ini sebenarnya bukan tanpa alasan, hal ini didasari pada rilis hasil studi Programme for International Assessment (PISA) 2018 yang dilakukan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 3 Desember lalu. PISA adalah hasil program studi internasional dibidang pendidikan per 3 tahunan bagi pelajar berusia 15 tahun. Yang bertujuan untuk mengamati kemampuan membaca, matematika dan sains suatu negara untuk mendorong pendidikan. Dalam hasil rilis hasil studi tersebut didapat bahwa skor kemampuan membaca di Indonesia ditahun 2018 turun menjadi 371 dibanding tahun 2015 diangka 397 poin, dengan skor rata-rata OECD 487 poin. Aku sepakat bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga tentang kemampuan memahami bacaan, numerasi, sains dan kecakapan dalam memecahkan suatu masalah tertentu. Namun sem